Jumat, 16/1/26 | 21:18 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Produksi Padi di Junjung Sirih Naik hingga 20 Persen, Bukti Keberhasilan Sekolah Lapangan Tematik

Selasa, 28/10/25 | 00:05 WIB

Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan.[foto : ist]
Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan.[foto : ist]
Solok, Scientia – Hasil panen padi melalui program Sawah Pokok Murah Sekolah Lapangan Tematik di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok mengalami peningkatan. Petani setempat berhasil meningkatkan hasil panen padi hingga 20 persen, bahkan mencapai 7 ton per hektar, dengan penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang jauh lebih sedikit.

Capaian ini menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan dan inovasi pertanian yang dilakukan pemerintah daerah. Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan. Minggu, (26/10)

Turut hadir Wakil Bupati Solok, Candra, S.H.I., Plt Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dedek Sri Aulia, Camat Junjung Sirih, Neni Amelia, S.STP., serta perwakilan kelompok tani dari sembilan nagari sekitar.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi kepada petani yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi melalui pembuatan pupuk organik mandiri.

BACAJUGA

191 Ribu Liter Solar Disiapkan untuk Penanganan Bencana di Sumbar

191 Ribu Liter Solar Disiapkan untuk Penanganan Bencana di Sumbar

Kamis, 04/12/25 | 22:03 WIB
Mahyeldi Minta Pemotongan TKD 2026 untuk Sumbar Dibatalkan, Pemulihan Pascabencana Terancam Terganggu

Mahyeldi Minta Pemotongan TKD 2026 untuk Sumbar Dibatalkan, Pemulihan Pascabencana Terancam Terganggu

Kamis, 04/12/25 | 21:57 WIB

“Langkah ini menunjukkan bahwa petani Sumbar mampu berinovasi. Pertanian berbasis organik bukan hanya hemat biaya, tapi juga menjaga kesuburan tanah untuk jangka panjang,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat sektor pertanian, dengan mengalokasikan 10 persen APBD untuk bidang ini. Sebab, 57 persen masyarakat Sumbar menggantungkan hidup dari pertanian, yang memberi kontribusi 22 persen terhadap PDRB provinsi.

Mahyeldi menyebutkan, semangat yang ditunjukkan petani Sumbar sejalan dengan kebijakan nasional dalam mencapai kemandirian dan swasembada pangan.

“Kementerian Pertanian juga telah mendukung pengembangan 2.000 hektar lahan kopi di Kabupaten Solok, yang akan memperkuat ekonomi masyarakat dari sektor pertanian,” kata Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian, karena berkat kerja keras mereka, nilai tukar petani di Sumbar kini berada di atas rata-rata nasional.

Sementara itu, Kabid Penyuluhan Pertanian Kabupaten Solok, Musmulyadi, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan penutupan dari 11 kali Sekolah Lapangan Tematik sepanjang 2025, yang melibatkan 14 kecamatan.

“Program ini berhasil menekan penggunaan pestisida dan pupuk kimia hingga lebih dari 50 persen. Bahkan hasil panen meningkat 24 persen dibanding metode konvensional,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi seperti lampu perangkap hama malam hari turut membantu petani mengurangi ketergantungan pada bahan kimia dan menjaga kualitas hasil panen.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Solok, Candra menegaskan komitmen daerahnya untuk terus memperkuat sektor pertanian.

“Melalui program Sawah Pokok Murah, panen meningkat dari semula 4 sampai 5 ton menjadi 6 sampai 7 ton per hektar. Ini hasil kerja keras petani dan penyuluh,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Solok berfokus pada dua sektor unggulan, yaitu pertanian dan pariwisata dengan target produksi padi 316.000 ton tahun ini, di mana 80 persen hasilnya menopang kebutuhan pangan daerah sekitar.

Mahyeldi berharap capaian ini menjadi contoh bagi nagari lain di Sumbar.

“Jika petani bisa menghemat biaya dan hasil meningkat, kesejahteraan tentu akan ikut naik. Itulah arah pembangunan kita: menjadikan petani Sumbar mandiri dan berdaya saing,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan produk “Kopi Bubuk Rimbo Ulul Paninggahan” dari petani milenial kepada Gubernur Mahyeldi. Produk ini menjadi simbol semangat generasi muda dalam mengembangkan usaha tani bernilai tambah di luar pangan pokok.

Melalui Sekolah Lapangan Tematik, petani Junjung Sirih kini tidak hanya berhasil meningkatkan hasil panen dan efisiensi biaya, tetapi juga mulai membangun kemandirian dalam produksi pupuk dan pengelolaan lahan.(Adpsb)

Tags: Junjung SirihMahyeldiPanen Raya PadiPaninggahanPemprov SumbarProgran Sekolah Tematiksawah pokok murah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik  Terkendala Pembebasan Lahan, Mahyeldi Pastikan Cepat Selesai

Berita Sesudah

Yusri Latif: Program BPJS Gratis Wujud Kepedulian Pemerintah, Tapi Harus Dikawal Serius

Berita Terkait

Dirut PDAm Kota Padang, Hendra Pebrizal.[foto : ist]

Denda Tunggakan Air PDAM Padang Naik Bertahap, Pelanggan Terancam Diputus Tanpa Pemberitahuan

Jumat, 16/1/26 | 13:31 WIB

Dirut PDAm Kota Padang, Hendra Pebrizal.Padang, Scientia - Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang kini dihadapkan pada skema...

Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

Jumat, 16/1/26 | 12:45 WIB

Kantor PDAM Kota Padang.Padang, Scientia — Pungutan denda keterlambatan pembayaran air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang menuai...

Wali Kota Padang Fadly Amran mengikuti, Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Pascabencana Sumatera secara daring dari Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (15/1).(Foto: Ist)

Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

Jumat, 16/1/26 | 12:12 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran mengikuti, Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Pascabencana Sumatera...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, menegaskan Gerakan Pramuka merupakan salah satu organisasi kesiswaan yang mendapat prioritas utama negara karena perannya yang strategis dalam membentuk karakter generasi muda.(Foto:Ist)

Wawako Padang Tegaskan Gerakan Pramuka Pembentuk Generasi Muda

Kamis, 15/1/26 | 15:35 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, menegaskan Gerakan Pramuka merupakan salah satu organisasi kesiswaan yang mendapat prioritas utama negara karena...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi, menutup Pekan Olahraga, Seni, dan Agama (PORSEMA) II, yang digelar oleh Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Padang di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (14/1).(Foto:Ist)

Wawako Padang Apresiasi Suksesnya PORSEMA II

Kamis, 15/1/26 | 15:25 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi, menutup Pekan Olahraga, Seni, dan Agama (PORSEMA) II, yang digelar oleh Musyawarah...

Wali Kota Padang Fadly Amran hadiri, pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang periode 2025–2029, yang digelar di Axana Hotel Padang, Kamis (15/1).(Foto:Ist)

Wali Kota Padang Lantik Pengurus KONI Kota Padang Periode 2025 – 2029

Kamis, 15/1/26 | 15:14 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran hadiri, pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang periode 2025–2029, yang digelar di...

Berita Sesudah
Ketua fraksi PKB Ummat, Yusri Latif.[foto : ist]

Yusri Latif: Program BPJS Gratis Wujud Kepedulian Pemerintah, Tapi Harus Dikawal Serius

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024