Jumat, 22/5/26 | 03:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Dalam 4 Tahun, Kreator yang Dibayar YouTube Tembus Rp1.600 Triliun

Jumat, 19/9/25 | 11:11 WIB

Jakarta, Scientia.id – Platform streaming video milik Google, YouTube, mengungkapkan bahwa sejak 2021, mereka telah membayar kreator konten, artis, dan perusahaan media dengan total mencapai 100 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 1.643 triliun.

Pengungkapan ini disampaikan dalam acara Made on YouTube yang digelar pada Selasa, 16 September 2025. Jumlah pembayaran yang fantastis tersebut berasal dari skema bagi hasil iklan antara YouTube dan kreator.

Johanna Voolich, Chief Product Officer YouTube, menyatakan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi awal YouTube ketika pertama kali diluncurkan dua dekade lalu, yaitu untuk memberi kesempatan kepada setiap orang untuk berkreasi dan tampil di panggung global.

BACAJUGA

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Rabu, 29/4/26 | 19:37 WIB
Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Senin, 27/4/26 | 13:36 WIB

“Kami telah menyaksikan para kreator membentuk budaya dan hiburan dengan cara yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya,” ujarnya.

CEO YouTube, Neal Mohan, menambahkan bahwa platform ini kini bukan hanya sekadar tempat berbagi video, tetapi telah berkembang menjadi sebuah ekonomi digital besar.

“Kami tidak hanya menciptakan platform, kami membangun ekonomi,” ungkap Mohan.

Tak hanya membocorkan soal pembayaran, YouTube juga mengungkapkan peningkatan pendapatan dari perangkat televisi. Jumlah channel yang sukses meraup lebih dari 100.000 dolar AS (sekitar Rp 1,6 miliar) lewat penayangan di TV meningkat 45 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Australia Mau Blokir YouTube untuk Remaja

YouTube kini juga membuka peluang karier baru sebagai kreator konten. Berdasarkan laporan Mashable, profesi ini semakin diminati, dengan jumlah lapangan kerja di kalangan kreator tumbuh 7,5 kali lipat dalam beberapa tahun terakhir, membuktikan bahwa ekosistem kreator di YouTube kini telah menjadi sektor ekonomi yang serius. (*)

 

Tags: #edukasiKreatorYoutube
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Apakah Nyamuk Suka dengan Golongan Darah O? Ini Faktanya

Berita Sesudah

KTR Wujudkan Kota Smart dan Kota Sehat

Berita Terkait

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Pemerintah Genjot Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026

Rabu, 29/4/26 | 19:37 WIB

Jakarta, Scientia.id - Prabowo Subianto menegaskan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembenahan infrastruktur pendidikan melalui program renovasi sekolah secara masif. Pada...

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Webometrics 2026 Rilis Peringkat Kampus Terbaik, 10 PTKIN Masuk 100 Besar Indonesia

Senin, 27/4/26 | 13:36 WIB

Jakarta, Scientia.id - Lembaga pemeringkatan global Webometrics kembali merilis daftar perguruan tinggi terbaik di dunia untuk edisi Januari 2026. Dari...

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Minggu, 08/3/26 | 16:24 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan kembali menggelar Coaching Clinic Pintar Spesial Ramadan...

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

Foto: elly Padang, Scientia-Sebanyak 13 Program Studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) yang telah...

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Senin, 26/1/26 | 19:56 WIB

Ilustrasi (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Sebuah temuan arkeologis penting terungkap dari kawasan Sulawesi Tenggara. Tim peneliti lintas negara melaporkan...

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

Jumat, 23/1/26 | 20:56 WIB

Padang, Scientia-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM SUMBAR) melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) bekerja sama dengan Departemen Hubungan...

Berita Sesudah
Walikota Padang Fadly Amran paparkan KTR menjadikan kota sehat dan kota smart. (Foto : Ist)

KTR Wujudkan Kota Smart dan Kota Sehat

POPULER

  • Puisi-puisi Ria Febrina

    Warna-Warna dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemendekan Kata dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026