
Payakumbuh, Scientia.id – Harapan para pedagang untuk kembali memiliki tempat berdagang yang layak mulai menemukan titik terang. Setelah kebakaran melanda Pasar Blok Barat Pusat Pertokoan Payakumbuh akhir Agustus lalu, pemerintah pusat memastikan akan membangun kembali kawasan tersebut melalui APBN tahun 2026.
Kabar gembira itu dibawa Anggota DPR RI, Andre Rosiade, yang turun langsung meninjau puing pasar pada Senin (8/9). Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui rencana pembangunan pasar baru dan menugaskan kementerian terkait untuk segera memproses tahap awalnya.
“Ini bukan janji kosong. Presiden sudah menugaskan Kementerian Pekerjaan Umum agar pembangunan pasar Payakumbuh masuk prioritas 2026,” ungkap Andre.
Meski begitu, ada satu pekerjaan rumah yang harus segera dibereskan, yakni status lahan yang hingga kini masih tercatat sebagai tanah ulayat. Agar bisa dibangun dengan anggaran negara, lahan tersebut harus lebih dulu disertifikatkan menjadi aset pemerintah daerah.
Staf Khusus Menteri ATR/BPN, Rezka Oktoberia, menegaskan bahwa pihaknya akan memfasilitasi proses tersebut. “Kami akan duduk bersama masyarakat adat untuk memastikan penyelesaian lahan berjalan dengan musyawarah. Tanpa sertifikat, anggaran pusat tidak bisa turun,” jelasnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga ikut turun tangan. Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menyebut pemprov telah menyalurkan dana bantuan untuk relokasi pedagang sekaligus dukungan modal usaha darurat agar roda ekonomi tetap bergerak.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyambut baik langkah cepat pemerintah pusat dan provinsi. Ia menyebut Pasar Blok Barat bukan sekadar tempat jual beli, tetapi urat nadi ekonomi kota. “Kami akan pastikan relokasi berjalan lancar, sembari menyiapkan semua syarat administrasi untuk pembangunan pasar baru,” ujarnya.
Baca Juga: Wagub Sumbar Tinjau Pasar Payakumbuh Pascakebakaran, Pedagang Segera Direlokasi
Dengan dukungan penuh dari pusat dan daerah, pembangunan kembali Pasar Blok Barat ditargetkan dimulai tahun depan. Jika semua proses berjalan mulus, Payakumbuh akan kembali memiliki pasar modern yang menjadi pusat perdagangan utama masyarakat. (*)








