Rabu, 08/4/26 | 23:32 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya tampak sederhana. Skor tercatat, wasit meniup peluit, penonton bersorak, dan pertandingan selesai. Tapi jika kita melihat lebih dekat, kita tahu bahwa semuanya tidak sesederhana itu. Di balik setiap gerak ada ego yang ditekan, harapan yang digantung, rasa takut yang berusaha dilawan, dan ambisi yang terus membara.

Salah satu hal menarik dari olahraga adalah bagaimana seseorang mengenali batas dirinya. Kita sering mengira sedang melawan orang lain, padahal lawan itu bisa saja diri sendiri. Kekalahan kadang datang hanya karena kita belum cukup yakin. Seseorang bisa saja menang bukan semata karena ia hebat, tetapi karena ia percaya diri.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Pertandingan olahraga juga menunjukkan bahwa setiap orang ingin dihargai atas usahanya. Lihat para atlet ketika berhasil mencetak poin atau meraih medali. Ada senyum lega, ada rasa puas, seolah kerja keras mereka terbayar. Itu cara sederhana untuk berkata bahwa usaha mereka tidak sia-sia.

Yang menarik, suasana di tribun sering lebih ramai dari pemain di lapangan. Ada yang berteriak tanpa henti, ada yang hanya diam tapi jelas tegang, ada juga yang sibuk memberi komentar seolah-olah ia pelatih berpengalaman. Semua ini menunjukkan bahwa olahraga bukan sekadar adu kemampuan.

Hasil pertandingan selalu berubah. Yang menang hari ini bisa jatuh pada kesempatan berikutnya, yang kalah bisa kembali dengan kemampuan yang lebih baik. Piala dan rekor dapat tergeser oleh waktu, nama besar pun bisa memudar. Yang paling berarti biasanya adalah perjalanan dan usaha yang mengiringinya.

Yang menarik dari olahraga adalah saat seseorang terjatuh dan memilih untuk bangkit lagi. Tidak ada dramatisasi atau pencitraan, hanya usaha untuk mencoba sekali lagi. Dari situ kita belajar bahwa yang paling penting adalah terus melanjutkan, apa pun hasilnya.

Saat menonton pertandingan, kita tidak harus terjebak pada soal menang atau kalah saja. Perhatikan bagaimana para pemain saling menghargai setelah laga usai, bagaimana senyum muncul di tengah lelah, atau bagaimana pelukan dan tos kecil menjadi tanda bahwa perjalanan menuju momen itu tidak mudah. Di situ kita bisa melihat bahwa olahraga juga tentang menghormati usaha satu sama lain.

Pada akhirnya, olahraga bukan hanya soal hasil akhir, tapi bagaimana kita menjalaninya. Ada usaha yang panjang dan keberanian untuk mencoba lagi. Menang atau kalah bisa berganti, namun ketekunan selalu meninggalkan kesan.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemko Padang Raih Award ISNA Kategori Smart Surau

Berita Sesudah

Semen Padang FC Keok Lagi, 8 Kali Kalah Beruntun dan ‘Nyaman’ di Zona Degradasi

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Berita Sesudah
Semen Padang FC Keok Lagi, 8 Kali Kalah Beruntun dan ‘Nyaman’ di Zona Degradasi

Semen Padang FC Keok Lagi, 8 Kali Kalah Beruntun dan 'Nyaman' di Zona Degradasi

POPULER

  • Firdaus Dukung Ensiklopedia Syekh Burhanuddin : Pembangunan Butuh Akar Sejarah

    Firdaus Dukung Ensiklopedia Syekh Burhanuddin : Pembangunan Butuh Akar Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Ingatkan Risiko WFH ASN Sumbar, Soroti Disiplin hingga Layanan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Jalin Kerjasama Pendidikan dan Penguatan Karakter Dengan UniKL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026