Sabtu, 18/4/26 | 17:29 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Produksi Padi di Junjung Sirih Naik hingga 20 Persen, Bukti Keberhasilan Sekolah Lapangan Tematik

Selasa, 28/10/25 | 00:05 WIB

Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan.[foto : ist]
Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan.[foto : ist]
Solok, Scientia – Hasil panen padi melalui program Sawah Pokok Murah Sekolah Lapangan Tematik di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok mengalami peningkatan. Petani setempat berhasil meningkatkan hasil panen padi hingga 20 persen, bahkan mencapai 7 ton per hektar, dengan penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang jauh lebih sedikit.

Capaian ini menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan dan inovasi pertanian yang dilakukan pemerintah daerah. Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan. Minggu, (26/10)

Turut hadir Wakil Bupati Solok, Candra, S.H.I., Plt Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dedek Sri Aulia, Camat Junjung Sirih, Neni Amelia, S.STP., serta perwakilan kelompok tani dari sembilan nagari sekitar.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi kepada petani yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi melalui pembuatan pupuk organik mandiri.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB
KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

“Langkah ini menunjukkan bahwa petani Sumbar mampu berinovasi. Pertanian berbasis organik bukan hanya hemat biaya, tapi juga menjaga kesuburan tanah untuk jangka panjang,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat sektor pertanian, dengan mengalokasikan 10 persen APBD untuk bidang ini. Sebab, 57 persen masyarakat Sumbar menggantungkan hidup dari pertanian, yang memberi kontribusi 22 persen terhadap PDRB provinsi.

Mahyeldi menyebutkan, semangat yang ditunjukkan petani Sumbar sejalan dengan kebijakan nasional dalam mencapai kemandirian dan swasembada pangan.

“Kementerian Pertanian juga telah mendukung pengembangan 2.000 hektar lahan kopi di Kabupaten Solok, yang akan memperkuat ekonomi masyarakat dari sektor pertanian,” kata Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian, karena berkat kerja keras mereka, nilai tukar petani di Sumbar kini berada di atas rata-rata nasional.

Sementara itu, Kabid Penyuluhan Pertanian Kabupaten Solok, Musmulyadi, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan penutupan dari 11 kali Sekolah Lapangan Tematik sepanjang 2025, yang melibatkan 14 kecamatan.

“Program ini berhasil menekan penggunaan pestisida dan pupuk kimia hingga lebih dari 50 persen. Bahkan hasil panen meningkat 24 persen dibanding metode konvensional,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi seperti lampu perangkap hama malam hari turut membantu petani mengurangi ketergantungan pada bahan kimia dan menjaga kualitas hasil panen.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Solok, Candra menegaskan komitmen daerahnya untuk terus memperkuat sektor pertanian.

“Melalui program Sawah Pokok Murah, panen meningkat dari semula 4 sampai 5 ton menjadi 6 sampai 7 ton per hektar. Ini hasil kerja keras petani dan penyuluh,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Solok berfokus pada dua sektor unggulan, yaitu pertanian dan pariwisata dengan target produksi padi 316.000 ton tahun ini, di mana 80 persen hasilnya menopang kebutuhan pangan daerah sekitar.

Mahyeldi berharap capaian ini menjadi contoh bagi nagari lain di Sumbar.

“Jika petani bisa menghemat biaya dan hasil meningkat, kesejahteraan tentu akan ikut naik. Itulah arah pembangunan kita: menjadikan petani Sumbar mandiri dan berdaya saing,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan produk “Kopi Bubuk Rimbo Ulul Paninggahan” dari petani milenial kepada Gubernur Mahyeldi. Produk ini menjadi simbol semangat generasi muda dalam mengembangkan usaha tani bernilai tambah di luar pangan pokok.

Melalui Sekolah Lapangan Tematik, petani Junjung Sirih kini tidak hanya berhasil meningkatkan hasil panen dan efisiensi biaya, tetapi juga mulai membangun kemandirian dalam produksi pupuk dan pengelolaan lahan.(Adpsb)

Tags: Junjung SirihMahyeldiPanen Raya PadiPaninggahanPemprov SumbarProgran Sekolah Tematiksawah pokok murah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik  Terkendala Pembebasan Lahan, Mahyeldi Pastikan Cepat Selesai

Berita Sesudah

Yusri Latif: Program BPJS Gratis Wujud Kepedulian Pemerintah, Tapi Harus Dikawal Serius

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Memperkuat Sinergi di Bidang Hukum Wali Kota Padang Menandatangani MoU Bersama Kepala Kajari Padang

Kamis, 16/4/26 | 17:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui...

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Progul Padang Juara Pemko Padang Beasiswakan 8 Siswa ke Sampoerna University Tahun Ajaran 2027/2027

Kamis, 16/4/26 | 16:57 WIB

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna...

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Kamis, 16/4/26 | 14:07 WIB

Padang, Scientia — Bawaslu Kota Padang mempercepat agenda reformasi birokrasi dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel....

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Kamis, 16/4/26 | 13:35 WIB

Pasaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar, menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang...

Berita Sesudah
Ketua fraksi PKB Ummat, Yusri Latif.[foto : ist]

Yusri Latif: Program BPJS Gratis Wujud Kepedulian Pemerintah, Tapi Harus Dikawal Serius

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026