Senin, 26/1/26 | 09:09 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-Puisi Annisa Berliana

Minggu, 05/2/23 | 10:03 WIB

Anjing Haus

 

Di mana mula cerita
Nun sejak si anjing berkelana
Menyalak melihat pertanda

Meraung
di fajar hari
di perbatasan gelap-terang

Konon berkisah itu sudah naluri alamiah

BACAJUGA

No Content Available

Anggap batin si anjing tak sebagaimana bisa seperti itu Kanda?

Melihat air liur tercetak
di tepian dua bibir yang terpisah.
Napas memberat, lidah terjulur

Konon jua telinga si anjing begitu peka.
Jika satu atau dua
Kanda pasti bisa paham Dinda
Namun bila dikali-kali sudah kalah kaki seribu
Lelah Kanda jadi muak mendengar itu ke itu

Di mana pula akhir cerita
Nun bila si anjing tak dahaga

Ini kisah si anjing yang iba,
setia anjing tak ternilai walau diumpat.

Namun apa jadinya bila si anjing bukanlah anjing yang Dinda kenal?

 

Fatamorgana di Sahara

 

Lepas tiga bulan musim semi lalu,
lepas pula benalu dari batangnya.
Tiga bulan pula Kanda rasa hampa,
tiga bulan berlalu jua

Bila musim semi telah usai,
konon katanya datang pula musim panas.

Jangan tanya Kanda bila tiba musim ini.
Awalnya semringah Kanda lepas dahaga,
lama-lama Kanda gerah pula menunggu
Muak kanda menanti kata,

Kata itu tak jua kunjung terucap

Panas, haus, gerah, Kanda di musim ini

Tak jua kunjung dikau hirau
Mata air dimata dikau
Kian mengering bila Kanda tatap
Hati nan patah sudah karena harap
Kian terusik melihat dikau abai

Kanda melihat lautan air di depannya.
Ternyata hanya fatamorgana di sahara.

 

Labuhan Armada Kapal

 

Kanda masih mengembara
di atas air asin yang tak terpijak.
Kanda lah komando kapal ini,
yang membawa satu peti harta.

Peti ini kanda simpan di hati,
karena hati ini tak ingin mati.

Mulanya Kanda lihat
samar-samar cahaya mercusuar.

Kini Kanda sampai di tepian.
Ternyata dipandang dari dekat labuhan begitu indah.

Negeri hijau, damai, aman sentosa,
kanda memilih untuk menurunkan jangkar.
Jangkar menyangkut, tali mengikat,
bersambut baik di tepian labuh.

 

Surat, Angin, Api


Ini adalah surat,
sebuah surat berisi kekaguman.

Jangan sangka
surat ini berbahan kertas ringkih,
karena kagum ini kepada Tuan yang membakar
kertas lapuk hanya menjadi bahan ego Tuan.

Ini adalah surat,
sebuah surat berisi pujian.

Jangan sangka surat ini sampai lewat saya,
karena pujian ini kepada tuan yang berkobar
Angin saya hanya menambah keangkuhan tuan

Ini adalah surat,
Surat yang saya tulis diam-diam
Tidak akan pernah berbahan kertas

Ini adalah surat,
surat yang saya simpan rapat-rapat,
tidak pernah pula tersampaikan kepada tuan.

 

Biodata Penulis:

Annisa Berliana suka menulis puisi dan kuliah di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas.

 

 

Tags: #Annisa Berliana
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Cerpen “Empat Belas Februari” Karya Oli Novedi Santi dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Berita Sesudah

Antara ‘Betina’ dan Perkara Misoginis Lainnya

Berita Terkait

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Berita Sesudah
Beragam Kemungkinan Seseorang Tidak Bisa Pegang Omongan

Antara ‘Betina’ dan Perkara Misoginis Lainnya

Discussion about this post

POPULER

  • DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi Dharmasraya, Dua Lainnya Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus Kembali Pimpin PKB Sumbar, Optimis Bawa PKB Capai Puncak pada Pemilu Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Sumbar Dampingi Menko PMK Resmikan Huntara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024