Senin, 31/8/26 | 10:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Bukan Sekadar Padamkan Api: Wakil Ketua Komisi IV Soroti Beratnya Tugas Penanganan Karhutla di Riau

Selasa, 29/7/25 | 20:47 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]
Jakarta, Scientia — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap para petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di Provinsi Riau. Ia menegaskan bahwa tugas memadamkan api di tengah hutan bukanlah hal sepele, seperti memadamkan api unggun dalam perkemahan.

“Lokasi Karhutla biasanya berada di daerah terpencil, sulit dijangkau, dan peralatan pemadam yang harus dipanggul sambil berjalan kaki menjadi tantangan berat bagi tim di lapangan,” ujar Alex dalam pernyataan tertulis. Selasa (29/7)

Pernyataan ini ia sampaikan menanggapi laporan 16 titik panas yang terdeteksi di Riau pada Senin malam (28/7/2025), berdasarkan pemantauan BMKG. Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan tercatat memiliki titik panas terbanyak, masing-masing empat titik. Disusul Kampar dan Kepulauan Meranti dengan dua titik, serta beberapa titik lainnya di Indragiri Hulu, Siak, dan Rokan Hilir.

Secara keseluruhan, Pulau Sumatera mencatat 53 titik panas, dengan penyebaran terbanyak setelah Riau berada di Jambi dan Bangka Belitung (masing-masing 11 titik), Aceh (5), Sumbar dan Sumut (3), Lampung (2), serta Bengkulu dan Sumsel (masing-masing 1).

BACAJUGA

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Senin, 31/8/26 | 10:00 WIB
Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Minggu, 30/8/26 | 19:06 WIB

Satgas Karhutla Provinsi Riau mencatat, sejak awal Juli 2025 terdapat 586 titik panas. Hingga 25 Juli, api telah berhasil dipadamkan di lahan seluas 1.156 hektare. Upaya ini dilakukan secara gabungan melalui pemadaman darat dan udara. Tak hanya mengandalkan personel, sebanyak 3,9 juta liter air disiramkan melalui helikopter water bombing, serta 21 ton garam disebarkan ke awan guna menciptakan hujan buatan.

“Semua pihak harus menghargai pengorbanan para petugas seperti Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, dan relawan yang bekerja siang malam, kadang menumpang sampan, naik motor, bahkan jalan kaki berjam-jam sambil mengangkat peralatan berat,” lanjut Alex.

Untuk wilayah Sumatera, penanganan Karhutla dipimpin oleh Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatera yang membawahi 10 provinsi. Saat ini, Dalkarhut memiliki sekitar 956 personel Manggala Agni, sebagian besar berstatus honorer dan PPPK. Namun menurut Alex, kemampuan tim ini perlu diperkuat dengan fasilitas yang memadai.

“Sudah saatnya Dalkarhut dibekali helikopter untuk mengangkut orang dan logistik agar pemadaman bisa lebih cepat dan efisien,” tegasnya.

Alex juga mengapresiasi langkah hukum Polda Riau yang telah menetapkan 51 tersangka pelaku pembakaran lahan hingga akhir Juli 2025. Ia berharap penegakan hukum tetap berpihak pada keadilan.

“Aparat penegak hukum harus ingat, ada petugas negara yang bertaruh nyawa di lapangan. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian tanpa dukungan hukum yang kuat,” pungkasnya.(yrp)

Tags: Alex Indra LukmanKarhutla RiauWakil Ketua Komisi IV DPR RI
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Donizar: Generasi Muda Sumbar Makin Krisis Moral

Berita Sesudah

Polisi Tindak Tegas Tambang Emas Ilegal di Sungai Batanghari, Satu Rakit Dibakar

Berita Terkait

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Senin, 31/8/26 | 10:00 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemilihan Sekretaris Daerah Kabupaten Solok bukan semata-mata tentang siapa yang paling tinggi pangkatnya, paling panjang pengalaman...

Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Minggu, 30/8/26 | 19:06 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, menyepakati pembentukan Lubuak Larangan di aliran Muaro Batang Banai hingga...

Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Sabtu, 29/8/26 | 21:17 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Dugaan pencemaran Sungai Koto Balai oleh limbah pabrik kelapa sawit kembali terungkap. Kali ini, limbah yang diduga...

Dugaan Limbah Pabrik Sawit Cemari Batang Siat, DLH Sumbar Turun ke Lokasi

Dugaan Limbah Pabrik Sawit Cemari Batang Siat, DLH Sumbar Turun ke Lokasi

Sabtu, 29/8/26 | 19:17 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat menurunkan tim untuk melakukan pengawasan dan verifikasi atas dugaan pencemaran...

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Berita Sesudah
Rakit tambang emas ilegal yang dibakar Polsek Sitiung Koto Agung.[foto : ist]

Polisi Tindak Tegas Tambang Emas Ilegal di Sungai Batanghari, Satu Rakit Dibakar

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu Kota Nusantara (IKN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026