Padang, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Firdaus, mengingatkan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumbar agar menjadikan nilai spiritualitas dan integritas sebagai dasar gerakan organisasi. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi pemateri dalam diskusi publik yang digelar PKC PMII Sumbar di Rumah Makan Sederhana yang di dampingi Ketua Mabincab PMII Padang, Wendriadi.
Menurut Firdaus, PMII tidak boleh terjebak pada rutinitas agenda organisasi semata. Gerakan mahasiswa, kata dia, harus melampaui sekadar kegiatan seremonial dan administratif.
“Gerakan PMII bukan hanya agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, ada tanggung jawab moral dan sosial yang harus dijalankan. Pengurus harus bergerak sepenuh hati,” kata Firdaus dalam arahannya.
Mabinnas PB PMII dua Periode itu menegaskan, PMII merupakan ruang berproses untuk membentuk karakter dan kepemimpinan. Karena itu, setiap kader harus menjadikan organisasi sebagai tempat menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik, bukan sekadar batu loncatan.
“PMII adalah tempat berproses menjadi lebih baik. Pengurus jangan hanya menjadi pemenuh struktur atau sekadar memperbanyak daftar riwayat hidup,” ujarnya.
Firdaus juga menyoroti identitas PMII yang, menurutnya, memiliki ciri khas berbeda dibanding organisasi kepemudaan lain. PMII, kata dia, menempatkan nilai keislaman dan keindonesiaan sebagai orientasi gerakan.
“PMII berbeda dengan OKP lain. Orientasi gerakannya jelas, Islam dan Indonesia. Dua nilai ini harus menjadi landasan dalam setiap langkah,” katanya.
Menjelang pelantikan kepengurusan, Firdaus meminta seluruh pengurus menyamakan persepsi terkait visi dan misi organisasi. Kesamaan pandangan dinilai penting agar roda organisasi berjalan solid dan terarah.
Ia juga mendorong pengurus baru untuk mengemban amanah dengan sungguh-sungguh serta menghadirkan gerakan yang nyata di tengah masyarakat. Tantangan organisasi, menurut dia, bukan hanya menjaga eksistensi, tetapi juga memperluas jangkauan kaderisasi.
“Gerakkan organisasi secara nyata. Emban tanggung jawab sebaik-baiknya dan kembangkan PMII di seluruh daerah di Sumatera Barat,” ujar Firdaus.
Diskusi publik tersebut menjadi forum untuk memperkuat komitmen kader dalam membesarkan organisasi serta memastikan arah gerak yang selaras dengan nilai dasar PMII.(yrp)







