Rabu, 24/6/26 | 05:30 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Ribuan Warga Ikuti CFD Perdana 2024 Di Jalan Rasuna Said Padang

Minggu, 21/1/24 | 21:31 WIB

PADANG, SCIENTIA – Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) alias Car Free Day (CFD) Sumbar 2024 resmi diluncurkan di sepanjang Jalan Rasuna Said dan Kompleks GOR H. Agus Salim, Minggu (21/01/2024).

Lebih dari 20 ribu warga meramaikan iven yang dimeriahkan dengan agenda Makan Balanjuang bersama Gubernur Mahyeldi tersebut.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah dalam kesempatan itu menyampaikan, HBKB tahun ini kembali digelar karena sebelumnya telah terbukti mampu menggerakkan warga untuk berolahraga.

BACAJUGA

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

Senin, 22/6/26 | 20:18 WIB
Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Selain itu, iven tersebut juga turut menggeliatkan aktivitas perekonomian.

“Melalui HBKB ini, tersedia ruang yang luas dan menyenangkan bagi warga kita untuk berolahraga, khususnya warga Kota Padang. Dengan berolahraga, tentu tingkat kebugaran warga kita akan semakin baik,” ucap Gubernur Mahyeldi.

Gubernur juga menyebutkan, selain mengusung misi sektor kesehatan, gelaran HBKB juga berdampak baik terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang dapat memanfaatkan keramaian pengunjung untuk menjual produk masing-masing.

“Tentu saja ini juga bagian dari upaya kita meningkatkan pendapatan sektor UMKM. Bahkan, ada pelaku UMKM yang mengaku bisa mendapatkan penghasilan untuk satu pekan dengan berjualan satu hari di CFD. Memang itu yang kita harapkan,” ungkap Gubernur lagi.

Oleh karena itu, Gubernur Mahyeldi berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan pada tingkat kota/kabupaten, kecamatan, bahkan kelurahan.

Selain itu, ke depan Pemprov Sumbar sendiri juga akan membuka kompleks Istana Gubernuran Sumbar untuk ruang bermain nagi anak-anak.

Nantinya akan disediakan sejumlah wahana hiburan edukatif seperti taman penuh tanaman, foto-foto pahlawan, aqurium, dan sejumlah wahana edukasi lainnya.

“Saya akan buka hanya untuk anak-anak. Karena di masa lalu, pernah suatu waktu saya melewati halaman istana gubernur, lalu berpikir kapan saya bisa masuk ke pekarangan tersebut. Untuk itu, saya berniat membuka istana untuk anak-anak,” pungkasnya.

Apresiasi Kemenpora

Di tempat yang sama, Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kementerian Pemuda dan Olahraga Ri, Suyadi, menyatakan sangat mengapresiasi gelaran pembukaan HBKB Sumbar 2024.

Menurutnya, semangat meningkatkan minat olahraga masyarakat memang harus ditularkan sejak tingkat bawah.

“Ini sangat luar biasa, bagaimana kita dapat menularkan semangat ini hingga tingkat kabupaten dan kota. Bahkan sampai tingkat desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Maifrizon, dalam kesempatan itu mengatakan pembukaan HBKB perdana 2024 tersebut memang dihadiri sekitar 20 ribu warga. Jumlah tersebut jauh melejit dari target awal sekitar 7.500 warga.

“Ini melebihi target kita. Kita hanya menyediakan Rp7.500 paket makanan, tapi peserta mencapai 20 ribu orang. Semangat warga Kota Padang dalam berolahraga memang sangat tinggi,” katanya.

Makanan untuk balanjuang tersebut, sambung Maifrizon, disediakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar, dan juga didukung oleh pihak sponsor dari BUMD, BUMN hingga perbankan. (adpsb/bsn)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Cerpen “Mak Irah” Karya Oli Novedi Santi dan Ulasannya oleh Azwar

Berita Sesudah

Kunjungi Outlet Ummi Aufa Hakim, Ini yang Dilakukan Nevi Zuairina Bersama Fery Anies Baswedan dan Harneli Bahar

Berita Terkait

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

Senin, 22/6/26 | 20:18 WIB

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

Oleh: Puty Mahira Zahrani (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Andalas)   Hidup di abad ke-21 rasanya...

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

Minggu, 21/6/26 | 14:42 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)           "Kata yang...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

Minggu, 21/6/26 | 14:31 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di era digital, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan tidak pernah semudah...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

Minggu, 21/6/26 | 13:50 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata bantu dan tolong...

Berita Sesudah

Kunjungi Outlet Ummi Aufa Hakim, Ini yang Dilakukan Nevi Zuairina Bersama Fery Anies Baswedan dan Harneli Bahar

Discussion about this post

POPULER

  • DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memimpin di Era Disrupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026