Senin, 26/10/26 | 14:48 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]
Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]
Padang, Scientia — Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang, Wendriadi, mengingatkan kader agar tidak terseret arus politik praktis yang kian pragmatis. Ia menilai, dinamika politik nasional saat ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk dimanfaatkan sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.

“Arus politik hari ini cenderung menjadikan mahasiswa sebagai ladang pelanggengan kepentingan segelintir orang,” kata Wendriadi dalam arahannya saat pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Kota Padang. Sabtu, (25/4)

Menurut dia, mahasiswa, termasuk kader PMII perlu cermat membaca perubahan politik yang cepat dan sering kali dipenuhi informasi tak terverifikasi. Dalam situasi itu, kata dia, orientasi kekuasaan yang pragmatis berpotensi menjerumuskan gerakan mahasiswa dari jalur idealismenya.

Wendriadi menegaskan, PMII bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan ruang kaderisasi dan ideologisasi yang memikul tanggung jawab menjaga arah gerakan mahasiswa. Karena itu, ia meminta kader tidak terjebak pada politik praktis yang sempit dan kepentingan jangka pendek.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB
Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

Minggu, 25/10/26 | 17:25 WIB

Ia menyebut sedikitnya empat peran strategis yang harus dijalankan PMII di tengah situasi politik saat ini. Pertama, sebagai penjaga nilai dan moralitas politik. “Mahasiswa harus menjadi kekuatan moral yang mengingatkan bahwa politik adalah alat untuk kemaslahatan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan,” ujarnya.

Kedua, sebagai penggerak intelektual kritis. Ia mendorong kader hadir dengan gagasan dan analisis, bukan sekadar menjadi penonton. “Kampus harus kembali menjadi pusat dialektika, bukan rutinitas akademik,” kata dia.

Ketiga, sebagai jembatan antara rakyat dan kekuasaan. Menurut Wendriadi, PMII memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, sehingga kader dituntut peka terhadap persoalan sosial seperti kemiskinan, ketimpangan, pendidikan, dan keadilan.

Keempat, sebagai benteng kebangsaan. Ia menilai ancaman disintegrasi, radikalisme, dan menguatnya politik identitas menuntut PMII berada di garis depan dalam menjaga nilai keislaman moderat dan keindonesiaan yang inklusif.

Dalam konteks internal organisasi, Wendriadi menekankan Konfercab bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Ia menyebut forum tersebut sebagai momentum menentukan arah gerakan PMII ke depan.

Ia berharap kepengurusan baru yang lahir dari Konfercab mampu memperkuat kaderisasi ideologis, menghidupkan budaya intelektual, serta membangun jaringan strategis di tingkat lokal dan nasional. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga independensi organisasi.

“PMII besar bukan karena nama, tetapi karena kader-kadernya yang berjuang dengan sungguh-sungguh,” kata Wendriadi.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya intensitas tarik-menarik kepentingan politik menjelang berbagai agenda nasional, yang kerap melibatkan kelompok mahasiswa sebagai basis mobilisasi. Dalam situasi tersebut, seruan menjaga independensi dan nalar kritis menjadi krusial bagi keberlanjutan gerakan mahasiswa.(yrp)

Tags: Konfercab PMII Kota PadangMabincabWendriadi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Satresnarkoba Polres Dharmasraya Tangkap Pengguna Narkoba Jenis Ganja

Berita Sesudah

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendukung pelaksanaan Operasi Patuh...

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

Minggu, 25/10/26 | 17:25 WIB

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.Pariaman, Scientia — Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman menyiapkan 26 personel untuk melaksanakan Operasi...

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Minggu, 25/10/26 | 17:03 WIB

Padang, Scientia — Polda Sumatera Barat menggelar Operasi Patuh Singgalang 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November...

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.[foto:net]

Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

Minggu, 25/10/26 | 16:26 WIB

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.Jakarta, Scientia — Kabar duka datang dari Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA...

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Minggu, 25/10/26 | 14:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Satu orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jorong Sungai...

Buruh Harian Lepas Perusahaan Mengaku Dianiaya Sejumlah Orang di Sitiung

Buruh Harian Lepas Perusahaan Mengaku Dianiaya Sejumlah Orang di Sitiung

Minggu, 25/10/26 | 13:56 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Seorang buruh harian lepas di salah satu perusahaan di Kabupaten Dharmasraya, Duha (48), mengaku menjadi korban dugaan...

Berita Sesudah
Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

POPULER

  • Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

    Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruh Harian Lepas Perusahaan Mengaku Dianiaya Sejumlah Orang di Sitiung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peran Ibu Tunggal dalam Film “Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Rem Blong, Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026