Kamis, 16/7/26 | 11:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Mentawai Punya 400 Titik Selancar, Mahyeldi Minta Resort dan Investasi Ditata Ulang

Rabu, 13/5/26 | 11:17 WIB

Padang, Scientia — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan pengembangan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai harus dibarengi dengan penataan investasi, legalitas usaha, dan perlindungan lingkungan. Pemerintah Provinsi Sumbar menilai potensi wisata kelas dunia yang dimiliki Mentawai belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal bagi daerah dan masyarakat setempat.

Pernyataan itu disampaikan Mahyeldi saat memimpin rapat pembahasan pengembangan strategis Kepulauan Mentawai di Istana Gubernuran, Selasa malam, 12 Mei 2026. Rapat dihadiri organisasi perangkat daerah, TNI AL, Balai Penataan Ruang Laut Padang, Loka Perikanan Budidaya Laut Pekanbaru, serta Asosiasi Resort Mentawai.

Rapat membahas berbagai isu strategis, mulai dari investasi resort, pemanfaatan ruang laut, konservasi kawasan pesisir, hingga upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Mentawai punya potensi yang sangat besar. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dimaksimalkan secara terarah,” kata Mahyeldi.

BACAJUGA

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Rabu, 15/7/26 | 22:01 WIB
Harga Sawit di Dharmasraya Mulai Membaik, TBS Tembus Rp3.912/Kg

Harga Sawit di Dharmasraya Mulai Membaik, TBS Tembus Rp3.912/Kg

Rabu, 15/7/26 | 21:49 WIB

Menurut Mahyeldi, Mentawai memiliki sekitar 400 titik selancar yang menjadi salah satu kawasan surfing terbanyak di dunia. Potensi tersebut dinilai mampu memperkuat posisi Mentawai sebagai destinasi wisata internasional jika dikelola secara berkelanjutan.

Selain wisata selancar, kawasan mangrove yang luas juga dinilai dapat dikembangkan menjadi wisata edukasi dan wisata bahari berbasis lingkungan.

“Hutan mangrove di sana juga luas. Itu bisa dikembangkan menjadi peluang usaha masyarakat, sekaligus menjaga ekosistem pantai dan menjadi tempat pemijahan ikan,” ujarnya.

Di sisi lain, Mahyeldi menyoroti pertumbuhan resort yang semakin pesat di Mentawai. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Sumbar, saat ini terdapat sekitar 223 resort yang beroperasi di wilayah tersebut.

Menurut dia, perkembangan industri pariwisata harus diikuti dengan kepastian legalitas usaha, pengawasan terhadap pemanfaatan ruang laut, serta peningkatan kontribusi terhadap PAD.

“Terdapat peluang besar untuk meningkatkan PAD dari pemanfaatan ruang laut dan aktivitas wisata di sekitar resort,” katanya.

Mahyeldi meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait segera menyinkronkan data, memvalidasi jumlah resort, serta menertibkan legalitas usaha pariwisata. Ia juga meminta pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam pengelolaan izin pemanfaatan kawasan laut diperjelas agar tidak terjadi tumpang tindih aturan.

“Pemanfaatan wilayah laut harus tetap memperhatikan keberlanjutan dan kepatuhan terhadap aturan zonasi wilayah pesisir,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Mahyeldi juga mendorong pengembangan kawasan konservasi laut sebagai destinasi wisata bahari yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Persoalan akses menuju Mentawai turut menjadi perhatian. Mahyeldi mendukung usulan penambahan panjang landasan pacu Bandara Mentawai agar dapat melayani pesawat berbadan lebih besar sehingga memudahkan akses wisatawan.

“Kalau akses semakin mudah, wisatawan mancanegara juga akan semakin banyak datang ke Mentawai,” katanya.

Ia menegaskan pembangunan sektor pariwisata tidak boleh hanya menguntungkan investor. Masyarakat lokal harus memperoleh manfaat melalui peningkatan kesempatan kerja dan pengembangan usaha berbasis budaya.

“Pariwisata Mentawai harus tetap mengedepankan budaya lokal sebagai daya tarik utama,” ujarnya.

Untuk mempercepat pelaksanaan program, Mahyeldi meminta dibentuk tim lintas organisasi perangkat daerah yang secara khusus menangani pengembangan strategis Mentawai.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Syefdinon mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah program pengembangan sektor kelautan di Mentawai, di antaranya pengelolaan kawasan konservasi terumbu karang, pembangunan kampung nelayan, pengembangan budidaya bioflok, serta integrasi kawasan mangrove sebagai destinasi wisata.

“Potensi kelautan Sumatera Barat sangat besar dan harus dikelola secara terintegrasi,” kata Syefdinon.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Resort Mentawai mengungkapkan masih banyak investasi di sektor pariwisata yang perlu ditertibkan. Menurut dia, sekitar 90 persen resort di Mentawai merupakan penanaman modal asing, namun sebagian menggunakan identitas lokal.

Ia menilai kondisi tersebut perlu diawasi sejak dini agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun kerugian bagi daerah, termasuk terkait kepatuhan terhadap aturan lingkungan.

“Kami khawatir daerah tidak mendapat manfaat apa-apa kalau tata kelolanya tidak dipersiapkan dengan baik sejak sekarang,” ujarnya.

Karena itu, asosiasi meminta Pemerintah Provinsi Sumbar melakukan audit lapangan serta penertiban terhadap resort yang tidak memenuhi ketentuan.

“Kami ingin pariwisata Mentawai maju, tapi maju yang bermartabat dan taat hukum,” katanya.(yrp)

Tags: AdpsbPemprov SumbarWisata Mentawai
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali Kota Padang Tegaskan Dirut PDAM Bekerja Secara Profesional

Berita Sesudah

FGD Penelitian Perempuan Pendendang Saluang, Perkuat Upaya Pelestarian Tradisi Minangkabau

Berita Terkait

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

Rabu, 15/7/26 | 22:01 WIB

Padang, Scientia – Keberadaan tiga bangunan yang berdiri di atas lahan yang dikuasai PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional...

Harga Sawit di Dharmasraya Mulai Membaik, TBS Tembus Rp3.912/Kg

Harga Sawit di Dharmasraya Mulai Membaik, TBS Tembus Rp3.912/Kg

Rabu, 15/7/26 | 21:49 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Kabar baik mulai dirasakan para petani kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa...

olahraga domino kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang mengedepankan kemampuan berpikir, strategi, konsentrasi, dan sportivitas.

Ketua Pengprov ORADO Sumbar Helmi Moesim ORADO Prospek di Pertandingkan pada Porprov Sumbar 2028.

Rabu, 15/7/26 | 20:53 WIB

olahraga domino kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang mengedepankan kemampuan berpikir, strategi, konsentrasi, dan sportivitas. Padang, Scientia------ Pengurus Provinsi...

Enam Perusahaan dan Pemkab Dharmasraya Sepakati Program CSR Infrastruktur Senilai Rp6,6 Miliar

Enam Perusahaan dan Pemkab Dharmasraya Sepakati Program CSR Infrastruktur Senilai Rp6,6 Miliar

Rabu, 15/7/26 | 18:39 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama enam perusahaan menyepakati kerja sama pembangunan infrastruktur melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)...

Wali Kota Padang Fadly Amran, meresmikan sekaligus menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) kepada penyintas bencana hidrometeorologi di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7).

Wali Kota Padang Resmikan dan Serahkan Lahan Kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) Pada Penyintas Bencana Hidrometeorologi.

Rabu, 15/7/26 | 15:54 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, meresmikan sekaligus menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) kepada penyintas bencana hidrometeorologi di...

Muharlion mengingatkan, banyak korban bullying memilih memendam penderitaan yang mereka alami.

Maraknya Kasus Perundungan di Sekolah Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Minta Dinas Pendidikan Terapkan Pendidikan Karakter

Rabu, 15/7/26 | 15:27 WIB

Muharlion mengingatkan, banyak korban bullying memilih memendam penderitaan yang mereka alami. Padang,  Scientia---------- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, menegaskan peristiwa...

Berita Sesudah
FGD Penelitian Perempuan Pendendang Saluang, Perkuat Upaya Pelestarian Tradisi Minangkabau

FGD Penelitian Perempuan Pendendang Saluang, Perkuat Upaya Pelestarian Tradisi Minangkabau

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat pertemuan lanjutan dengan Foshan Polytechnic, Selasa (7/7).

    Wali Kota Padang Kunjungi Fosan Polytechnic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Pengprov ORADO Sumbar Helmi Moesim ORADO Prospek di Pertandingkan pada Porprov Sumbar 2028.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026