Rabu, 14/10/26 | 19:47 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Hilirisasi Sawit Teluk Tapang Didukung Pembangunan Infrastruktur

Minggu, 15/2/26 | 00:23 WIB

Pasaman Barat, Scientia – Rencana pengembangan hilirisasi sawit di Kawasan Teluk Tapang, Kabupaten Pasaman Barat didukung penuh dengan pembangunan infrastruktur. Pembangunan ruas jalan dan tiga jembatan strategis yang menghubungkan Bunga Tanjung dengan Teluk Tapang menjadi fondasi awal transformasi kawasan ini menjadi simpul industri berbasis sawit. Infrastruktur diposisikan sebagai kunci mobilitas ekonomi di kawasan pelabuhan yang diproyeksikan sebagai pusat hilirisasi.

Untuk pembangunan ruas jalan, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran Rp216 miliar sejak 2022 hingga 2025. Dana tersebut difokuskan pada pembangunan ruas Bunga Tanjung–Teluk Tapang guna membuka akses logistik. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menambah dukungan melalui APBD 2025 sebesar Rp27,76 miliar untuk membangun tiga jembatan penopang konektivitas.

Tiga jembatan itu telah diresmikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah pada Jumat (13/2) adalah Jembatan Patibubur sepanjang 30 meter dengan anggaran Rp10,63 miliar, Jembatan Pigogah sepanjang 40 meter senilai Rp9,65 miliar, serta Jembatan Sungai Tarok sepanjang 30 meter dengan anggaran Rp7,48 miliar.

Mahyeldi menyebut pembangunan jalan dan jembatan tidak bisa dipisahkan. “Pembangunan jalan dan jembatan harus saling melengkapi. Dengan selesainya tiga jembatan ini, konektivitas kawasan menjadi lebih utuh,” ujarnya.

BACAJUGA

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Rabu, 14/10/26 | 19:41 WIB
Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Pengurus DPC PKB Padang Dikukuhkan, Yusri Latif: Siap Serap Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14/10/26 | 15:14 WIB

Langkah percepatan infrastruktur ini selaras dengan rencana besar Pemprov Sumbar menjadikan Teluk Tapang sebagai kawasan hilirisasi sawit seluas 168 hektare. Pemerintah pusat juga telah mengalokasikan Rp83 miliar APBN melalui Kementerian Perhubungan untuk pengembangan kawasan pelabuhan.

Artinya, total dukungan anggaran yang mengalir ke kawasan ini dalam empat tahun terakhir mendekati Rp330 miliar, mencakup jalan, jembatan, dan pengembangan pelabuhan. Angka itu menunjukkan Teluk Tapang sedang dipersiapkan sebagai proyek strategis baru di pantai barat Sumatera.

Pasaman Barat selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Sumatera Barat. Namun komoditas tersebut sebagian besar masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah. Hilirisasi diharapkan mengubah pola tersebut, sehingga nilai tambah dinikmati di daerah.

Jika kawasan industri terwujud, produk turunan sawit seperti biodiesel, avtur, hingga oleokimia bisa diproduksi lebih dekat dengan sumber bahan baku. Rantai distribusi dipangkas, biaya logistik ditekan, dan daya saing meningkat.

Meski infrastruktur mulai terbangun, pekerjaan rumah belum selesai. Pemerintah provinsi masih mengupayakan penurunan status kawasan hutan di sekitar Teluk Tapang agar lahan pengembangan memiliki kepastian hukum. Tanpa penyelesaian aspek tata ruang, minat investor berpotensi tertahan.

Sejumlah investor disebut telah menyatakan minat dan bahkan meminta ketersediaan lahan hingga 100 hektare. Namun, realisasi investasi akan sangat bergantung pada kepastian regulasi dan kesiapan kawasan.

Secara ekonomi, pembangunan jalan dan jembatan ini tak hanya menopang proyek hilirisasi, tetapi juga membuka akses distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Air Bangis dan sekitarnya. Bagi pemerintah daerah, infrastruktur menjadi pintu masuk untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Pasaman Barat.

Kini, Teluk Tapang berada pada fase krusial, dimana fondasi fisik mulai berdiri, anggaran telah dikucurkan, dan minat investor mulai muncul. Lalu, seberapa cepat fondasi itu bisa ditransformasikan menjadi kawasan industri yang benar-benar beroperasi dan memberi nilai tambah bagi daerah.(yrp)

Tags: AdpsbHilirisasi SawitInfrastrukturPasaman BaratPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

APBN Rp83 Miliar Masuk, Sumbar Gaspol Hilirisasi Sawit di Teluk Tapang

Berita Sesudah

KBBI dan Kuasa Badan Bahasa

Berita Terkait

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Rabu, 14/10/26 | 19:41 WIB

Padang, Scientia - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa (PB), Nur Nadlifah menyoroti pemberdayaan kader perempuan PKB...

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Pengurus DPC PKB Padang Dikukuhkan, Yusri Latif: Siap Serap Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14/10/26 | 15:14 WIB

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota...

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]

Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

Rabu, 14/10/26 | 13:36 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.Padang, Scientia — Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tetangga mulai menyelimuti...

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14/10/26 | 05:46 WIB

Bukittinggi, Scientia.id - Tim tinju Kota Bukittinggi menutup perjuangannya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan raihan...

Rico Alviano: PKB Sumbar Tak Boleh Lagi Jadi Partai Pelengkap

Rico Alviano: PKB Sumbar Tak Boleh Lagi Jadi Partai Pelengkap

Rabu, 14/10/26 | 02:06 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rico Alviano, meminta pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC)...

Pengurus Perempuan Bangsa Sumbar Dikukuhkan, Jadi Kekuatan Baru Politik

Pengurus Perempuan Bangsa Sumbar Dikukuhkan, Jadi Kekuatan Baru Politik

Rabu, 14/10/26 | 00:41 WIB

Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Sumatera Barat resmi dikukuhkan di ZHM Premiere Hotel, Padang, Selasa...

Berita Sesudah
Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

KBBI dan Kuasa Badan Bahasa

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nurfirmanwansyah Apresiasi Gerakan Literasi Digital bagi Pelajar di Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026