
Beberapa rumah warga dan fasilitas pendidikan terdampak banjir dan menyisakan lumpur.
Padang, Scientia—- Wali Kota Padang meninjau proses penanganan bencana di Gunung Sariak dan Lapau Munggu
Beberapa rumah warga dan fasilitas pendidikan terdampak banjir dan menyisakan lumpur.
Fadly Amran menyampaikan, saat ini proses rehab-rekon bencana hidrometeorologi lalu masih berproses, namun cuaca ekstrem kembali melanda Kota Padang.
Seluruh sumber daya Pemko diturunkan, untuk membersihkan sisa-sisa banjir baik di fasilitas publik ataupun lingkungan rumah-rumah warga.
“Saat ini seluruh personil DLH, BPBD dan Samkar turun untuk membersihkan sisa material banjir,” ujar Wali Kota Padang, Selasa (4/8).
“Kami juga sudah meminta kepada Pemprov dan BWS untuk menyegerakan pelaksanaan proyek infrastruktur perbaikan pasca rehab rekon bencana hidrometeorologi November 2025 lalu. Walaupun tentu ada tahapan proses-proses pengadaan yang harus dipenuhi,” tambahnya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov dan Kementerian PU melalui Balai, untuk menegaskan kebutuhan Pemko Padang akan cek dam, sabo dam, dan penataan aliran sungai. Sementara Dinas PUPR Kota Padang memastikan jaringan drainase optimal,” katanya.(Ade)









