Kamis, 10/9/26 | 19:41 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]
Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]
Padang, Scientia — Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang, Wendriadi, mengingatkan kader agar tidak terseret arus politik praktis yang kian pragmatis. Ia menilai, dinamika politik nasional saat ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk dimanfaatkan sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.

“Arus politik hari ini cenderung menjadikan mahasiswa sebagai ladang pelanggengan kepentingan segelintir orang,” kata Wendriadi dalam arahannya saat pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Kota Padang. Sabtu, (25/4)

Menurut dia, mahasiswa, termasuk kader PMII perlu cermat membaca perubahan politik yang cepat dan sering kali dipenuhi informasi tak terverifikasi. Dalam situasi itu, kata dia, orientasi kekuasaan yang pragmatis berpotensi menjerumuskan gerakan mahasiswa dari jalur idealismenya.

Wendriadi menegaskan, PMII bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan ruang kaderisasi dan ideologisasi yang memikul tanggung jawab menjaga arah gerakan mahasiswa. Karena itu, ia meminta kader tidak terjebak pada politik praktis yang sempit dan kepentingan jangka pendek.

BACAJUGA

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Bawaslu Padang Awasi Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Bungus Teluk Kabung

Kamis, 10/9/26 | 14:50 WIB
KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Kamis, 10/9/26 | 14:00 WIB

Ia menyebut sedikitnya empat peran strategis yang harus dijalankan PMII di tengah situasi politik saat ini. Pertama, sebagai penjaga nilai dan moralitas politik. “Mahasiswa harus menjadi kekuatan moral yang mengingatkan bahwa politik adalah alat untuk kemaslahatan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan,” ujarnya.

Kedua, sebagai penggerak intelektual kritis. Ia mendorong kader hadir dengan gagasan dan analisis, bukan sekadar menjadi penonton. “Kampus harus kembali menjadi pusat dialektika, bukan rutinitas akademik,” kata dia.

Ketiga, sebagai jembatan antara rakyat dan kekuasaan. Menurut Wendriadi, PMII memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, sehingga kader dituntut peka terhadap persoalan sosial seperti kemiskinan, ketimpangan, pendidikan, dan keadilan.

Keempat, sebagai benteng kebangsaan. Ia menilai ancaman disintegrasi, radikalisme, dan menguatnya politik identitas menuntut PMII berada di garis depan dalam menjaga nilai keislaman moderat dan keindonesiaan yang inklusif.

Dalam konteks internal organisasi, Wendriadi menekankan Konfercab bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Ia menyebut forum tersebut sebagai momentum menentukan arah gerakan PMII ke depan.

Ia berharap kepengurusan baru yang lahir dari Konfercab mampu memperkuat kaderisasi ideologis, menghidupkan budaya intelektual, serta membangun jaringan strategis di tingkat lokal dan nasional. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga independensi organisasi.

“PMII besar bukan karena nama, tetapi karena kader-kadernya yang berjuang dengan sungguh-sungguh,” kata Wendriadi.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya intensitas tarik-menarik kepentingan politik menjelang berbagai agenda nasional, yang kerap melibatkan kelompok mahasiswa sebagai basis mobilisasi. Dalam situasi tersebut, seruan menjaga independensi dan nalar kritis menjadi krusial bagi keberlanjutan gerakan mahasiswa.(yrp)

Tags: Konfercab PMII Kota PadangMabincabWendriadi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Satresnarkoba Polres Dharmasraya Tangkap Pengguna Narkoba Jenis Ganja

Berita Sesudah

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Berita Terkait

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Bawaslu Padang Awasi Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Bungus Teluk Kabung

Kamis, 10/9/26 | 14:50 WIB

Padang, Scientia — Akurasi data pemilih di Kota Padang masih menghadapi persoalan di tingkat kelurahan. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)...

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Kamis, 10/9/26 | 14:00 WIB

Padang, Scientia — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026 di enam...

Yusri Latif Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Pembangunan Masjid Quba

Yusri Latif Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Pembangunan Masjid Quba

Rabu, 09/9/26 | 22:26 WIB

Padang, Scientia — Pembangunan Masjid Quba di Kampuang Pinang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapat dukungan hibah sebesar...

Pulihkan Ekonomi, Yusri Latif Prioritaskan Penguatan 50 UMKM Lambung Bukit di Tahun 2027

Pulihkan Ekonomi, Yusri Latif Prioritaskan Penguatan 50 UMKM Lambung Bukit di Tahun 2027

Rabu, 09/9/26 | 22:15 WIB

Padang, Scientia — Pemulihan pascabencana di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, tidak cukup hanya dengan memperbaiki jalan, fasilitas...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, menemui Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang Hanif, untuk membahas sejumlah persoalan pertanahan yang dihadapi masyarakat dan sejumlah instansi di Kota Padang. Pertemuan berlangsung di Kantor Pertanahan Kota Padang, Senin (7/9).

Wawako  Padang Maigus Nasir Bahas Soal Pertanahan di Kota Padang Bersama Kepala Kantor Pertanahan   Hanif.

Rabu, 09/9/26 | 11:25 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, menemui Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang Hanif, untuk membahas sejumlah persoalan pertanahan yang dihadapi...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin,  rapat persiapan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kota Padang. 

Pemko Padang Rapat Persiapan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kota Padang

Rabu, 09/9/26 | 11:15 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin,  rapat persiapan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kota Padang. Padang, Scientia-----...

Berita Sesudah
Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

POPULER

  • Wabah

    Wabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Judul-judul Berita yang Melanggar Kaidah Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026