Rabu, 07/10/26 | 09:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Galodo di Arosuka Uji Ketangguhan Kepemimpinan JFP-Candra, Semua Elemen Solid Bergerak

Rabu, 07/10/26 | 08:16 WIB

AROSUKA, Scientia.id — Penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada 21 September 2026 masih berlanjut. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan sejumlah unsur terkait melakukan pencarian korban, penanganan pengungsi, pembersihan material, pemulihan fasilitas umum, hingga evaluasi mitigasi bencana.

Bencana terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam. Longsoran di kawasan hulu Sungai Batang Laso kemudian terbawa arus dan menerjang Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Kecamatan Gunung Talang serta permukiman warga.

Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguak menjadi dua wilayah yang terdampak langsung.

BACAJUGA

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Senin, 05/10/26 | 15:24 WIB
Asap Tebal, Udara di Dharmasraya Terpantau Tidak Sehat

Asap Tebal, Udara di Dharmasraya Terpantau Tidak Sehat

Senin, 05/10/26 | 14:24 WIB

Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan status tanggap darurat melalui Keputusan Bupati Solok Nomor 300.2-265-2026 tertanggal 22 September 2026. Status awal berlaku selama 14 hari, hingga 5 Oktober 2026.

Dalam penanganan darurat, pemerintah memprioritaskan pencarian dan pertolongan korban, evakuasi dan pengungsian, pemenuhan kebutuhan dasar, pembersihan kawasan terdampak, pemulihan akses serta fasilitas umum dan keberlangsungan pelayanan pemerintahan.

Dua Warga Meninggal

Bencana tersebut menyebabkan dua warga meninggal dunia. Berdasarkan data yang dihimpun BPBD, korban masing-masing Daffi Arahman (21) dan Agusra (59).

Daffi ditemukan pada Selasa, 22 September 2026 sekitar pukul 14.16 WIB. Sementara Agusra ditemukan pada Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 11.30 WIB.

Selain korban meninggal, sejumlah warga mengalami luka ringan. Dua korban lainnya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan lebih lanjut.

Muhammad Nur Zen (56), ASN PPPK pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, mengalami fraktur alat gerak bawah disertai perdarahan dan dirujuk ke Semen Padang Hospital.

Korban lainnya, Affan Alqadri (26), mengalami cedera kepala, fraktur communited occipital, dan perdarahan subarachnoid. Affan menjalani perawatan di ICU sebelum dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Sejumlah korban dengan luka ringan juga mendapat penanganan medis, baik melalui rawat jalan maupun perawatan di ruang bedah RSUD Arosuka.

Pada 25 September, Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau RSUD Arosuka. Dalam kunjungan tersebut, pelayanan terhadap korban hingga pulih serta pemantauan kelompok rentan di lokasi pengungsian menjadi perhatian.

513 Warga Mengungsi

Bencana juga menyebabkan ratusan warga meninggalkan rumah mereka. Data penanganan mencatat sekitar 513 orang terdampak dan mengungsi.

Sebanyak 10 orang mengungsi di Rumah Pabrik Tahu, 15 orang di Petshop, sedangkan 488 orang lainnya berada di lokasi pengungsian mandiri.

Pemerintah kemudian mengerahkan berbagai unsur untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, termasuk makanan, air bersih, layanan kesehatan dan kebutuhan pengungsian.

Penanganan juga mendapat perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat meninjau lokasi pada 22 September.

Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bersama Kepala BNPB dan Sekretaris Utama BNPB datang pada 24 September. Sehari kemudian, Wakil Presiden meninjau lokasi pengungsian, fasilitas kesehatan dan kawasan terdampak.

Menteri Dalam Negeri kemudian datang ke posko dan lokasi terdampak pada 30 September. Pada 1 Oktober, Wakil Menteri Dalam Negeri juga meninjau kondisi lapangan.

Kompleks Perkantoran Pemkab Solok Ikut Rusak

Salah satu persoalan dalam penanganan bencana Arosuka adalah terdampaknya kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat, sedang dan ringan. Bangunan yang mengalami kerusakan berat antara lain Gedung Kantor Permanen Sekretariat DPRD, Kantor Dinas Pariwisata, Kantor Dinas PUPR, Kantor DPMN dan Gedung Pos Jaga Satpol PP.

Sementara itu, kerusakan ringan dilaporkan terjadi pada sejumlah bangunan, termasuk kantor DPRD, Gedung Pertemuan DPRD, Inspektorat, BKPSDM, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Bapelitbang dan Bapenda.

Kerusakan sedang terjadi pada Gedung UPTD Laboratorium Dinas PUPR dan Gedung Pos Jaga Damkar.

Meski sejumlah fasilitas pemerintahan terdampak, pelayanan pemerintahan tetap harus berjalan. Pemerintah daerah melakukan penyesuaian untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung selama masa penanganan bencana.

Puluhan Rumah dan Puluhan Hektare Lahan Terdampak

Dampak bencana juga meluas ke rumah warga dan lahan pertanian.

Data penanganan mencatat 19 rumah mengalami rusak berat, sembilan rumah rusak sedang, 33 rumah rusak ringan, 13 rumah terendam dan 10 rumah berada dalam kondisi rawan atau berisiko.

Di sektor pertanian, sekitar 42 hektare sawah dan 15 hektare lahan kering terdampak.

Selain itu, lima ruas jalan mengalami kerusakan dan dua jembatan terdampak. Kendaraan yang tercatat terdampak terdiri dari tujuh kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua.

Kerusakan tersebut membuat penanganan tidak hanya berfokus pada masa tanggap darurat, tetapi juga membutuhkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

TNI, Polri, Basarnas hingga PMI Dikerahkan

Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur. Personel gabungan berasal dari TNI AD/Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kodim 0309/Solok, Yon TP 951/PM, Denzipur, TNI AL, Polri, pemerintah daerah, BPBD dan PMI, serta unsur lainnya.

Basarnas menjalankan pencarian dan evakuasi korban. BPBD Kabupaten Solok menangani pencarian dan evakuasi, pembersihan rumah dan kantor, distribusi logistik, kaji cepat, pendataan serta pengoperasian posko.

TNI AD mendukung personel dan peralatan untuk mempercepat pembersihan kawasan perumahan, perkantoran dan fasilitas umum. TNI AL juga memberikan dukungan personel dan peralatan.

Polri membantu pengamanan dan pembersihan serta mendirikan dapur umum. Kejaksaan juga mendirikan dapur umum.

Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan dan mendata korban luka. Dinas Sosial mengoperasikan dapur umum dan membantu administrasi korban.

Dinas Lingkungan Hidup mengoordinasikan pembersihan material dan pengelolaan hasil pembersihan. Satpol PP dan Damkar mendukung personel serta sarana operasional.

Sementara itu, Dinas Kominfo Kabupaten Solok melakukan publikasi dan dokumentasi perkembangan penanganan bencana.

Belasan Alat Berat Dikerahkan

Pembersihan material bencana membutuhkan dukungan alat berat dalam jumlah besar. Peralatan berasal antara lain dari BPBPK, BPJN, BWSS V, Dinas PUPR, BNPB, TNI dan pihak swasta.

Alat yang digunakan meliputi excavator besar dan kecil, excavator breaker, dump truck, motor grader, wheel loader, backhoe loader, water tanker dan excavator capit.

BWSS V, misalnya, mengerahkan 12 excavator besar dan dua excavator breaker. Sementara BPBPK mengerahkan dua excavator besar, satu excavator kecil, delapan dump truck dan satu excavator breaker.

Peralatan tersebut digunakan untuk membersihkan material lumpur dan longsoran, membuka akses jalan, membersihkan rumah dan fasilitas umum serta menangani material di kawasan sungai.

Salah satu fasilitas umum yang terdampak, Masjid Kayu Aro, telah dibersihkan dan dinyatakan siap kembali digunakan.

Setelah sejumlah lokasi dibersihkan, perhatian tim gabungan diarahkan pada kawasan sungai yang dinilai perlu mendapat penanganan untuk mengurangi potensi ancaman bencana susulan.

Badan Geologi Dorong Sistem Peringatan Dini

Penanganan bencana Arosuka juga memasuki tahap mitigasi jangka menengah dan panjang.

Badan Geologi Kementerian ESDM pada 5 Oktober mendorong pembangunan sistem peringatan dini terpadu serta sabo dam untuk mengurangi risiko banjir bandang di kawasan tersebut.

Badan Geologi juga merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Jika hasil kajian menunjukkan kompleks perkantoran berada pada jalur aliran utama atau zona pengendapan material, relokasi secara bertahap ke lokasi yang lebih aman menjadi salah satu rekomendasi mitigasi jangka menengah dan panjang.

Pemerintah Terima Dukungan Logistik

Dalam penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Solok juga mendapat dukungan logistik dari BNPB melalui UPT BNPB di Kota Padang.

Dukungan awal tersebut berupa 100 kilogram beras, 50 paket sembako, lima dus minyak goreng, 10 dus sarden, sekitar 100 lembar selimut dan 20 dus air mineral.

Sekretaris Utama BNPB bersama dua direktur BNPB dan Tim Reaksi Cepat juga memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah untuk asesmen lapangan, pemenuhan kebutuhan operasi darurat, dukungan posko serta konsolidasi data.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengarahkan jajaran pemerintah daerah agar penanganan memprioritaskan keselamatan masyarakat. Sementara Wakil Bupati H. Candra terlibat dalam koordinasi penanganan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, termasuk pemantauan pembersihan kawasan terdampak dan evaluasi penanganan darurat.

Penanganan Berlanjut Setelah Tanggap Darurat

Rangkaian penanganan sejak bencana terjadi pada 21 September menunjukkan bahwa pemulihan Arosuka membutuhkan waktu lebih panjang dibanding masa tanggap darurat.

Setelah status tanggap darurat awal berakhir pada 5 Oktober, Pemerintah Kabupaten Solok memperpanjang masa tanggap darurat untuk memastikan proses penanganan dan kesiapsiagaan tetap berjalan.

Tahapan berikutnya tidak hanya mencakup pembersihan material bencana, tetapi juga pemulihan rumah warga, jalan dan jembatan, fasilitas pemerintahan serta lahan masyarakat yang terdampak.

Evaluasi terhadap kawasan sungai dan kompleks perkantoran juga menjadi bagian penting untuk menentukan langkah mitigasi berikutnya.

Dengan kondisi tersebut, pemulihan Arosuka tidak berhenti pada penanganan korban dan pembersihan material. Pemerintah masih menghadapi pekerjaan lanjutan untuk mengembalikan pelayanan dan aktivitas masyarakat sekaligus mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.

Tags: Galodo Kayu AroKabupaten Solok
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Berita Terkait

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Senin, 05/10/26 | 15:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Menyikapi kondisi kualitas udara Kabupaten Dharmasraya yang masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap kiriman...

Asap Tebal, Udara di Dharmasraya Terpantau Tidak Sehat

Asap Tebal, Udara di Dharmasraya Terpantau Tidak Sehat

Senin, 05/10/26 | 14:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Asap dari daerah tetangga diduga masih memengaruhi kualitas udara di Kabupaten Dharmasraya. Pasalnya, meskipun hotspot di wilayah...

Pemkab Dharmasraya Perkuat DTSEN, Dukung Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

Pemkab Dharmasraya Perkuat DTSEN, Dukung Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

Senin, 05/10/26 | 14:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggelar rapat koordinasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta koordinasi dan sinkronisasi...

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang menggelar,  Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Padang.

Wawako Padang Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Padang.

Minggu, 04/10/26 | 17:44 WIB

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang menggelar,  Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Padang. Padang,...

Wali Kota Padang Fadly Amran melepas atlet Kota Padang yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI, yang berlangsung dari 2 sampai dengan 14 Oktober 2026.

Wali Kota Padang Lepas Atlet Kota Padang Ikuti Porprov Sumbar  ke-XVI Tahun 2026

Minggu, 04/10/26 | 17:40 WIB

  Wali Kota Padang Fadly Amran melepas atlet Kota Padang yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI,...

Sebanyak 1.061 atlet Kota Padang siap berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI yang berlangsung pada 2 sampai dengan 14 Oktober 2026.

Wali Kota Padang Apresiasi Kesiapan Atlet Kota Padang Menghadapi Porprov Sumbar  ke-XVI Tahun 2026

Minggu, 04/10/26 | 17:34 WIB

Sebanyak 1.061 atlet Kota Padang siap berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI yang berlangsung pada 2 sampai...

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026