Jumat, 01/5/26 | 21:43 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Kemiskinan di Sumbar Turun ke 5,42 Persen, Capaian Terbesar dalam Satu Dekade

Jumat, 17/1/25 | 23:51 WIB

Padang, Scientia.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan signifikan tingkat kemiskinan di Sumatera Barat (Sumbar) dari 5,97 persen menjadi 5,42 persen dalam tentang Maret hingga September 2024. Data ini menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat yang diklaim sebagai penurunan terbesar dalam suatu dekade terakhir.

“Alhamdulillah, tingkat kemiskinan kita sekarang turun menjadi 5,42 persen dengan jumlah penduduk miskin 315,43 ribu jiwa. Angka ini berkurang sebanyak 30,30 ribu jiwa dari survei sebelumnya di bulan Maret,” ujar Mahyeldi, Kamis (16/1).

Garis kemiskinan pada September 2024 tercatat sebesar Rp714.991 per kapita perbulan, naik dari Rp667.925 pada Maret. Meski garis kemiskinan meningkat, penurunan angka kemiskinan tetap terjadi, yang menunjukkan adanya peningkatan daya beli masyarakat.

BACAJUGA

Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Jumat, 01/5/26 | 09:27 WIB
Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB

Perkotaan dan pedesaan sama-sama alami penurunan berdasarkan data BPS, persentase penduduk miskin di perkotaan turun dari 4,72 persen menjadi 4,16 persen, sementara di pedesaan turun dari 7,28 persen menjadi 6,79 persen. Gubernur menyebut hasil ini sebagai bukti nyata upaya berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Penurunan di pedesaan juga didukung oleh peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP), yang naik signifikan dari 109 menjadi 122 pada tahun 2024. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa sektor pertanian kita semakin kuat,” jelas Mahyeldi.

Selain itu, penurunan angka pengangguran di Sumbar turut mendukung capaian ini. Menurut Mahyeldi, kinerja antara pemerintah daerah, OPD dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan menekan angka kemiskinan.

“Naiknya garis kemiskinan menunjukkan adanya tekanan harga kebutuhan pokok. Namun, fakta bahwa angka kemiskinan turun membuktikan pendapatan masyarakat meningkat, sehingga daya beli juga semakin kuat,” tambahnya.

Mengakhiri pernyataannya, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pengentasan kemiskinan.

“Kita akan terus mengupayakan program-program strategis agar kemiskinan di Sumbar semakin berkurang,” pungkas Mahyeldi.

Baca Juga: Gubernur Mahyeldi Mantapkan Langkah Program Makan Bergizi Gratis di Sumbar

Penurunan ini menjadi tonggak penting bagi Sumbar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah. (Adpsb)

Tags: Gubernur MahyeldiSumatera BaratSumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Polres Dharmasraya Jamin Kemerdekaan Pers, Wartawan Jangan Takut

Berita Sesudah

Gubernur Upayakan Rute Penerbangan Padang-Mentawai dengan Lion Group

Berita Terkait

Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Jumat, 01/5/26 | 09:27 WIB

Arosuka, Scientia.id — Kepedulian terhadap nasib anak kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Solok. Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., bersama...

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.[foto : sci yrp]

Dari Politisi ke Negarawan, Halim Iskandar Tekankan Arah Kaderisasi PKB di Muscab Sumbar

Senin, 13/4/26 | 22:57 WIB

Ketua Bidang Penataan Organisasi, Legislatid dan Eksekutif DPP PKB.Padang, Scientia - Ketua Bidang Penataan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif DPP Partai...

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

Minggu, 12/4/26 | 14:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim Lupak Satresnarkoba Polres Dharmasraya Polda Sumbar menggerebek aktivitas pesta narkotika jenis sabu di Kecamatan Pulau Punjung...

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Sabtu, 11/4/26 | 21:27 WIB

PESSEL — Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat turun langsung ke lapangan untuk memastikan penggunaan anggaran pendidikan tahun 2026 berjalan...

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Kamis, 09/4/26 | 21:21 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, berdiskusi dengan perwakilan penyandang disabilitas usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana...

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Kamis, 09/4/26 | 21:18 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong kepala sekolah SMK agar aktif mengakses anggaran pendidikan dari APBN untuk...

Berita Sesudah
Gubernur Upayakan Rute Penerbangan Padang-Mentawai dengan Lion Group

Gubernur Upayakan Rute Penerbangan Padang-Mentawai dengan Lion Group

POPULER

  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Prof. Dr. dr. H. Idris idham SpJP (K), FIHA, FACC, FESC, FAsCC, FSCAI dan kiprahnya pada Pengembangan Kardiologi dan Kedokteran Vascular di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Wabup Solok: Perlindungan Anak Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026