Rabu, 24/6/26 | 09:10 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Angka SILPA Rp145 Miliar Bukan Riil, Pemkab Dharmasraya: Itu Proyeksi untuk Keseimbangan APBD

Senin, 24/11/25 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Darisman meluruskan pemberitaan sejumlah media terkait angka perkiraan SILPA Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp145 Miliar yang muncul dalam pembahasan RAPBD 2026.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra itu menegaskan bahwa angka Rp145 miliar tersebut bukan SILPA riil, melainkan perkiraan teknis yang dalam dokumen telah dinyatakan tidak mungkin tercapai. Pencantuman SILPA dimaksudkan untuk memenuhi prinsip keberimbangan anggaran, karena pada poin sebelumnya dibahas mengenai rancangan belanja tahun 2026 yang melebihi pendapatan daerah (yang terdiri atas dana transfer pusat dan PAD). Dengan SILPA yang tidak mungkin tercapai, maka tentu diperlukan rasionalisasi atas RAPBD 2026 pada asistensi mendatang.

Penjelasan tersebut mengacu pada bagian penerimaan pembiayaan dalam Nota Pengantar RAPBD 2026 yang bersifat proyeksi awal, bukan angka riil yang sudah terjadi. Proyeksi itu dicantumkan sebagai bagian dari “keseimbangan anggaran” sebagaimana disyaratkan bahwa struktur APBD harus memenuhi unsur pembiayaan, meskipun nilai SILPA tersebut akhirnya harus dirasionalisasi kembali dalam pembahasan.

BACAJUGA

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Selasa, 23/6/26 | 18:35 WIB
Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Selasa, 23/6/26 | 17:46 WIB

Dirinya menyebut hal tersebut bukan merupakan anomali dalam penyusunan anggaran. Praktik ini telah dilakukan dari tahun ke tahun, dan semestinya sudah dipahami dengan baik oleh eksekutif maupun legislatif. Hal tersebut-pun sudah dijelaskan pada naskah jawaban atas pandangan fraksi-fraksi yang disampaikan langsung oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani pada Jum’at (21/11/2025).

Kepala Dinas Kominfo itu menilai, kesalahpahaman terjadi karena dokumen tersebut dikutip secara tidak utuh. Beberapa media bahkan menyiarkan informasi tanpa meminta klarifikasi terlebih dahulu kepada Pemkab Dharmasraya.

“Kami tentu menghargai peran media, tetapi akan jauh lebih baik jika dikonfirmasi dahulu. Tidak ada masalah dengan perdebatan, hanya saja informasi harus utuh agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat,” tegasnya.

Adapun naskah asli yang disampaikan Penjabat Sekda atas nama Bupati dalam Nota Pengantar APBD 2026 pada tanggal 19 November lalu berbunyi: “Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp145.109.567.932,95 merupakan perkiraan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 yang tidak memungkinkan tercapai. Untuk itu, perlu dicarikan solusi secara bersama-sama dalam pembahasan di tingkat Komisi DPRD dengan TAPD bersama OPD, dengan harapan terciptanya APBD yang sehat.”

Lebih jauh, Darisman menjelaskan bahwa penyajian angka tersebut mengikuti ketentuan teknis penyusunan APBD yang mensyaratkan keseimbangan antara pendapatan dan belanja, sehingga perkiraan SILPA dicantumkan sebagai variabel pembiayaan sementara yang wajib dibahas kembali. Dengan demikian, pencantuman angka bukan merupakan target SILPA yang ingin dicapai.

“Dokumen ini mengajak DPRD untuk duduk bersama mencari penyelesaian. Kalau dibaca hanya angkanya, tentu seolah-olah pemerintah menargetkan SILPA, padahal kami menuliskan secara jelas bahwa angka tersebut tidak mungkin tercapai,” katanya.

Selain itu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026 menghadapi tantangan serius setelah Pemerintah Pusat melakukan pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sekitar 20 hingga 25 persen. Pemangkasan ini menyebabkan ruang fiskal daerah menyempit drastis, sehingga hanya tersisa sekitar 2,2 persen dari total APBD untuk kegiatan pembangunan produktif.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian orientasi anggaran. Oleh karena itu meski belanja pegawai di atas 50 persen dari total anggaran, kondisi ini bukan akibat pembengkakan beban ASN, melainkan dampak dari menurunnya pendapatan daerah yang membuat komposisi belanja wajib tampak dominan. Sehingga secara persentase kelihatan lebih besar, padahal jumlah anggarannya tidak berbeda jauh dari tahun 2025.

Serapan Dharmasraya Justru Salah Satu yang Tertinggi di Indonesia

Menanggapi narasi bahwa Pemkab diduga sengaja membiarkan anggaran tidak terserap, Yefrinaldi menegaskan bahwa data resmi Kementerian Dalam Negeri per 14 November 2025 menunjukkan fakta berbeda. Pemkab Dharmasraya menempati peringkat ke-14 dari 20 kabupaten dengan serapan anggaran tertinggi di Indonesia.

“Kalau pemerintah ingin menumpuk SILPA, pasti serapan rendah. Faktanya kita termasuk yang terbaik di Indonesia. Artinya kita bekerja menjalankan program, bukan menahan belanja,” jelasnya.

Yefrinaldi menegaskan bahwa SILPA riil hanya dapat diketahui setelah tutup tahun anggaran pada 31 Desember 2025. Karena itu, Pemkab mengajak DPRD tetap fokus menyehatkan struktur APBD 2026 dan memastikan belanja berdampak pada masyarakat.

Baca Juga: Soroti Belanja Pegawai dan SILPA, Fraksi PKB Dharmasraya Sampaikan Enam Poin Pandangan atas Ranperda APBD 2026

“Klarifikasi ini kami sampaikan untuk memperjelas informasi publik. APBD ini milik rakyat, dan harus disusun realistis, sehat, serta bermanfaat bagi masyarakat Dharmasraya,” pungkasnya. (*)

Tags: DharmasrayaPemkab Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Gubernur Mahyeldi Minta Warga Sumbar Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

Berita Sesudah

Zuldafri Darma Dorong UMKM Tanah Datar Naik Kelas Lewat Bimtek Entrepreneur

Berita Terkait

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Selasa, 23/6/26 | 18:35 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Dharmasraya atas upaya penyelesaian konflik antara...

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Selasa, 23/6/26 | 17:46 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyerahkan bantuan paket permakanan tahap II Ibu hamil dan ibu menyusui di...

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

Senin, 22/6/26 | 20:18 WIB

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi...

Kelompok Tani di Nagari Sitiung Terima Bantuan Alsintan

Kelompok Tani di Nagari Sitiung Terima Bantuan Alsintan

Senin, 22/6/26 | 15:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Komitmen tersebut...

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Sabtu, 20/6/26 | 15:57 WIB

Padang, Scientia – Kondisi objek wisata Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Kota Padang, sangat memprihatinkan. Setiap kali hujan...

Rico Alviano: Perempuan Bangsa Sumbar Harus Berperan di Politik dan Masyarakat

Rico Alviano: Perempuan Bangsa Sumbar Harus Berperan di Politik dan Masyarakat

Sabtu, 20/6/26 | 15:30 WIB

Padang, Scientia – Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rico Alviano, optimistis Perempuan Bangsa Sumatera Barat akan semakin...

Berita Sesudah
Zuldafri Darma Dorong UMKM Tanah Datar Naik Kelas Lewat Bimtek Entrepreneur

Zuldafri Darma Dorong UMKM Tanah Datar Naik Kelas Lewat Bimtek Entrepreneur

POPULER

  • DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026