Minggu, 30/11/25 | 20:34 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Dalam 4 Tahun, Kreator yang Dibayar YouTube Tembus Rp1.600 Triliun

Jumat, 19/9/25 | 11:11 WIB

Jakarta, Scientia.id – Platform streaming video milik Google, YouTube, mengungkapkan bahwa sejak 2021, mereka telah membayar kreator konten, artis, dan perusahaan media dengan total mencapai 100 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 1.643 triliun.

Pengungkapan ini disampaikan dalam acara Made on YouTube yang digelar pada Selasa, 16 September 2025. Jumlah pembayaran yang fantastis tersebut berasal dari skema bagi hasil iklan antara YouTube dan kreator.

Johanna Voolich, Chief Product Officer YouTube, menyatakan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi awal YouTube ketika pertama kali diluncurkan dua dekade lalu, yaitu untuk memberi kesempatan kepada setiap orang untuk berkreasi dan tampil di panggung global.

BACAJUGA

Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

Rabu, 22/10/25 | 06:08 WIB
Dalam 4 Tahun, Kreator yang Dibayar YouTube Tembus Rp1.600 Triliun

YouTube Alami Gangguan Global, Pengguna Tak Bisa Akses Video dan Musik

Jumat, 17/10/25 | 07:15 WIB

“Kami telah menyaksikan para kreator membentuk budaya dan hiburan dengan cara yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya,” ujarnya.

CEO YouTube, Neal Mohan, menambahkan bahwa platform ini kini bukan hanya sekadar tempat berbagi video, tetapi telah berkembang menjadi sebuah ekonomi digital besar.

“Kami tidak hanya menciptakan platform, kami membangun ekonomi,” ungkap Mohan.

Tak hanya membocorkan soal pembayaran, YouTube juga mengungkapkan peningkatan pendapatan dari perangkat televisi. Jumlah channel yang sukses meraup lebih dari 100.000 dolar AS (sekitar Rp 1,6 miliar) lewat penayangan di TV meningkat 45 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Australia Mau Blokir YouTube untuk Remaja

YouTube kini juga membuka peluang karier baru sebagai kreator konten. Berdasarkan laporan Mashable, profesi ini semakin diminati, dengan jumlah lapangan kerja di kalangan kreator tumbuh 7,5 kali lipat dalam beberapa tahun terakhir, membuktikan bahwa ekosistem kreator di YouTube kini telah menjadi sektor ekonomi yang serius. (*)

 

Tags: #edukasiKreatorYoutube
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Apakah Nyamuk Suka dengan Golongan Darah O? Ini Faktanya

Berita Sesudah

KTR Wujudkan Kota Smart dan Kota Sehat

Berita Terkait

Golongan Darah O Disebut Punya Perlindungan Alami terhadap Serangan Jantung

Fenotipe Bombay dan Golden Blood: Dua Golongan Darah Terlangka yang Penting untuk Medis

Rabu, 26/11/25 | 06:41 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kasus transfusi darah yang membutuhkan kecocokan ekstrem kerap membuka fakta bahwa tidak semua golongan darah memiliki jumlah...

Paninggahan Mantapkan Diri Jadi Nagari Creative Hub, Supri Ardi Bekali Pemuda Literasi Digital dan Keamanan Siber

Paninggahan Mantapkan Diri Jadi Nagari Creative Hub, Supri Ardi Bekali Pemuda Literasi Digital dan Keamanan Siber

Kamis, 20/11/25 | 09:19 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Aula Kantor Wali Nagari Paninggahan terasa semarak pada Rabu, 19 November 2025. Puluhan pemuda memenuhi ruangan...

Saatnya Kampus 2 UIN IB Berbenah: Mahasiswa Berhak atas Fasilitas yang Layak

Saatnya Kampus 2 UIN IB Berbenah: Mahasiswa Berhak atas Fasilitas yang Layak

Senin, 17/11/25 | 18:08 WIB

Padang, Scientia.id - Setiap mahasiswa berhak mendapatkan fasilitas akademik yang layak untuk menunjang kelancaran studi. Ironisnya, keluhan mengenai fasilitas yang...

Dosen Unand Pramono Raih Penghargaan Pelestarian Naskah Kuno Perpusnas RI

Dosen Unand Pramono Raih Penghargaan Pelestarian Naskah Kuno Perpusnas RI

Rabu, 29/10/25 | 05:53 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, kabar membanggakan untuk Kabupaten Dharmasraya. Salah seorang putra terbaik daerah...

Caleg di Angkot

Nyaris Mati di Atas Vespa: Sepotong Kenangan di Masa SMA

Senin, 27/10/25 | 07:37 WIB

Oleh: ALFITRI (Dosen Departemen Sosiologi FISIP Universitas Andalas)   Banyak cara siswa SMA era 1980-an mengisi malam minggu mereka. Sebagian...

UNAND, USU, dan UNSOED Perkuat Kerja Sama dalam Studi Bahasa, Sastra, Budaya Jepang

Seminar Nasional Budaya Jepang Bahas Adaptasi Keigo, Omamori, dan Kaguya-hime di Era Digital

Kamis, 23/10/25 | 22:38 WIB

Padang, Scientia.id - Transformasi budaya Jepang di tengah gempuran teknologi global menjadi sorotan utama dalam Seminar Nasional Dinamika Bahasa, Sastra,...

Berita Sesudah
Walikota Padang Fadly Amran paparkan KTR menjadikan kota sehat dan kota smart. (Foto : Ist)

KTR Wujudkan Kota Smart dan Kota Sehat

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana di Sumbar Terus Bertambah: 98 Meninggal dan 93 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Pungutan Komite di MTsN Dharmasraya, Pihak Sekolah dan Komite Beri Penjelasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024