Kamis, 25/6/26 | 14:29 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Produksi Padi di Junjung Sirih Naik hingga 20 Persen, Bukti Keberhasilan Sekolah Lapangan Tematik

Selasa, 28/10/25 | 00:05 WIB

Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan.[foto : ist]
Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan.[foto : ist]
Solok, Scientia – Hasil panen padi melalui program Sawah Pokok Murah Sekolah Lapangan Tematik di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok mengalami peningkatan. Petani setempat berhasil meningkatkan hasil panen padi hingga 20 persen, bahkan mencapai 7 ton per hektar, dengan penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang jauh lebih sedikit.

Capaian ini menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan dan inovasi pertanian yang dilakukan pemerintah daerah. Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan. Minggu, (26/10)

Turut hadir Wakil Bupati Solok, Candra, S.H.I., Plt Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dedek Sri Aulia, Camat Junjung Sirih, Neni Amelia, S.STP., serta perwakilan kelompok tani dari sembilan nagari sekitar.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi kepada petani yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi melalui pembuatan pupuk organik mandiri.

BACAJUGA

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Selasa, 23/6/26 | 18:35 WIB
Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Selasa, 23/6/26 | 17:46 WIB

“Langkah ini menunjukkan bahwa petani Sumbar mampu berinovasi. Pertanian berbasis organik bukan hanya hemat biaya, tapi juga menjaga kesuburan tanah untuk jangka panjang,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat sektor pertanian, dengan mengalokasikan 10 persen APBD untuk bidang ini. Sebab, 57 persen masyarakat Sumbar menggantungkan hidup dari pertanian, yang memberi kontribusi 22 persen terhadap PDRB provinsi.

Mahyeldi menyebutkan, semangat yang ditunjukkan petani Sumbar sejalan dengan kebijakan nasional dalam mencapai kemandirian dan swasembada pangan.

“Kementerian Pertanian juga telah mendukung pengembangan 2.000 hektar lahan kopi di Kabupaten Solok, yang akan memperkuat ekonomi masyarakat dari sektor pertanian,” kata Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian, karena berkat kerja keras mereka, nilai tukar petani di Sumbar kini berada di atas rata-rata nasional.

Sementara itu, Kabid Penyuluhan Pertanian Kabupaten Solok, Musmulyadi, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan penutupan dari 11 kali Sekolah Lapangan Tematik sepanjang 2025, yang melibatkan 14 kecamatan.

“Program ini berhasil menekan penggunaan pestisida dan pupuk kimia hingga lebih dari 50 persen. Bahkan hasil panen meningkat 24 persen dibanding metode konvensional,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi seperti lampu perangkap hama malam hari turut membantu petani mengurangi ketergantungan pada bahan kimia dan menjaga kualitas hasil panen.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Solok, Candra menegaskan komitmen daerahnya untuk terus memperkuat sektor pertanian.

“Melalui program Sawah Pokok Murah, panen meningkat dari semula 4 sampai 5 ton menjadi 6 sampai 7 ton per hektar. Ini hasil kerja keras petani dan penyuluh,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Solok berfokus pada dua sektor unggulan, yaitu pertanian dan pariwisata dengan target produksi padi 316.000 ton tahun ini, di mana 80 persen hasilnya menopang kebutuhan pangan daerah sekitar.

Mahyeldi berharap capaian ini menjadi contoh bagi nagari lain di Sumbar.

“Jika petani bisa menghemat biaya dan hasil meningkat, kesejahteraan tentu akan ikut naik. Itulah arah pembangunan kita: menjadikan petani Sumbar mandiri dan berdaya saing,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan produk “Kopi Bubuk Rimbo Ulul Paninggahan” dari petani milenial kepada Gubernur Mahyeldi. Produk ini menjadi simbol semangat generasi muda dalam mengembangkan usaha tani bernilai tambah di luar pangan pokok.

Melalui Sekolah Lapangan Tematik, petani Junjung Sirih kini tidak hanya berhasil meningkatkan hasil panen dan efisiensi biaya, tetapi juga mulai membangun kemandirian dalam produksi pupuk dan pengelolaan lahan.(Adpsb)

Tags: Junjung SirihMahyeldiPanen Raya PadiPaninggahanPemprov SumbarProgran Sekolah Tematiksawah pokok murah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik  Terkendala Pembebasan Lahan, Mahyeldi Pastikan Cepat Selesai

Berita Sesudah

Yusri Latif: Program BPJS Gratis Wujud Kepedulian Pemerintah, Tapi Harus Dikawal Serius

Berita Terkait

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Selasa, 23/6/26 | 18:35 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Dharmasraya atas upaya penyelesaian konflik antara...

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Selasa, 23/6/26 | 17:46 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyerahkan bantuan paket permakanan tahap II Ibu hamil dan ibu menyusui di...

PCNU Dharmasraya Sukses Gelar Mukercab I, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Kemandirian Jam’iyyah

PCNU Dharmasraya Sukses Gelar Mukercab I, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Kemandirian Jam’iyyah

Senin, 22/6/26 | 21:09 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Dharmasraya sukses menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) I Masa Khidmat 2026–2031...

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

Senin, 22/6/26 | 20:18 WIB

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi...

Kelompok Tani di Nagari Sitiung Terima Bantuan Alsintan

Kelompok Tani di Nagari Sitiung Terima Bantuan Alsintan

Senin, 22/6/26 | 15:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Komitmen tersebut...

Sanggar Kilau Aksara dan BPK Sumbar Gelar Workshop Penulisan Ulang Cerita Rakyat

Sanggar Kilau Aksara dan BPK Sumbar Gelar Workshop Penulisan Ulang Cerita Rakyat

Senin, 22/6/26 | 07:32 WIB

Padang, Scientia.id - Sanggar Kilau Aksara bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Sumatera Barat menyelenggarakan Workshop Penulisan “Revitalisasi Cerita...

Berita Sesudah
Ketua fraksi PKB Ummat, Yusri Latif.[foto : ist]

Yusri Latif: Program BPJS Gratis Wujud Kepedulian Pemerintah, Tapi Harus Dikawal Serius

POPULER

  • DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kesalahan Bahasa yang Diproduksi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa, Kejiwaan, dan Mental dalam Ranah Psikolinguistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Bukittinggi Lahirkan Sejumlah Rekomendasi atas LPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026