![Anggota DPRD Padang, Yusri Latif saat mengikuti donor darah.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250909_154017-1536x972-1.jpg)
Kepala Markas PMI Kota Padang, Rika Medi, menyampaikan bahwa Padang menjadi pusat penggalangan darah di Sumatera Barat karena banyak pasien dari daerah lain, bahkan hingga Jambi dan Bengkulu, dirujuk berobat ke Padang.
“Kebutuhan darah di Padang setiap hari sekitar 200 kantong, sementara pendonor sukarela baru 100 orang. Jadi stok kita masih kurang. Karena itu kegiatan donor seperti ini akan terus kita gencarkan,” jelas Rika.
Menariknya, kegiatan kali ini mendapat dukungan langsung dari Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. Ia menyiapkan paket sembako berupa minyak goreng dan gula bagi 50 pendonor pertama. Dukungan ini diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk berdonor.
“Setetes darah bisa menyelamatkan banyak nyawa. Itu sebabnya saya sangat mendukung program kemanusiaan PMI,” kata Yusri Latif yang juga Ketua DPC PKB Kota Padang.
Selain soal donor darah, Yusri juga menyerap aspirasi masyarakat di Kecamatan Pauh sebagai bagian dari reses masa sidang I DPRD Padang tahun 2025/2026. Ia menegaskan aspirasi warga terkait infrastruktur dan kegiatan sosial akan diperjuangkan melalui dana pokok pikiran (pokir) DPRD, atau bahkan melalui koordinasi dengan pemerintah kota hingga DPR RI.
Kegiatan donor darah ini juga menghadirkan dokter spesialis dari RSUP M. Djamil Padang yang memberikan edukasi kesehatan, khususnya bagi warga usia lanjut. Camat Pauh, T. Masfetrin, turut memberikan perhatian dan apresiasi terhadap kegiatan yang menyatukan aspek kesehatan, sosial, dan kepedulian masyarakat ini.(yrp)








![Pemko Padang.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250909-WA0008-75x75.jpg)