Jumat, 13/3/26 | 18:12 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Ruang Baca dan Proses Kreatif

Minggu, 30/10/22 | 13:36 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Bagi saya setiap tempat memiliki potensi menjadi wadah untuk melakukan kegiatan kreatif. Entah itu di ruangan terbuka atau ruangan tertutup, semisal di ruang pertemuan, rumah, atau mungkin juga di perpustakaan. Dan begitu pula dengan kegiatan kreatif yang dilakukan, baik itu melukis, latihan teater, menulis puisi, dan cerpen, maupun kegiatan kreatif lainnya.

Ada hal menarik bagi saya tentang ruang untuk berproses kreatif. Sebagian kita mungkin pernah atau sering melihat kegiatan-kegiatan kreatif di ruang publik terbuka atau tempat yang memang dikhususkan untuk berkegiatan kreatif. Pada suatu waktu, saya berkesempatan berkunjung ke Rumah Puisi Taufiq Ismail.

Dalam kunjungan itu ada beberapa hal yang membuat saya jadi terkesima. Pertama, desain ruang bacanya. Bagi saya desain ruang baca seperti itu sungguh membuat nyaman dan betah berlama-lama di perpustakaan, tentu saja untuk membaca pastinya. Ruang baca itu didesain dengan duduk lesehan dan terkesan “feel like home” namun tetap rapi dan elegan. Pembaca difasilitasi alas duduk yang terbuat dari busa sehingga dapat membaca dengan santai dan menyenangkan.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Kedua, yaitu rumah puisi juga dijadikan tempat berproses kreatif. Hal ini membuat saya menjadi penasaran, proses kreatif apa gerangan? Bagi saya ini tentu patut untuk diketahui karena ruang baca dan kegiatan kreatif (saat itu yang saya pikirkan semacam pentas pertunjukan seni) jarang saya temukan.

Beruntungnya, pada kunjungan tersebut saya juga diperkenalkan kepada salah seorang siswa yang sedang mengikuti kelas menulis kreatif. Namanya Abdul Hamid, seorang siswa di MAN Koto Baru. Hamid bersama teman-temannya selalu selalu mengunjungi rumah puisi setiap akhir pekan. Tentu saja untuk belajar menulis, membaca, dan musikalisasi puisi.

Hal yang saya kagumi dari Hamid dan teman-temannya adalah kegemaran mereka untuk membaca karya sastra yang tersedia di ruang baca, bahkan ia dan teman-temannya sudah menerbitkan buku antologi puisi. Bagi saya ini sebuah prestasi yang mengagumkan dan patut untuk diapresiasi.

Tidak hanya itu, saya semakin kagum saat mereka menyatakan bahwa puisi yang ditulis tidak terlepas dari apa yang dibaca. Dan semua bacaan itu diperoleh dari Rumah Puisi Taufiq Ismail. Mereka tidak hanya membaca karya-karya pengarang Indonesia atau karya terjemahan, tetapi juga karya luar dengan bahasa aslinya. Selain itu, mereka juga pernah masuk nominasi lomba atau memenangi sayembara penulisan puisi.

Pada akhir kunjungan, saya dan juga pengunjung lainnya disuguhkan aksi pembacaan puisi oleh Hamid. Puisi yang ia bacakan merupakan karyanya sendiri. Saya melihat ada semangat dan keseriusan yang terpancar dari setiap ekspresinya saat membacakan puisi. Kunjungan ini memberikan pelajaran bagi saya bahwa perpustakaan tidak selalu menjadi tempat yang hening dengan segala tat tertib yang kaku dan membosankan.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Hidup Tak Bernyawa

Berita Sesudah

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran berbuka puasa bersama, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, dan Petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026).(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Bakal Menggelar Lomba Kebersihan Tingkat RT se Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Joyful Ramadhan  Wali Kota Padang Serahkan 300 Paket Sembako Pada Masyarakat Lintas Agama 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan antara Imbuhan me-kan dan me-i

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026