Minggu, 07/6/26 | 05:49 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Produksi Padi di Junjung Sirih Naik hingga 20 Persen, Bukti Keberhasilan Sekolah Lapangan Tematik

Selasa, 28/10/25 | 00:05 WIB

Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan.[foto : ist]
Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan.[foto : ist]
Solok, Scientia – Hasil panen padi melalui program Sawah Pokok Murah Sekolah Lapangan Tematik di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok mengalami peningkatan. Petani setempat berhasil meningkatkan hasil panen padi hingga 20 persen, bahkan mencapai 7 ton per hektar, dengan penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang jauh lebih sedikit.

Capaian ini menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan dan inovasi pertanian yang dilakukan pemerintah daerah. Kegiatan panen raya sekaligus penutupan program tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah di Nagari Paninggahan. Minggu, (26/10)

Turut hadir Wakil Bupati Solok, Candra, S.H.I., Plt Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dedek Sri Aulia, Camat Junjung Sirih, Neni Amelia, S.STP., serta perwakilan kelompok tani dari sembilan nagari sekitar.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi kepada petani yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi melalui pembuatan pupuk organik mandiri.

BACAJUGA

PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

Sabtu, 06/6/26 | 21:02 WIB
Ade Rezki Bawa Bantuan Sanitasi Rp100 Juta ke Pariaman, RS Sadikin Segera Dapat NICU-PICU

Ade Rezki Bawa Bantuan Sanitasi Rp100 Juta ke Pariaman, RS Sadikin Segera Dapat NICU-PICU

Sabtu, 06/6/26 | 18:36 WIB

“Langkah ini menunjukkan bahwa petani Sumbar mampu berinovasi. Pertanian berbasis organik bukan hanya hemat biaya, tapi juga menjaga kesuburan tanah untuk jangka panjang,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat sektor pertanian, dengan mengalokasikan 10 persen APBD untuk bidang ini. Sebab, 57 persen masyarakat Sumbar menggantungkan hidup dari pertanian, yang memberi kontribusi 22 persen terhadap PDRB provinsi.

Mahyeldi menyebutkan, semangat yang ditunjukkan petani Sumbar sejalan dengan kebijakan nasional dalam mencapai kemandirian dan swasembada pangan.

“Kementerian Pertanian juga telah mendukung pengembangan 2.000 hektar lahan kopi di Kabupaten Solok, yang akan memperkuat ekonomi masyarakat dari sektor pertanian,” kata Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian, karena berkat kerja keras mereka, nilai tukar petani di Sumbar kini berada di atas rata-rata nasional.

Sementara itu, Kabid Penyuluhan Pertanian Kabupaten Solok, Musmulyadi, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan penutupan dari 11 kali Sekolah Lapangan Tematik sepanjang 2025, yang melibatkan 14 kecamatan.

“Program ini berhasil menekan penggunaan pestisida dan pupuk kimia hingga lebih dari 50 persen. Bahkan hasil panen meningkat 24 persen dibanding metode konvensional,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi seperti lampu perangkap hama malam hari turut membantu petani mengurangi ketergantungan pada bahan kimia dan menjaga kualitas hasil panen.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Solok, Candra menegaskan komitmen daerahnya untuk terus memperkuat sektor pertanian.

“Melalui program Sawah Pokok Murah, panen meningkat dari semula 4 sampai 5 ton menjadi 6 sampai 7 ton per hektar. Ini hasil kerja keras petani dan penyuluh,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Solok berfokus pada dua sektor unggulan, yaitu pertanian dan pariwisata dengan target produksi padi 316.000 ton tahun ini, di mana 80 persen hasilnya menopang kebutuhan pangan daerah sekitar.

Mahyeldi berharap capaian ini menjadi contoh bagi nagari lain di Sumbar.

“Jika petani bisa menghemat biaya dan hasil meningkat, kesejahteraan tentu akan ikut naik. Itulah arah pembangunan kita: menjadikan petani Sumbar mandiri dan berdaya saing,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan produk “Kopi Bubuk Rimbo Ulul Paninggahan” dari petani milenial kepada Gubernur Mahyeldi. Produk ini menjadi simbol semangat generasi muda dalam mengembangkan usaha tani bernilai tambah di luar pangan pokok.

Melalui Sekolah Lapangan Tematik, petani Junjung Sirih kini tidak hanya berhasil meningkatkan hasil panen dan efisiensi biaya, tetapi juga mulai membangun kemandirian dalam produksi pupuk dan pengelolaan lahan.(Adpsb)

Tags: Junjung SirihMahyeldiPanen Raya PadiPaninggahanPemprov SumbarProgran Sekolah Tematiksawah pokok murah
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik  Terkendala Pembebasan Lahan, Mahyeldi Pastikan Cepat Selesai

Berita Sesudah

Yusri Latif: Program BPJS Gratis Wujud Kepedulian Pemerintah, Tapi Harus Dikawal Serius

Berita Terkait

PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

Sabtu, 06/6/26 | 21:02 WIB

Padang, Scientia — Fraksi PKB DPRD Kota Padang menyoroti pentingnya penguatan lembaga adat sebagai langkah strategis menjaga identitas budaya Minangkabau...

Ade Rezki Bawa Bantuan Sanitasi Rp100 Juta ke Pariaman, RS Sadikin Segera Dapat NICU-PICU

Ade Rezki Bawa Bantuan Sanitasi Rp100 Juta ke Pariaman, RS Sadikin Segera Dapat NICU-PICU

Sabtu, 06/6/26 | 18:36 WIB

Pariaman, Scientia — Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta untuk perbaikan jamban dan...

Ade Rezki Ingatkan Bahaya Produk Instan, Masyarakat Diminta Cermat Pilih Obat dan Kosmetik

Ade Rezki Ingatkan Bahaya Produk Instan, Masyarakat Diminta Cermat Pilih Obat dan Kosmetik

Sabtu, 06/6/26 | 16:21 WIB

Pariaman, Scientia — Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ade Rezki Pratama, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur...

Kehadiran Wali Kota Padang Fadly Amran, menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi skuad PSP Padang.

Wali Kota Padang Apresiasi PSP Padang Kalahkan Asiop

Sabtu, 06/6/26 | 12:11 WIB

Kehadiran Wali Kota Padang Fadly Amran, menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi skuad PSP Padang. Padang, Scientia---- Kehadiran Wali Kota...

Aktivisme Sosial ke Panggung Politik: Jejak Firdaus dan Model Kepemimpinan Berbasis Pengabdian

PKB Sumbar Soroti Maraknya Penimbunan Solar Subsidi, Pertanyakan Peran SPBU

Jumat, 05/6/26 | 16:19 WIB

Padang, Scientia — Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sumatera Barat, Firdaus, menyoroti maraknya kasus dugaan penimbunan...

Wali Kota Padang Fadly Amran bersilaturahim dengan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung (Bungtekab). Pertemuan digelar di Kantor KAN setempat, Kamis (4/6/2026).

Wali Kota Padang Silahturahmi Bersama Pengurus KAN Bungtekab

Kamis, 04/6/26 | 16:53 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran bersilaturahim dengan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung (Bungtekab).Pertemuan digelar di Kantor KAN...

Berita Sesudah
Ketua fraksi PKB Ummat, Yusri Latif.[foto : ist]

Yusri Latif: Program BPJS Gratis Wujud Kepedulian Pemerintah, Tapi Harus Dikawal Serius

POPULER

  • Kehadiran Wali Kota Padang Fadly Amran, menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi skuad PSP Padang.

    Wali Kota Padang Apresiasi PSP Padang Kalahkan Asiop

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adat “Naiak Anak Mudo” Manifestasi Berdemokrasi Anak muda Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Padang Dorong Penguatan Lembaga Adat, Bentengi Budaya Minangkabau dari Modernisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Sumbar Soroti Maraknya Penimbunan Solar Subsidi, Pertanyakan Peran SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026