Rabu, 16/9/26 | 03:19 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Solok Koordinasi dengan BPBD Sumbar

Kamis, 29/1/26 | 07:41 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id – Memasuki fase pemulihan pascabencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Solok memfokuskan langkah pada penguatan aspek teknis dan administrasi bantuan. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan BPBD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (28/01/2026), di Kantor BPBD Sumbar.

Koordinasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., mewakili Bupati Solok, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul, S.Sos., beserta jajaran. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Dr. Erasukma Munaf, S.T., M.M., bersama Sekretaris BPBD Sumbar Ilham Wahab.

Wakil Bupati Solok menjelaskan, pertemuan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh proses bantuan pascabencana berjalan sesuai ketentuan, terutama terkait pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak.

BACAJUGA

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB
Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Selasa, 15/9/26 | 22:50 WIB

“Setelah masa tanggap darurat, tantangan utama bukan lagi bantuan darurat, tetapi bagaimana memastikan pemulihan berjalan terencana dan sesuai aturan. Banyak hal teknis yang kami bahas, khususnya terkait data, angka, serta petunjuk teknis yang diminta pemerintah pusat,” ujar Wabup.

Ia menegaskan, validitas dan ketepatan data menjadi faktor krusial agar pengajuan bantuan tidak terhambat di tingkat pusat. Oleh karena itu, koordinasi dengan pemerintah provinsi dinilai strategis untuk menyamakan persepsi dan langkah, terlebih data pengusulan bantuan daerah terdampak akan segera ditindaklanjuti oleh Bappenas.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Erasukma Munaf menyampaikan bahwa pembahasan tidak hanya mencakup pembangunan huntap, tetapi juga rencana bantuan rumah ibadah terdampak, pembangunan jembatan gantung, serta kebutuhan infrastruktur penunjang lainnya.

Ia juga menyoroti respons cepat pemerintah pusat dalam penanganan bencana di Sumatera Barat, yang menurutnya tidak terlepas dari solidnya komunikasi antara pimpinan daerah, Forkopimda, serta dukungan masyarakat baik di ranah maupun rantau.

“Koordinasi dan kebersamaan menjadi kekuatan kita di Sumatera Barat. Inilah yang membuat proses penanganan bencana dan respons pemerintah pusat berjalan lebih cepat, karena laporan dan komunikasi tersampaikan dengan baik,” kata Erasukma.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayah terdampak, khususnya dalam menyiapkan data teknis serta proposal bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi. “Sinkronisasi antar OPD mutlak diperlukan agar proses rehab dan rekon berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul menegaskan bahwa koordinasi ini menjadi pijakan awal dalam menindaklanjuti pengajuan rehabilitasi dan rekonstruksi ke BNPB, sekaligus memastikan daerah memahami mekanisme teknis penerimaan bantuan.

“Kami ingin seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Solok Perkuat Pengelolaan TPA, Dorong Sistem Sampah yang Berkelanjutan

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam fase pascabencana. Tidak hanya untuk mempercepat penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan pemulihan berjalan berkelanjutan dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. (*)

Tags: Kabupaten SolokPemkab Solok
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemko Padang Komitmen Pulihkan Infrastruktur Pengairan Pascabencana

Berita Sesudah

Air Cucian Beras untuk Perawatan Wajah, Benarkah Bermanfaat?

Berita Terkait

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, telah menyalurkan 378.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan sejak 18...

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Selasa, 15/9/26 | 22:50 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang...

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) [foto : sci/yrp]

Update Terbaru 127 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Empat Masih Dirawat

Selasa, 15/9/26 | 22:13 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) Pariaman, Scientia —...

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Selasa, 15/9/26 | 09:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dua dekade lebih berdiri sebagai kabupaten otonom, Kabupaten Dharmasraya masih belum memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)....

Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

Selasa, 15/9/26 | 03:54 WIB

Nagari Sungai Kambut Dharmasraya Raih Peringkat II Terbaik Penanganan Stunting Sumbar 2026

Nagari Sungai Kambut Dharmasraya Raih Peringkat II Terbaik Penanganan Stunting Sumbar 2026

Senin, 14/9/26 | 18:18 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Prestasi membanggakan ditorehkan Pemerintah Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Nagari tersebut berhasil meraih peringkat...

Berita Sesudah
Air Cucian Beras untuk Perawatan Wajah, Benarkah Bermanfaat?

Air Cucian Beras untuk Perawatan Wajah, Benarkah Bermanfaat?

POPULER

  • Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

    Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026