Senin, 14/9/26 | 05:30 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang mendesak. Ia lebih menyerupai kehadiran yang tenang, menyampaikan refleksi melalui bahasa yang sederhana dan bersahaja. Kalimat-kalimatnya tidak dimaksudkan untuk memberi penilaian, melainkan untuk mengajak pembaca berhenti sejenak dan menimbang kembali pengalaman hidup yang kerap berlalu begitu saja.

Memasuki tahun 2026, Renyah ingin tetap setia pada perannya sebagai ruang yang menyapa dengan jujur. Rubrik ini menghadirkan refleksi yang dekat dengan pengalaman keseharian pembaca. Pada saat yang sama, Renyah membuka diri untuk mengeksplorasi sudut pandang yang lebih beragam, termasuk ironi-ironi kecil dalam kehidupan sehari-hari yang kerap luput dari perhatian.

Percakapan singkat, kelelahan yang datang tanpa disadari, maupun kebahagiaan sederhana kerap menjadi bahan renungan Renyah. Hal-hal yang tampak sepele tersebut sesungguhnya merekam denyut kehidupan sehari-hari. Renyah menyadari bahwa dunia digital bergerak semakin cepat, dipenuhi opini keras dan pernyataan yang berlomba untuk terdengar paling lantang.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Di tengah kebisingan itu, Renyah memilih untuk tetap berusaha menjadi ringan, hangat, dan tidak tergesa-gesa. Membaca dipahami sebagai bentuk jeda, ruang singkat untuk beristirahat dan menjaga kewarasan. Karena itu, kehadiran Renyah diharapkan dapat menemani akhir pekan pembaca dengan tenang, tanpa tuntutan, dan tanpa kebisingan.

Dalam keseharian yang serba cepat, jeda sering kali menjadi hal yang mudah terlewatkan. Akhir pekan yang diharapkan memberi ruang santai justru kerap dipenuhi deretan informasi dan percakapan yang terus mengalir tanpa henti. Di tengah situasi tersebut, Renyah mencoba menawarkan pilihan yang lebih sederhana: melambat sejenak tanpa merasa tertinggal. Dengan membaca secara tenang dan memberi ruang bagi pikiran untuk beristirahat, Renyah ingin menghadirkan pengalaman yang tidak menuntut, tetapi menemani, agar pembaca dapat kembali pada ritme yang lebih manusiawi.

Akhirnya, 2026 bukan tentang janji bahwa segalanya akan lebih mudah, melainkan tentang kesediaan untuk memahami hidup apa adanya. Di tengah arus yang terus bergerak cepat, Renyah mencoba memilih bertahan pada keyakinan bahwa berpikir pelan, membaca dengan tenang, dan memberi ruang bagi pengalaman sehari-hari adalah bagian penting dari merawat kemanusiaan. Rubrik ini tidak berusaha menjadi penentu arah, tetapi peneman perjalanan, tempat gagasan sederhana dapat tumbuh dan dimaknai. Selama ruang itu masih dibutuhkan, Renyah ingin terus hadir dengan cara yang bersahaja.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Berita Sesudah

Pemko Padang Terima Donasi Tanggap Bencana dari PB PGRI

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Berita Sesudah
Pemerintah Kota (Pemko) Padang menerima, Donasi Tanggap Bencana dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), dalam Orientasi Kepemimpinan dan Penyerahan Donasi Anggota PGRI se-Indonesia di Sumatera Barat, di Hotel Truntum Padang, Sabtu malam (17/1).(Foto: Ist)

Pemko Padang Terima Donasi Tanggap Bencana dari PB PGRI

POPULER

  • Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

    Modernisme dan Dunia yang Dinamis dalam Karya Sastra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Benarkah Onomatope Arbitrer?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 34 Calon Ketua Tanfidz Bersaing Pimpin DPAC PKB Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyusuri Luka Kanak-kanak dalam Kumpulan Puisi “Belajar Menanggalkan Bulan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026