Sabtu, 22/8/26 | 21:51 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Buka Jambore Pertanian, Mahyeldi Tekankan Pentingnya Mandiri Pangan

Kegiatan Jambore Pertanian digelar di Kabupaten Pesisir Selatan.

Kamis, 19/9/24 | 17:36 WIB
Gubernur Mahyeldi menunjukkan bibit padi pada Jambore Pertanian di Pessel, Kamis (19/9). (Istimewa)

PESSEL, Scientia.id –Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah resmi membuka Jambore Pertanian di Kompleks Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Carocok Anau, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Kamis (19/9/2024). Iven ini menjadi ajang bagi para petani untuk menampilkan potensi besar yang dimiliki demi mendukung pertanian modern dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Pesisir Selatan (Pessel) dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dinilai mampu untuk memenuhi kebutuhan lokal sekaligus merambah pasar nasional hingga global.

“Kita tidak bisa lagi bergantung pada impor bahan pangan. Sumbar harus berdiri di atas kaki sendiri, dan Pesisir Selatan menjadi bagian penting dari upaya ini. Kita akan dorong pertanian yang berkualitas melalui riset, inovasi teknologi, dan akses pasar yang lebih luas,” ujar Mahyeldi dengan tegas.

Ia juga mengingatkan, bahwa sektor pertanian merupakan pilar penting dalam menghadapi ancaman inflasi pangan global yang disebabkan oleh ketidakstabilan ekonomi internasional. “Oleh karena itu, kemandirian pangan menjadi solusi strategis untuk melindungi perekonomian daerah,” ucap Mahyeldi.

BACAJUGA

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB
Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB

Selanjutnya, tak lupa Mahyeldi mengapresiasi pelaksanaan Jambore Pertanian ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekosistem pertanian di Sumbar.

“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terus tumbuh, Pesisir Selatan siap menghadapi tantangan masa depan dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertanian terdepan baik bagi Pessel maupun Sumbar umumnya,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani yang disebut sebagai pahlawan ekonomi bagi Pesisir Selatan.

“Lebih dari 50 pesan penduduk Pesisir Selatan menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Inilah sektor vital yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal,” kata Rusma.

Ia juga menyampaikan, bahwa inovasi dalam bidang pertanian harus terus didorong, terutama teknologi yang ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan sumber daya alam agar dapat memastikan pertanian yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.

“Melalui jambore ini, kami ingin membuktikan bahwa petani kita siap berinovasi dan meningkatkan produktivitas dengan sistem pertanian yang lebih maju,” tambahnya.

Masih dalam rangkaian Jambore Pertanian 2024, Gubernur Mahyeldi bersama Bupati Rusma Yul Anwar dan rombongan juga meninjau lokasi gelar teknologi “Basawah Pokok Murah” Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT), yang berasal dari jerami dan langsung menjadi media siap tanam bagi tanaman padi. “Kita berharap dengan adanya MTOT ini, di samping biayanya murah, juga dapat meningkatkan produksi petani,” ucap Mahyeldi. (rel/adpsb)

Tags: Gubernur MahyeldiJambore Pertanian 2024Jambore Pertanian Pessel 2024Jambore Pertanian Sumbar 2024Mandiri PanganPentingnya Kemandirian PanganPertanian Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Maju Pilgub Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajukan Permohonan Cuti ke Mendagri

Berita Sesudah

Pimpinan Baznas Dharmasraya Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat

Berita Terkait

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB

PESISIR-Upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah...

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB

Psisir Selatan - Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem, Bakri Bakar, SH, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan...

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Jumat, 31/7/26 | 19:04 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemerintah Kabupaten Solok bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan sebanyak 120.000 benih ikan, serta...

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Senin, 27/7/26 | 19:43 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Dharmasraya melaksanakan penggeledahan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya pada...

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan pungutan karcis retribusi pelayanan parkir oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dharmasraya...

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Minggu, 07/6/26 | 09:42 WIB

BUKITTINGGI — Peringatan satu abad berdirinya Jam Gadang tidak hanya menjadi perayaan sejarah bagi masyarakat Bukittinggi, tetapi juga momentum strategis...

Berita Sesudah
Pimpinan Baznas Dharmasraya Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat

Pimpinan Baznas Dharmasraya Ajak Masyarakat Optimalkan Zakat

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hierarki Satuan Kebahasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026