
Kabupaten Solok, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Perikanan dan Pangan secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Ir. Syoufitri, M.M., mewakili Bupati Solok, pada Rabu (4/3/2026) di Kantor Dinas Perikanan dan Pangan, Jalan Raya Koto Baru.
Gerakan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan, sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga terjangkau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Kepala Perum Bulog Cabang Solok Hendra, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Solok, pelaku usaha, UMKM, serta masyarakat sebagai peserta GPM.
Dalam sambutannya, Ir. Syoufitri menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat di tengah potensi kenaikan harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Sinergi dan kolaborasi yang terbangun hari ini merupakan wujud semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan pangan. Kita ingin mewujudkan sistem pangan daerah yang tangguh, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui GPM, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas strategis lainnya disediakan dengan harga di bawah pasar. Keterlibatan Bulog, TTIC, pelaku usaha, serta UMKM menjadi bukti bahwa penguatan ketahanan pangan membutuhkan kerja sama lintas sektor.
Kegiatan ini juga mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Solok dalam menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga, khususnya selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat solidaritas antar elemen masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah dan perlindungan daya beli masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Solok Terima Bantuan Rp500 Juta dari Pemprov Sumbar untuk Penanganan Bencana
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. (*)
![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-120x86.jpg)

![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-350x250.jpg)






