Rabu, 22/7/26 | 06:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sekdaprov Sumbar Tegaskan Penertiban Lembah Anai Tak Boleh Mandek Pascabanjir

Senin, 16/2/26 | 21:09 WIB

Tanah Datar, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan penataan kawasan Lembah Anai tidak boleh berhenti di atas kertas. Pascabanjir hidrometeorologi yang menerjang kawasan itu pada akhir 2025, Pemprov memastikan seluruh kesepakatan pengosongan dan penertiban kawasan rawan segera ditindaklanjuti.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mengatakan komitmen tersebut ditegaskan kembali saat ia meninjau langsung kawasan sungai terdampak bencana di Lembah Anai, Senin (16/2/2026). Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut dari sejumlah rapat lintas instansi terkait penataan kawasan yang selama ini dinilai rawan bencana.

“Kita meninjau langsung lokasi terdampak banjir hidrometeorologi. Ini merupakan tindak lanjut dari beberapa kali rapat dan kesepakatan bersama para pihak,” kata Arry di lokasi.

Menurut Arry, berdasarkan berita acara tertanggal 22 Juli 2025, seluruh pihak telah menyepakati pengosongan kawasan yang masuk kategori rawan. Namun, sebelum langkah itu sepenuhnya tuntas, banjir kembali terjadi dan merusak sebagian bangunan di sekitar aliran sungai.

BACAJUGA

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi bencana.

Wali Kota Padang Menerima Tim Monitoring Kemendagri Tinjau Proses Rehab Rekon Pasca Bencana

Selasa, 21/7/26 | 11:59 WIB
Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan harus terus dihidupkan meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya mantan Wali Kota Padang tersebut.

Wawako Padang Maigus Nasir Hadiri Upacara Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 Tahun.

Minggu, 19/7/26 | 15:10 WIB

“Faktanya, bencana benar-benar terjadi dan sebagian bangunan di kawasan ini terdampak. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa aspek keselamatan tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Lembah Anai yang berstatus sebagai Taman Wisata Alam selama ini menjadi salah satu jalur utama penghubung Padang–Bukittinggi. Selain dikenal sebagai destinasi wisata, kawasan ini juga memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir dan longsor, terutama saat curah hujan meningkat.

Arry menegaskan, pemerintah tidak ingin kesepakatan yang telah dibuat hanya menjadi dokumen administratif tanpa realisasi di lapangan. Seluruh tahapan, mulai dari pengosongan kawasan rawan hingga penertiban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, harus dilaksanakan secara konsisten dan terkoordinasi.

Sebagai kawasan konservasi, penataan Lembah Anai melibatkan berbagai instansi, baik pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya. Pemprov Sumbar, kata Arry, terus melakukan koordinasi agar setiap langkah tetap sesuai aturan sekaligus mengutamakan keselamatan masyarakat.

Ia juga mengingatkan potensi lonjakan arus lalu lintas menjelang dan selama libur Lebaran. Peningkatan mobilitas di jalur Padang–Bukittinggi dikhawatirkan dapat menambah risiko jika kawasan rawan belum sepenuhnya tertib.

“Kita tidak ingin pada momen yang seharusnya membawa kebahagiaan justru terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan keselamatan masyarakat,” tutur Arry.

Untuk memperkuat langkah penataan, Pemprov Sumbar berencana kembali menggelar rapat konsolidasi dengan seluruh pihak terkait dalam waktu dekat. Rapat tersebut bertujuan memastikan komitmen bersama berjalan sesuai kesepakatan yang telah dibuat.

Pemprov berharap seluruh tahapan penataan kawasan Lembah Anai dapat segera dituntaskan. Dengan begitu, kawasan wisata sekaligus jalur vital tersebut bisa lebih tertib, aman, dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di sekitarnya.(yrp)

Tags: AdpsbBatang AnaiPemrov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sistem One Way Padang–Bukittinggi Dibatalkan saat Lebaran

Berita Sesudah

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Berita Terkait

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi bencana.

Wali Kota Padang Menerima Tim Monitoring Kemendagri Tinjau Proses Rehab Rekon Pasca Bencana

Selasa, 21/7/26 | 11:59 WIB

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi...

Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan harus terus dihidupkan meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya mantan Wali Kota Padang tersebut.

Wawako Padang Maigus Nasir Hadiri Upacara Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 Tahun.

Minggu, 19/7/26 | 15:10 WIB

Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan harus terus dihidupkan meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya mantan Wali Kota...

Wawako Padang Maigus Nasir saat menerima Laporan Ranperda APBD perubahan tahun anggaran 2026 menjadi Perda

Wawako Padang Maigus Nasir Apresiasi Sidang Paripurna Ranperda APBD perubahan Tahun 2026 Menjadi Perda

Minggu, 19/7/26 | 15:01 WIB

Wawako Padang Maigus Nasir saat menerima Laporan Ranperda APBD perubahan tahun anggaran 2026 menjadi Perda Padang, Scientia---- Wakil Wali Kota...

DPRD Kota Padang Sahkan  Ranperda APBD  Perubahan Tahun 2026 Menjadi Perda

DPRD Kota Padang Sahkan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 Menjadi Perda

Minggu, 19/7/26 | 14:46 WIB

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menerima laporan Ranperda APBD perubahan tahun anggaran 2026 PADANG, Scientia----DPRD Kota Padang menyetujui, Rancangan Peraturan...

Polres Dharmasraya Perkuat Sinergi CJS Hadapi KUHAP Baru

Polres Dharmasraya Perkuat Sinergi CJS Hadapi KUHAP Baru

Sabtu, 18/7/26 | 06:48 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Polres Dharmasraya menggelar kegiatan Sinergi dan Harmonisasi Criminal Justice System (CJS) Kabupaten Dharmasraya dengan mengusung tema "Mewujudkan...

57 Perkara Berhasil Dituntaskan, Kinerja Polres Dharmasraya Tuai Apresiasi

57 Perkara Berhasil Dituntaskan, Kinerja Polres Dharmasraya Tuai Apresiasi

Jumat, 17/7/26 | 22:33 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Polres Dharmasraya mencatatkan kinerja positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sepanjang Juni hingga pertengahan Juli...

Berita Sesudah
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026