Minggu, 30/8/26 | 14:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Guru di Dharmasraya Akui Belum Terima TPG dan THR 2026

Jumat, 27/3/26 | 17:53 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Seorang guru di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dharmasraya mengeluhkan belum diterimanya Tunjangan Profesi Guru (TPG) beserta Tunjangan Hari Raya (THR) yang bersumber dari TPG sejak awal tahun 2026.

Keluhan tersebut disampaikan oleh seorang guru yang enggan disebutkan namanya, Kamis (26/3/2026). Ia menyebutkan bahwa sejak Januari 2026, TPG maupun THR yang seharusnya diterima belum juga dicairkan.

“Sejak bulan Januari, TPG maupun THR-nya belum cair,” ungkapnya.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Guru tersebut menjelaskan, dirinya merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 yang seharusnya mulai menerima TPG perdana pada Januari 2026. Ia memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dilengkapi jauh hari sebelumnya.

“Kami lulusan PPG 2025 harusnya perdana menerima Januari 2026 dan semua persyaratan administrasi sudah kami lengkapi, termasuk SKMT yang sudah dicetak sejak tanggal 6 Maret,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pada 9 Maret 2026, seluruh ASN dan PPPK lulusan PPG 2025 telah menyelesaikan proses SKAKPT. Bahkan, SKAKPT untuk bulan Januari dan Februari telah terbit.

“Karena itu, seharusnya kami sudah menerima TPG sebelum 15 Maret,” tegasnya.

Ia juga mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 665 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pembayaran Tunjangan Profesi bagi Guru, Kepala, dan Pengawas Madrasah, yang menyebutkan bahwa pencairan TPG idealnya dilakukan sebelum tanggal 15 setiap bulan.

“Dalam keputusan tersebut tertuang bahwa TPG seharusnya dicairkan sebelum tanggal 15 tiap bulannya,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya melalui Kepala Seksi Pendidikan, Sarwono, memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut. Melalui pesan WhatsApp, ia menjelaskan bahwa hingga saat ini anggaran pembayaran TPG untuk PNS dan PPPK masih berada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemenag Dharmasraya dan jumlahnya belum mencukupi.

“Kawan-kawan dari keuangan sedang melakukan revisi anggaran. Insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa untuk guru Non-ASN, pembayaran TPG dilakukan oleh Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Sumatera Barat. Sementara bagi yang belum menerima TPG, salah satu penyebabnya adalah keterlambatan dalam pembuatan rekening.

Lebih lanjut, Sarwono menjelaskan bahwa proses pencairan THR memiliki prosedur tersendiri, yakni TPG harus dicairkan terlebih dahulu sebelum THR dapat dibayarkan.

“Kalau anggaran sudah tersedia, insyaallah semuanya akan dicairkan,” katanya.

Terkait ketentuan pencairan setiap tanggal 15, ia membenarkan hal tersebut berlaku dalam kondisi normal. Namun, pada awal semester terdapat tahapan tambahan seperti pengunggahan Surat Keputusan Beban Kerja (SKBK) yang menjadi salah satu syarat penerbitan pembayaran.

Baca Juga: Kemenag Dharmasraya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah 1447 H/2026 M

Dengan kondisi tersebut, para guru berharap agar proses revisi anggaran dapat segera rampung sehingga hak mereka dapat segera diterima. (tnl)

Tags: DharmasrayaPendidikan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tambahan TKD Sumbar Rp1,65 Triliun, Difokuskan untuk Pemulihan Pascabencana dan Layanan Publik

Berita Sesudah

Infrastruktur Jadi Prioritas, Pemkab Genjot Pembangunan Jalan di Sembilan Koto

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Infrastruktur Jadi Prioritas, Pemkab Genjot Pembangunan Jalan di Sembilan Koto

Infrastruktur Jadi Prioritas, Pemkab Genjot Pembangunan Jalan di Sembilan Koto

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026