Sabtu, 12/9/26 | 21:44 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Menteri PU Minta Trase Kelok 44 Diubah, Pemprov Sumbar Siap Tindaklanjuti

Sabtu, 01/8/26 | 22:21 WIB

Agam, Scientia — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera mengusulkan perubahan trase Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar atau Kelok 44. Perubahan jalur dinilai menjadi solusi jangka panjang karena badan jalan di kawasan tersebut terus mengalami penurunan akibat pergerakan tanah.

Arahan itu disampaikan Dody saat meninjau langsung kondisi Kelok 44 di Kabupaten Agam, Jumat (31/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar Armizoprades yang mewakili Gubernur Sumbar.

Dody melihat sejumlah titik badan jalan mengalami penurunan atau terban. Kondisi tersebut menunjukkan persoalan yang dihadapi ruas jalan itu bukan sekadar kerusakan permukaan yang dapat diselesaikan melalui pemeliharaan rutin.

Menurut dia, struktur tanah pada jalur tersebut sudah menjadi persoalan serius sehingga perlu dipikirkan alternatif trase yang lebih aman dan berkelanjutan.

BACAJUGA

Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

Sabtu, 12/9/26 | 19:02 WIB
DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

Sabtu, 12/9/26 | 16:48 WIB

Karena itu, Kementerian PU mendorong Pemprov Sumbar segera menyiapkan usulan perubahan trase. Langkah tersebut diperlukan agar proses kajian teknis, perencanaan, penganggaran hingga pembangunan jalur alternatif dapat dilakukan lebih cepat.

Menteri juga meminta Pemprov Sumbar segera berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk membahas kemungkinan perubahan jalur tersebut.

Koordinasi itu diperlukan untuk memastikan alternatif trase yang diusulkan dapat dikaji secara teknis, termasuk dari sisi kondisi geologi, keamanan jalan, konektivitas serta kebutuhan anggaran.

Arahan perubahan trase ini menjadi perhatian penting karena Kelok 44 merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan wilayah Agam dengan kawasan Bukittinggi dan sekitarnya. Gangguan pada ruas tersebut berpotensi mempengaruhi mobilitas masyarakat sekaligus distribusi barang.

Peninjauan Kelok 44 merupakan bagian dari kunjungan kerja Menteri PU ke sejumlah infrastruktur strategis di Sumbar yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.

Selain Kelok 44, rombongan juga meninjau Sabo Dam Batang Tumayo di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, serta Ruas Jalan Provinsi Sicincin–Malalak.

Di Sabo Dam Batang Tumayo, Menteri PU melihat fungsi bangunan pengendali sedimen yang menjadi bagian penting dalam mengurangi ancaman banjir lahar dan material vulkanik dari kawasan Gunung Marapi.

Sementara di Ruas Jalan Provinsi Sicincin–Malalak, rombongan melihat kondisi infrastruktur jalan yang menjadi salah satu akses penghubung antarwilayah di Sumbar.

Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armizoprades mengatakan pemerintah provinsi akan segera menindaklanjuti arahan Menteri PU, khususnya terkait alternatif perubahan trase Kelok 44.

“Atas arahan Bapak Menteri, kami akan segera berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional untuk membahas alternatif perubahan trase beserta kajian teknisnya,” ujar Armizoprades.

Menurut dia, Pemprov Sumbar juga akan menyiapkan usulan perubahan Rencana Aksi Menteri Pekerjaan Umum agar penanganan Ruas Jalan Manggopoh–Padang Luar dapat segera masuk dalam tahapan berikutnya.

Armizoprades menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan infrastruktur di Sumbar. Ia menilai dukungan tersebut penting untuk mencari solusi terhadap ruas jalan yang menghadapi persoalan geologi.

“Harapan kami, sinergi ini terus terjalin dengan baik sehingga solusi yang diambil tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan penanganan permanen diperlukan agar akses masyarakat dan distribusi barang tidak terus terganggu oleh persoalan penurunan badan jalan.(yrp)

Tags: AdpsbKelok 44Pemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bupati Solok Hadiri Grand Opening Solok Arena Mini Soccer

Berita Sesudah

Komisi III DPRD Sumbar Minta KDMP Jawab Krisis Pupuk dan Stabilkan Harga Panen

Berita Terkait

Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

Sabtu, 12/9/26 | 19:02 WIB

Padang, Scientia — Sebanyak 27 calon Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kota Padang telah menyelesaikan...

DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

Sabtu, 12/9/26 | 16:48 WIB

Padang, Scientia — Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Padang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak se-Kota Padang untuk memilih...

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Jumat, 11/9/26 | 20:49 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif meminta Pemerintah Kota Padang tidak setengah hati menata Pasar Bandar Buat,...

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Bawaslu Padang Awasi Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Bungus Teluk Kabung

Kamis, 10/9/26 | 14:50 WIB

Padang, Scientia — Akurasi data pemilih di Kota Padang masih menghadapi persoalan di tingkat kelurahan. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)...

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Kamis, 10/9/26 | 14:00 WIB

Padang, Scientia — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026 di enam...

Yusri Latif Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Pembangunan Masjid Quba

Yusri Latif Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Pembangunan Masjid Quba

Rabu, 09/9/26 | 22:26 WIB

Padang, Scientia — Pembangunan Masjid Quba di Kampuang Pinang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapat dukungan hibah sebesar...

Berita Sesudah
Komisi III DPRD Sumbar Minta KDMP Jawab Krisis Pupuk dan Stabilkan Harga Panen

Komisi III DPRD Sumbar Minta KDMP Jawab Krisis Pupuk dan Stabilkan Harga Panen

POPULER

  • DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

    DPC PKB Padang Gelar Musancab Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Musancab dan UKK DPAC PKB Padang Selesai, Yusri Latif: PKB Solusi Untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI dan Kecerdasan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026