Minggu, 30/8/26 | 18:34 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Korban Bencana di Sumbar Terus Bertambah: 98 Meninggal dan 93 Hilang

Sabtu, 29/11/25 | 22:50 WIB

Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf,[foto : ist]
Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf,[foto : ist]
Padang, Scientia – Jumlah korban akibat bencana banjir, tanah longsor, dan galodo di Sumatera Barat kembali bertambah. Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf, menyebutkan bahwa hingga Sabtu malam (29/11) jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 98 orang, sementara 93 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Selain itu, terdapat 17 orang luka-luka yang kini tengah mendapatkan penanganan.

“Data masih bergerak,” ujar Era Sukma Munaf kepada media.

Bencana yang terjadi hampir merata di sejumlah kabupaten dan kota ini juga berdampak besar pada kehidupan masyarakat. Tercatat 29.536 warga terdampak langsung, sementara jumlah pengungsi melonjak hingga 79.536 orang, tersebar di berbagai titik pengungsian.

Kerusakan infrastruktur dan pemukiman pun sangat signifikan. Data BPBD Sumbar menunjukkan, tersapat 1.010 unit rumah rusak ringan, 556 unit rusak sedang dan 232 unit rusak berat.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Selain itu, sejumlah fasilitas publik seperti 11 rumah ibadah, 4 fasilitas kesehatan, serta jalan, jembatan, dan lahan pertanian turut mengalami kerusakan.

Era Sukma mengungkapkan bahwa hingga malam ini, beberapa wilayah masih terputus aksesnya. Dua kecamatan di Kabupaten Agam, yakni Palembayan dan Malalak, menjadi kawasan yang paling sulit dijangkau atau terisolir.

Akses darat yang terputus membuat distribusi bantuan logistik tidak bisa dilakukan seperti biasa. BPBD Sumbar akhirnya mengerahkan jalur udara melalui helikopter untuk memastikan bantuan tetap tersalurkan ke titik-titik yang terisolasi.

“Beberapa titik jalan dan jembatan yang terputus sudah dilakukan pengerjaan oleh PUPR. Semoga bisa cepat selesai,” ucapnya.

BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, dan berbagai unsur lainnya terus mempercepat pembukaan akses jalan, pencarian korban hilang, serta penyaluran logistik bagi pengungsi. Pemerintah provinsi juga tengah memperkuat koordinasi dengan kabupaten/kota untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.(yrp)

Tags: Data korban bencana di SumbarEra Sukma Munaf
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

Berita Sesudah

Reses Hangat di Lubuk Layang: Donizar Tegaskan Politik Tanpa Uang dan Komitmen pada Suara Rakyat

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Reses Hangat di Lubuk Layang: Donizar Tegaskan Politik Tanpa Uang dan Komitmen pada Suara Rakyat

Reses Hangat di Lubuk Layang: Donizar Tegaskan Politik Tanpa Uang dan Komitmen pada Suara Rakyat

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026