Sabtu, 25/4/26 | 23:29 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

Sabtu, 25/4/26 | 21:16 WIB

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]
Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Wendriadi saat membrikan sambutan pada pembukaan Konfercab. Sabtu, (25/4) [foto : sci/yrp]
Padang, Scientia — Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang, Wendriadi, mengingatkan kader agar tidak terseret arus politik praktis yang kian pragmatis. Ia menilai, dinamika politik nasional saat ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk dimanfaatkan sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.

“Arus politik hari ini cenderung menjadikan mahasiswa sebagai ladang pelanggengan kepentingan segelintir orang,” kata Wendriadi dalam arahannya saat pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Kota Padang. Sabtu, (25/4)

Menurut dia, mahasiswa, termasuk kader PMII perlu cermat membaca perubahan politik yang cepat dan sering kali dipenuhi informasi tak terverifikasi. Dalam situasi itu, kata dia, orientasi kekuasaan yang pragmatis berpotensi menjerumuskan gerakan mahasiswa dari jalur idealismenya.

Wendriadi menegaskan, PMII bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan ruang kaderisasi dan ideologisasi yang memikul tanggung jawab menjaga arah gerakan mahasiswa. Karena itu, ia meminta kader tidak terjebak pada politik praktis yang sempit dan kepentingan jangka pendek.

BACAJUGA

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Sabtu, 25/4/26 | 21:51 WIB
Wakil Menteri Perindustrin, Faisol Riza didampingi Bupati Pasaman, Welly Suheri saat menguji Balon Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Kamis, (23/4) [foto : sci/yrp]

DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

Kamis, 23/4/26 | 21:23 WIB

Ia menyebut sedikitnya empat peran strategis yang harus dijalankan PMII di tengah situasi politik saat ini. Pertama, sebagai penjaga nilai dan moralitas politik. “Mahasiswa harus menjadi kekuatan moral yang mengingatkan bahwa politik adalah alat untuk kemaslahatan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan,” ujarnya.

Kedua, sebagai penggerak intelektual kritis. Ia mendorong kader hadir dengan gagasan dan analisis, bukan sekadar menjadi penonton. “Kampus harus kembali menjadi pusat dialektika, bukan rutinitas akademik,” kata dia.

Ketiga, sebagai jembatan antara rakyat dan kekuasaan. Menurut Wendriadi, PMII memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, sehingga kader dituntut peka terhadap persoalan sosial seperti kemiskinan, ketimpangan, pendidikan, dan keadilan.

Keempat, sebagai benteng kebangsaan. Ia menilai ancaman disintegrasi, radikalisme, dan menguatnya politik identitas menuntut PMII berada di garis depan dalam menjaga nilai keislaman moderat dan keindonesiaan yang inklusif.

Dalam konteks internal organisasi, Wendriadi menekankan Konfercab bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Ia menyebut forum tersebut sebagai momentum menentukan arah gerakan PMII ke depan.

Ia berharap kepengurusan baru yang lahir dari Konfercab mampu memperkuat kaderisasi ideologis, menghidupkan budaya intelektual, serta membangun jaringan strategis di tingkat lokal dan nasional. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga independensi organisasi.

“PMII besar bukan karena nama, tetapi karena kader-kadernya yang berjuang dengan sungguh-sungguh,” kata Wendriadi.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya intensitas tarik-menarik kepentingan politik menjelang berbagai agenda nasional, yang kerap melibatkan kelompok mahasiswa sebagai basis mobilisasi. Dalam situasi tersebut, seruan menjaga independensi dan nalar kritis menjadi krusial bagi keberlanjutan gerakan mahasiswa.(yrp)

Tags: Konfercab PMII Kota PadangMabincabWendriadi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

Berita Sesudah

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Berita Terkait

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Sabtu, 25/4/26 | 21:51 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Sumatera Barat yang juga Majelis Pembina Nasional (Mabinnas) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Firdaus, membuka...

Wakil Menteri Perindustrin, Faisol Riza didampingi Bupati Pasaman, Welly Suheri saat menguji Balon Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Kamis, (23/4) [foto : sci/yrp]

DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

Kamis, 23/4/26 | 21:23 WIB

Wakil Menteri Perindustrin, Faisol Riza didampingi Bupati Pasaman, Welly Suheri saat menguji Balon Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif....

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Uji Kelayakan Digelar Besok, PKB Saring 65 Calon Ketua DPC se-Sumbar

Rabu, 22/4/26 | 14:19 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai memanaskan mesin organisasinya di Sumatera Barat. Sebanyak 65...

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB

Jakarta, Scientia — Peringatan Hari Kartini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran perempuan dalam aksi...

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Perputaran ekonomi selama pelaksanaan Dharmasraya Bazaar, live music, dan Car Free Day dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat...

Cetak Generasi Emas Sawit, 114 Pemuda Dharmasraya Ikuti Sosialisasi Beasiswa SDM Perkebunan

Cetak Generasi Emas Sawit, 114 Pemuda Dharmasraya Ikuti Sosialisasi Beasiswa SDM Perkebunan

Minggu, 19/4/26 | 08:36 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Upaya penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perkebunan terus digenjot di Kabupaten Dharmasraya. Sebanyak 114...

Berita Sesudah
Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

Konfercab PMII Padang Dibuka, Firdaus Ingatkan Ancaman Redupnya Kaderisasi

POPULER

  • Bupati Annisa Hadiri Sosialisasi Pencabutan PBPH

    Bupati Annisa Hadiri Sosialisasi Pencabutan PBPH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PMII Diingatkan Tak Jadi Alat Politik, Mabincab Padang Soroti Pragmatisme Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Generasi Emas Sawit, 114 Pemuda Dharmasraya Ikuti Sosialisasi Beasiswa SDM Perkebunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Jenis-jenis Pola Pikir Manusia, Begini Penjelasan Para Ahli Psikologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026