Minggu, 19/4/26 | 20:58 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Cerita Minuman Hangat di Terik Menyengat

Minggu, 27/10/24 | 16:20 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Baru-baru ini, sebuah unggahan di Instagram menarik perhatian warganet, khususnya mereka yang tinggal di Kota Padang. Dalam unggahan itu digambarkan ada tiga lingkaran, matahari, Padang, dan bumi. Lucunya, Kota Padang diilustrasikan seolah-olah berada di tengah, tepat di antara bumi dan matahari, dengan jarak super dekat dari si pusat panas. Mungkin ini cara kreator untuk menggambarkan betapa ekstremnya panas yang dirasakan masyarakat Padang belakangan ini, hingga rasanya seolah kota ini “dipindahkan” lebih dekat ke matahari!

Tentu saja, unggahan tersebut hanya lelucon semata, tapi sukses membuat banyak orang tersenyum dan merasa terwakili. Melalui visual sederhana ini, pesan bahwa “cuaca di Padang lagi panas banget!” tersampaikan dengan menghibur. Bukan hanya warganet Padang yang ikut merasakan “kepanasan” dalam hati, tapi para penonton lain pun bisa ikut merasakan kocaknya ide bahwa Kota Padang seolah “punya hubungan spesial” dengan matahari.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Namun, bukan unggahan ini yang menjadi fokus utama saya, melainkan sebuah obrolan absurd di siang bolong bersama seorang teman. Entah bagaimana ceritanya, unggahan tentang “Padang dekat dengan matahari” ini malah memicu kami untuk berdebat ngalor-ngidul, lengkap dengan berbagai teori konspirasi unik sebagai bumbu.

Tak cukup dengan itu, obrolan pun merembet hingga ke serial Power Rangers yang berlatar luar angkasa, seakan kami berada pada galaksi lain. Obrolan konyol itu, meskipun tidak ilmiah, cukup ampuh membuat siang yang panas terasa sedikit lebih menyenangkan.

Anehnya, meski siang itu panas bedengkang, menu yang kami pesan justru didominasi minuman hangat. Kesadaran ini baru muncul saat kami mulai membereskan laptop dan bersiap pulang. Kami saling menatap gelas dengan label “hot” yang bertengger di meja, dan tiba-tiba tergelitik dengan pilihan kami sendiri.

Bagaimana bisa, di tengah obrolan tentang betapa teriknya cuaca, kami malah memilih minuman panas seakan sedang di puncak musim hujan? Barangkali ini semacam “konspirasi” tak disadari antara otak dan tubuh, atau mungkin kami hanya terlalu terbawa suasana “panas dalam” obrolan. Yang jelas, keputusan aneh ini sukses menambah bahan tertawaan di akhir sesi.

Saat kami berjalan keluar kafe, dengan sisa-sisa tawa dan dahaga yang tak biasa, tiba-tiba muncul pemikiran: mungkin hidup di Padang ini seperti minuman panas yang kami pesan tadi—terasa mendebarkan di tengah terik, tapi tetap dinikmati, meski kadang absurd dan tak selalu logis. Mungkin ini cara alam bercanda, menguji siapa yang paling tahan menerima “pelukan” matahari sekaligus menyuruh kita tetap bersyukur.

Lagi pula, panas tak melulu buruk, ia mengajari kita untuk mencari kesejukan dalam diri, bahkan kalau itu berarti menyeruput teh panas di siang bolong. Pada akhirnya, kita hanya bisa tersenyum dan mengakui, di tengah cuaca yang panas ini, hidup selalu punya cara kocaknya sendiri untuk menghibur.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Langkah Cerdas Pemprov Sumbar Dorong UMKM Lokal Go Internasional

Berita Sesudah

Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas TPS Panwaslu Kecamatan Pulau Punjung

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Berita Sesudah
Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas TPS Panwaslu Kecamatan Pulau Punjung

Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas TPS Panwaslu Kecamatan Pulau Punjung

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Puan: Sistem Pendidikan dan Pasar Kerja Kita Gagal Terkoneksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemikiran Halliday tentang Semiotika Sosial dalam Ilmu Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026