Senin, 13/7/26 | 14:01 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

APBN Rp83 Miliar Masuk, Sumbar Gaspol Hilirisasi Sawit di Teluk Tapang

Sabtu, 14/2/26 | 20:40 WIB

Pasaman Barat, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai menancapkan ambisi besar di pesisir Pasaman Barat. Kawasan Pelabuhan Teluk Tapang disiapkan menjadi pusat industri pengolahan atau hilirisasi sawit. Ambisi itu disokong Pemerintah pusat yang menggelontorkan Rp83 miliar dari APBN melalui Kementerian Perhubungan untuk pengembangan awal kawasan tersebut.

Suntikan dana itu menjadi sinyal kuat bahwa Teluk Tapang masuk radar proyek strategis daerah. Namun, proyek ini belum sepenuhnya mulus, karena status kawasan hutan di area pengembangan masih harus diturunkan sebelum pembangunan bisa digenjot.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan proses penurunan status kawasan hutan tengah berjalan. “Tahun ini ada Rp83 miliar dana dari Kementerian Perhubungan yang masuk. Sekarang kita juga sedang menurunkan status kawasan hutan yang ada di sini, alhamdulillah prosesnya sedang berjalan,” ujar Mahyeldi saat meninjau Dermaga Pelabuhan Teluk Tapang, Jumat (13/2).

Menurut Mahyeldi, total lahan yang disiapkan untuk pengembangan mencapai sekitar 168 hektare. Kawasan itu dirancang sebagai sentra industri berbasis sawit yang terintegrasi dengan pelabuhan. Pemerintah provinsi mengklaim proyek ini dikerjakan secara sinergis bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

BACAJUGA

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7)

Wawako Padang Serahkan Kunci Rumah Hunian Tetap Mandiri di Kampung Tanjung Kuranji

Sabtu, 11/7/26 | 04:13 WIB
Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjadikan, Blue Ocean Minang Run (BOMRun) 2026 sebagai acara utama (main event) Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Pemko Padang Andalkan BOMRun 2026 untuk Perkuat Sport Tourism dan Kejar Kota Gastronomi UNESCO

Sabtu, 11/7/26 | 03:59 WIB

“Mudah-mudahan ini berjalan sesuai rencana sehingga lebih kurang 168 hektare itu bisa kita bangun,” katanya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi komoditas unggulan daerah. Pasaman Barat selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung sawit utama di Sumatera Barat. Namun, selama bertahun-tahun, komoditas itu lebih banyak dijual dalam bentuk mentah tanpa nilai tambah signifikan.

Mahyeldi menegaskan, hilirisasi menjadi kunci agar daerah tidak hanya menjadi pemasok bahan baku. “Sawit memiliki banyak turunan yang bisa dikembangkan melalui hilirisasi. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah,” ujarnya.

Produk turunan sawit, menurut dia, sangat beragam, mulai dari biodiesel hingga avtur dan berbagai produk oleokimia lainnya. Jika industri pengolahan berdiri di Teluk Tapang, rantai pasok akan memendek dan biaya distribusi bisa ditekan karena langsung terhubung dengan pelabuhan.

Menariknya, meski pembangunan kawasan belum sepenuhnya rampung, minat investor disebut mulai berdatangan. Mahyeldi mengungkapkan ada investor yang sudah menanyakan ketersediaan lahan hingga 100 hektare untuk berinvestasi.

“Ada investor yang bertanya dan meminta disediakan lahan sekitar 100 hektare untuk berinvestasi di sini. Sentimen positif tersebut menambah optimisme kita terhadap masa depan Teluk Tapang,” katanya.

Dukungan APBN dan sinyal ketertarikan investor menjadi modal awal. Namun, proyek ini tetap bergantung pada percepatan penurunan status kawasan hutan serta kepastian regulasi tata ruang. Tanpa itu, rencana besar hilirisasi bisa tersendat di meja birokrasi.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Teluk Tapang berpotensi menjadi simpul baru industri berbasis sawit di pantai barat Sumatera. Pemerintah daerah berharap pengembangan ini bukan hanya memperkuat fungsi pelabuhan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, dan mengubah wajah Pasaman Barat dari sekadar penghasil bahan mentah menjadi pusat industri bernilai tambah.(yrp)

Tags: AdpsbHilirisasi SawitPelabuhan Teluk TapangPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Firdaus Raih Gelar Doktor Unand, Soroti Tanggung Jawab Negara dalam JKN

Berita Sesudah

Hilirisasi Sawit Teluk Tapang Didukung Pembangunan Infrastruktur

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7)

Wawako Padang Serahkan Kunci Rumah Hunian Tetap Mandiri di Kampung Tanjung Kuranji

Sabtu, 11/7/26 | 04:13 WIB

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Tanjung,...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjadikan, Blue Ocean Minang Run (BOMRun) 2026 sebagai acara utama (main event) Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Pemko Padang Andalkan BOMRun 2026 untuk Perkuat Sport Tourism dan Kejar Kota Gastronomi UNESCO

Sabtu, 11/7/26 | 03:59 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjadikan, Blue Ocean Minang Run (BOMRun) 2026 sebagai acara utama (main event) Hari Jadi Kota (HJK)...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa (PBJ), sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Pemko Padang Perkuat Tata Kelola PBJ, Fokus Mitigasi Risiko Pengadaan

Sabtu, 11/7/26 | 03:49 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa (PBJ), sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat pelayanan kesehatan yang inklusif, dengan memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses layanan medis yang aman dan berkualitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Khitan Massal Disabilitas 2026 yang digelar di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah, Kamis (9/7).

Pemko Padang dan Mitra Hadirkan Khitan Aman bagi Anak Penyandang Disabilitas

Sabtu, 11/7/26 | 03:41 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat pelayanan kesehatan yang inklusif, dengan memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses layanan medis yang aman...

Laka Lantas di Dharmasraya, Mahasiswa Undhari Meninggal Dunia

Laka Lantas di Dharmasraya, Mahasiswa Undhari Meninggal Dunia

Jumat, 10/7/26 | 06:28 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk Hino Tronton Los Bak dan sepeda motor...

Truk Senggol Motor, Dua Mahasiswa Undhari Dharmasraya Jalani Perawatan

Truk Senggol Motor, Dua Mahasiswa Undhari Dharmasraya Jalani Perawatan

Kamis, 09/7/26 | 23:32 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk Hino Tronton Los Bak dan sepeda motor...

Berita Sesudah
Hilirisasi Sawit Teluk Tapang Didukung Pembangunan Infrastruktur

Hilirisasi Sawit Teluk Tapang Didukung Pembangunan Infrastruktur

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat pertemuan lanjutan dengan Foshan Polytechnic, Selasa (7/7).

    Wali Kota Padang Kunjungi Fosan Polytechnic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Macam Rasa di dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teknologi Digital Mengubah Cara Berbelanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantra Dunia Bocah, Analisis Stilistika Cerita “Ciku Si Penyihir Cilik”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026