Kamis, 16/7/26 | 15:22 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Cerita yang Tak Pernah Pensiun

Minggu, 20/4/25 | 17:55 WIB

Lastry Monika
(Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Setiap berkunjung ke suatu daerah, saya selalu mendapatkan pengalaman menarik. Dari keindahan alam dan kekhasan kuliner menjadi daya tariknya sendiri. Namun, yang tak kalah menarik dari semua itu adalah kisah-kisah yang tersembunyi di balik setiap tempat yang saya kunjungi.

Folklor tersebut bukan sekadar cerita, tetapi jejak budaya yang mencerminkan cara pandang dan kearifan lokal masyarakat setempat. Di tengah arus modernisasi, keberadaan cerita-cerita ini menjadi sesuatu yang patut dirawat dan dilestarikan, agar tidak hilang ditelan waktu.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

Melestarikan folklor sebenarnya tidaklah sulit. Kita bisa memulainya dari hal-hal sederhana yang penuh makna, misalnya dengan menceritakan kembali kepada anak-anak sebagai bagian dari pembelajaran sehari-hari. Di dalam cerita itu, tersimpan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, keberanian, dan rasa hormat kepada orang tua, nilai-nilai yang tetap relevan di tengah kehidupan modern saat ini.

Mengenalkan nilai-nilai dalam cerita rakyat sejak dini penting agar anak-anak tumbuh dengan akar budaya yang kuat. Selain dituturkan secara lisan, folklor juga bisa direkam dalam bentuk audio atau video agar versi aslinya tetap lestari dan dapat dinikmati lintas generasi. Kisah-kisah itu juga bisa dikemas ulang menjadi buku cerita bergambar yang menarik dan mudah dipahami.

Cara-cara ini tak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga menghidupkan kembali warisan budaya dalam dunia pendidikan dan hiburan masa kini. Saat orang tua atau kakek-nenek menceritakan kisah lama, mereka turut mewariskan kasih sayang dan nilai kehidupan. Pelestarian ini bisa diperluas lewat program sekolah, komunitas seni, atau ruang kreatif. Pementasan, lomba bercerita, hingga konten digital bertema cerita rakyat menjadi cara menarik bagi generasi muda. Dengan begitu, folklor tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.

Pengalaman pertama saya mengenal cerita mitos di kampung datang dari nenek, sosok hangat yang selalu bercerita saat malam tiba. Nenek menceritakan kisah-kisah fabel dan mitos-mitos yang ada di kampung saya. Dari ceritanya, saya mulai mengenal budaya di kampung. Ia tak sekadar bercerita, tapi mewariskan ingatan kolektif, nilai hidup, dan cinta tradisi.

Dan begitulah, dari suara nenek di malam sunyi hingga pementasan di panggung sekolah, cerita-cerita rakyat itu terus hidup. Kadang bersembunyi di balik tawa, kadang menyelinap dalam nasihat yang tak kita sadari. Siapa sangka, Urang Bunian dulu membuat saya takut, ternyata kini ikut berjasa membentuk cara pandang saya tentang dunia. Cerita-cerita itu bukan sekadar dongeng, tapi benih kearifan.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

GSB di Pasaman, Kapolda Sumbar : Kita Fungsikan Kembali Masjid sebagai Sarana Pendidikan

Berita Sesudah

Cerpen “Rantau Nan Jauh” Karya Salman Luthfi Al Fayyadh dan Ulasannya Oleh Azwar

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Berita Sesudah
Cerpen “Rantau Nan Jauh” Karya Salman Luthfi Al Fayyadh dan Ulasannya Oleh Azwar

Cerpen "Rantau Nan Jauh" Karya Salman Luthfi Al Fayyadh dan Ulasannya Oleh Azwar

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat pertemuan lanjutan dengan Foshan Polytechnic, Selasa (7/7).

    Wali Kota Padang Kunjungi Fosan Polytechnic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Pengprov ORADO Sumbar Helmi Moesim ORADO Prospek di Pertandingkan pada Porprov Sumbar 2028.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalimat yang Berawalan Kata Depan “Dalam” dan “Pada”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026