Rabu, 16/9/26 | 13:06 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

PKB Padang Soroti Antrean BBM yang Picu Kemacetan, Minta SPBU Benahi Pelayanan

Selasa, 30/6/26 | 18:36 WIB

Padang, Scientia– Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif, menilai kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Padang bukan semata-mata disebabkan tingginya jumlah kendaraan. Menurut dia, antrean panjang kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) juga menjadi salah satu penyebab yang perlu segera dibenahi.

Yusri mengatakan antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan menunjukkan masih lemahnya pengelolaan pelayanan di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Antrean kendaraan sampai memakan badan jalan sudah menjadi pemandangan yang sering terjadi. Ini bukan hanya soal banyaknya kendaraan yang mengisi BBM, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana pelayanan di SPBU dijalankan,” kata Latif.

Menurut dia, salah satu persoalan yang terlihat di lapangan adalah minimnya petugas yang melayani pengisian BBM. Pada beberapa pompa, kata Latif, hanya satu orang operator yang bertugas, padahal secara teknis pelayanan dapat dilakukan oleh dua orang sehingga proses pengisian berlangsung lebih cepat.

BACAJUGA

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB
Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

“Kalau satu operator harus mengatur antrean, menerima pembayaran, sekaligus mengisi BBM, tentu pelayanan menjadi lambat. Padahal pada jam-jam sibuk seharusnya SPBU menambah personel agar antrean tidak terus memanjang,” ujarnya.

Ia menilai penambahan petugas merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap kelancaran pelayanan. Dengan waktu pelayanan yang lebih singkat, kendaraan tidak akan terlalu lama menunggu sehingga antrean dapat segera terurai.

Latif meminta pengelola SPBU melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan, terutama pada jam-jam dengan volume kendaraan yang tinggi. Ia juga mendorong adanya pengaturan antrean yang lebih baik agar kendaraan tidak meluber hingga ke jalan raya.

“Pelayanan harus menjadi prioritas. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan BBM justru menjadi penyebab kemacetan karena sistem pelayanan yang belum optimal,” katanya.

Selain pengelola SPBU, Latif juga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait melakukan pengawasan terhadap SPBU yang kerap menimbulkan antrean panjang. Menurut dia, evaluasi perlu dilakukan secara berkala agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.

Ia menegaskan kemacetan tidak bisa diselesaikan hanya melalui rekayasa lalu lintas atau pelebaran jalan. Perbaikan tata kelola pelayanan publik, termasuk di SPBU, juga harus menjadi bagian dari solusi.

“Kalau pelayanan di SPBU lebih cepat dan antrean bisa dikendalikan, dampaknya langsung terasa terhadap kelancaran lalu lintas. Ini membutuhkan komitmen semua pihak, bukan hanya pemerintah, tetapi juga pengelola SPBU,” ujar Latif.

Latif berharap setiap SPBU memiliki standar pelayanan yang mampu mengantisipasi lonjakan kendaraan pada jam sibuk. Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga membantu mengurangi titik-titik kemacetan yang selama ini menjadi keluhan warga Kota Padang.(yrp)

Tags: antrean BBM di Kota PadangYusri Latif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Yusri Latif Minta Pemko Padang Segera Atasi Titik-Titik Kemacetan

Berita Sesudah

Yusri Latif Desak Pemko Benahi Genangan di Batu Malin Kundang, Soroti Kinerja Dinas Pariwisata dan PUPR

Berita Terkait

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Setelah sepekan belajar dari rumah akibat kabut asap, ribuan siswa di Kabupaten Dharmasraya kembali masuk sekolah mulai...

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, telah menyalurkan 378.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan sejak 18...

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Selasa, 15/9/26 | 22:50 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang...

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) [foto : sci/yrp]

Update Terbaru 127 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Empat Masih Dirawat

Selasa, 15/9/26 | 22:13 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) Pariaman, Scientia —...

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Selasa, 15/9/26 | 09:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dua dekade lebih berdiri sebagai kabupaten otonom, Kabupaten Dharmasraya masih belum memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)....

Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

Selasa, 15/9/26 | 03:54 WIB

Berita Sesudah
Ketua fraksi PKB Ummat, Yusri Latif.[foto : ist]

Yusri Latif Desak Pemko Benahi Genangan di Batu Malin Kundang, Soroti Kinerja Dinas Pariwisata dan PUPR

POPULER

  • Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

    Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026