
Padang, Scientia——– – Ketua DPRD Padang Muharlion meminta, Wali Kota Padang Fadly Amran berkoordinasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), terkait jenis perlindungan yang cocok untuk relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB).
Asuransi ini juga, termasuk untuk petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang jadi ujung penanganan bencana di lapangan.
“Asuransi ini penting, karena ruang lingkup pekerjaan personel kebencanaan ini beresiko tinggi, sesuai jenis bencana yang terjadi,” tegasnya.
“Sebagai bentuk kehadiran negara pada setiap pekerjaan kebencanaan, memberikan perlindungan adalah sebuah keniscayaan. DPRD siap mendukung penganggaran asuransi bagi semua insan kebencanaan ini nantinya,” tegas Muharlion.
Hal itu disampaikan politisi PKS ini, merespon kegiatan Jambore KSB Kota Padang Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan ABG Lubuk Minturun tanggal 12-14 Juni 2026. Jambore ini diikuti sekitar 700 relawan KSB dari 11 kecamatan di Kota Padang.
Momentum Jambore KSB ini, selain jadi ajang silaturahmi, juga jadi arena peningkatan kapasitas serta penguatan sinergi antarrelawan, dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kota Padang.
Selama ini dalam melaksanakan kerelawanannya, terang Muharlion, pengetahuan personel KSB tentang dunia kebencanaan sangat minim.
Bahkan, prosedur terhadap keselamatan dirinya sendiri saat menangani bencana, juga tidak dipahami dengan utuh.
“Saya melihat, materi tentang kebencanaan yang diberikan para instruktur dan pelatih selama pelaksanaan Jambore, sangat penting diketahui dan dipahami para relawan.”
“Jambore KSB ini layak dilanjutkan dengan hasil akhir berupa berbagai jenjang keahlian tentang kebencanaan,” ungkap Muharlion.
Selain itu, Muharlion juga mendukung bantuan peralatan penanggulangan bencana dari Pemerintah Kota Padang bagi relawan Kelompok Siaga Bencana.
“Bantuan peralatan itu, selain akan memudahkan koordinasi, juga memberikan perlindungan pada relawan terhadap tugas-tugas kebencanaan yang dilaksanakan,” terangnya.
Diketahui, bantuan yang diserahkan Pemko Padang itu berupa 36 unit handy talky, 50 unit body harness, 36 unit chain saw, 51 unit helm vertical rescue, 53 stel life jacket, 14 unit pulley double, 50 unit senter standar safety dan 14 roll tali karmantel. (Ade)









