Sabtu, 25/4/26 | 15:59 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Body Positivity

Minggu, 10/7/22 | 12:22 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

Saya menjumpai pemahaman yang berbeda-beda mengenai body positivity, baik itu dari teman-teman maupun media sosial, di antaranya, ada yang beranggapan bahwa body positivity adalah memiliki tubuh yang indah, ramping, dan sehat. Ia pun melakukan beragam usaha untuk mendapatkan tubuh serupa demikian, misalnya dengan berolahraga, diet yang ketat bahkan ekstrim, dan berbagai perawatan kulit. Bagi mereka yang memahami body positivity seperti ini, mencintai tubuh sendiri adalah dengan merawatnya sehingga tampak indah dipandang mata.

Selain pemahaman di atas, ada pula yang memiliki pemahaman lain. Body positivity baginya adalah menerima diri dan mencintainya apa adanya. Entah ia kurus ataupun gemuk, ia berdamai dengan bentuk tubuh itu. Yang terpenting baginya ialah selagi nyaman dan tetap sehat, tidak ada yang perlu dipersoalkan.

Rupanya, memaknai body positivity memanglah telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Dilansir dari berbagai sumber, body positivity berawal dari gerakan fat acceptance di penghujung 1960-an. Empat dekade setelahnya, body positivity mengalami perubahan pemaknaan. Di masa itu, prioritas utama dari maknanya ialah pandangan positif dari diri sendiri terhadap tubuh.

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Seiring berkembangnya waktu, body positivity terus mengalami perubahan makna namun tetap dengan pesan dan makna dalam artian positif. Sepertinya, memaknai body positivity juga berarti tidak mengikuti bentuk tubuh ideal atau body goals seperti yang dibangun oleh masyarakat.

Terdapat pemahaman bahwa tubuh selalu layak dan bagus meskipun mengalami perubahan setelah beberapa proses biologis seperti hamil, melahirkan, hingga penuaan. Dengan demikian, pemahaman positif itu akan berpengaruh pada kondisi mental yang juga sehat. Seseorang tidak perlu membandingkan tubuhnya dengan tubuh orang lain atau pun bertindak ekstrim demi body goals bentukan masyarakat sebab yang perlu diyakini ialah “all bodies are beautiful”.

Mungkin dalam praktiknya, penanaman body positivity terhadap diri sendiri tidak selalu berjalan mudah. Selalu ada ekspektasi orang lain di luar diri kita yang juga sulit untuk dihindarkan. Berusaha terus-menerus untuk meyakinkan bahwa tubuh kita layak dan baik perlu dilakulan sebab yang penting diketahui pula ialah bentuk tubuh itu beragam, mulai dari warna kulit, struktur tulang, faktor genetik, dan lain sebagainya. Menyadari keberagaman bentuk tubuh ini sekaligus meliputi bagian-bagian lain seperti bentuk mata, warna, dan jenis rambut, bentuk hidung, bentuk dada, bibir, dagu, dan sebagainya yang menyangkut tubuh.

Meskipun demikian, bentuk penerimaan terhadap bagaimana pun bentuk tubuh juga diiringi dengan usaha positif lain. Beberapa di antaranya berupa melakukan pola hidup sehat, memperlakukan tubuh dengan baik hingga menghindari membanding-bandingkan diri dengan orang lain atau standar kecantikan dan ketampanan ideal yang dikonstruksi oleh masyarakat. Dengan begitu, tubuh tidak hanya berada dalam kondisi yang positif secara fisik, tetapi juga positif secara psikis.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Penggunaan Bahasa Indonesia yang Memprihatinkan dalam Iklan

Berita Sesudah

Kalimat yang Berawalan Kata Depan “Dalam” dan “Pada”

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Ria Febrina

Kalimat yang Berawalan Kata Depan “Dalam” dan “Pada”

Discussion about this post

POPULER

  • Bupati Annisa Hadiri Sosialisasi Pencabutan PBPH

    Bupati Annisa Hadiri Sosialisasi Pencabutan PBPH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Dharmasraya Peduli Sesama, BAZNAS Salurkan Bantuan Kursi Roda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dharmasraya Bidik Satu Data Lewat Program Desa Cantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026