Senin, 27/7/26 | 02:29 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]
Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]
Padang, Scientia — Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang, Wendriadi, mengingatkan kader agar tidak terseret arus politik praktis yang kian pragmatis. Ia menilai, dinamika politik nasional saat ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk dimanfaatkan sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.

“Arus politik hari ini cenderung menjadikan mahasiswa sebagai ladang pelanggengan kepentingan segelintir orang,” kata Wendriadi dalam arahannya saat pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Kota Padang. Sabtu, (25/4)

Menurut dia, mahasiswa, termasuk kader PMII perlu cermat membaca perubahan politik yang cepat dan sering kali dipenuhi informasi tak terverifikasi. Dalam situasi itu, kata dia, orientasi kekuasaan yang pragmatis berpotensi menjerumuskan gerakan mahasiswa dari jalur idealismenya.

Wendriadi menegaskan, PMII bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan ruang kaderisasi dan ideologisasi yang memikul tanggung jawab menjaga arah gerakan mahasiswa. Karena itu, ia meminta kader tidak terjebak pada politik praktis yang sempit dan kepentingan jangka pendek.

BACAJUGA

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Sabtu, 25/7/26 | 14:49 WIB
Buaya Muncul di Sungai Batang Lago Dharmasraya, Warga Nagari Silago Resah

Buaya Muncul di Sungai Batang Lago Dharmasraya, Warga Nagari Silago Resah

Jumat, 24/7/26 | 17:29 WIB

Ia menyebut sedikitnya empat peran strategis yang harus dijalankan PMII di tengah situasi politik saat ini. Pertama, sebagai penjaga nilai dan moralitas politik. “Mahasiswa harus menjadi kekuatan moral yang mengingatkan bahwa politik adalah alat untuk kemaslahatan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan,” ujarnya.

Kedua, sebagai penggerak intelektual kritis. Ia mendorong kader hadir dengan gagasan dan analisis, bukan sekadar menjadi penonton. “Kampus harus kembali menjadi pusat dialektika, bukan rutinitas akademik,” kata dia.

Ketiga, sebagai jembatan antara rakyat dan kekuasaan. Menurut Wendriadi, PMII memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, sehingga kader dituntut peka terhadap persoalan sosial seperti kemiskinan, ketimpangan, pendidikan, dan keadilan.

Keempat, sebagai benteng kebangsaan. Ia menilai ancaman disintegrasi, radikalisme, dan menguatnya politik identitas menuntut PMII berada di garis depan dalam menjaga nilai keislaman moderat dan keindonesiaan yang inklusif.

Dalam konteks internal organisasi, Wendriadi menekankan Konfercab bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Ia menyebut forum tersebut sebagai momentum menentukan arah gerakan PMII ke depan.

Ia berharap kepengurusan baru yang lahir dari Konfercab mampu memperkuat kaderisasi ideologis, menghidupkan budaya intelektual, serta membangun jaringan strategis di tingkat lokal dan nasional. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga independensi organisasi.

“PMII besar bukan karena nama, tetapi karena kader-kadernya yang berjuang dengan sungguh-sungguh,” kata Wendriadi.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya intensitas tarik-menarik kepentingan politik menjelang berbagai agenda nasional, yang kerap melibatkan kelompok mahasiswa sebagai basis mobilisasi. Dalam situasi tersebut, seruan menjaga independensi dan nalar kritis menjadi krusial bagi keberlanjutan gerakan mahasiswa.(yrp)

Tags: Konfercab PMII Kota PadangMabincabWendriadi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Satresnarkoba Polres Dharmasraya Tangkap Pengguna Narkoba Jenis Ganja

Berita Sesudah

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Berita Terkait

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Sabtu, 25/7/26 | 14:49 WIB

Bukittinggi, Scientia.id - Pemerintah Kota Bukittinggi dan DPRD Kota Bukittinggi akhirnya menyegel komitmen bersama untuk menyempurnakan regulasi perpajakan daerah. Lewat...

Buaya Muncul di Sungai Batang Lago Dharmasraya, Warga Nagari Silago Resah

Buaya Muncul di Sungai Batang Lago Dharmasraya, Warga Nagari Silago Resah

Jumat, 24/7/26 | 17:29 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kemunculan seekor buaya di tepi Sungai Batang Lago menggegerkan masyarakat Nagari Silago, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya,...

Polres Dharmasraya Selidiki Kematian Karyawan PT DSL di Area Mesin Konveyor

Polres Dharmasraya Selidiki Kematian Karyawan PT DSL di Area Mesin Konveyor

Jumat, 24/7/26 | 17:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Polres Dharmasraya tengah melakukan penyelidikan atas peristiwa meninggalnya seorang karyawan PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL) yang terjadi...

Kecelakaan Kerja Maut di Pabrik CPO Dharmasraya, Karyawan Tewas Digulung Konveyor

Kecelakaan Kerja Maut di Pabrik CPO Dharmasraya, Karyawan Tewas Digulung Konveyor

Jumat, 24/7/26 | 15:11 WIB

Gambar Ilustrasi (Foto: Ist) Dharmasraya, Scientia.id — Kecelakaan kerja maut menimpa seorang karyawan asal Pulau Mainan di Kabupaten Dharmasraya. Korban...

PKB Matangkan Konsolidasi, Pengurus dan Legislator Sumbar Ikuti Bimtek Nasional

PKB Matangkan Konsolidasi, Pengurus dan Legislator Sumbar Ikuti Bimtek Nasional

Kamis, 23/7/26 | 23:57 WIB

Jakarta, Scientia – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Sumatera Barat bersama anggota...

Bawaslu Agam Ajak Pelajar Tolak Politik Uang, Ingatkan Bibit Korupsi Berawal dari Pemilu

Bawaslu Agam Ajak Pelajar Tolak Politik Uang, Ingatkan Bibit Korupsi Berawal dari Pemilu

Kamis, 23/7/26 | 23:34 WIB

Agam, Scientia – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Agam mengingatkan generasi muda agar menolak politik uang sejak dini. Lembaga pengawas...

Berita Sesudah
Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

POPULER

  • Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

    Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Luncurkan Program Smart Surau untuk Makmurkan Masjid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Kerja Maut di Pabrik CPO Dharmasraya, Karyawan Tewas Digulung Konveyor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “Salam” dan “Salim” saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026