Senin, 31/8/26 | 11:41 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Dugaan Limbah Pabrik Sawit Cemari Batang Siat, DLH Sumbar Turun ke Lokasi

Sabtu, 29/8/26 | 19:17 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat menurunkan tim untuk melakukan pengawasan dan verifikasi atas dugaan pencemaran Sungai Batang Siat di Kabupaten Dharmasraya. Hal itu disampaikan Plt Kepala DLH Kabupaten Dharmasraya Novandri Rismi, S.STP, M.M, Sabtu (29/8/2026).

Pengaduan disampaikan warga Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak, pada 13 Agustus 2026 melalui WhatsApp dan pemberitaan media daring. Warga melaporkan air Sungai Batang Siat berubah menjadi kehitaman sekitar pukul 07.37 WIB, yang diduga berkaitan dengan limbah aktivitas pabrik pengolahan kelapa sawit.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim DLH Kabupaten Dharmasraya melakukan verifikasi lapangan pada 13 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat pemeriksaan, air sungai telah kembali keruh kecokelatan seperti semula.

BACAJUGA

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Senin, 31/8/26 | 10:00 WIB
Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Minggu, 30/8/26 | 19:06 WIB

“Karena saat tim kami turun kondisi air sudah kembali keruh kecokelatan, kami kemudian meminta DLH Provinsi melakukan verifikasi lebih lanjut secara bersama-sama,” ujar Novandri.

Tim DLH Provinsi Sumatera Barat bersama peralatan laboratorium tiba di Pulau Punjung pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB dan dijadwalkan turun ke lokasi pada Minggu (30/8/2026).

Pemeriksaan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing serta prosedur dan ketentuan pengawasan lingkungan yang berlaku. Pemeriksaan pemenuhan Persetujuan Teknis menjadi kewenangan instansi penerbit dokumen tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan.

“Persetujuan Teknis terkait kegiatan tersebut berada dalam kewenangan pemerintah provinsi, sehingga pemeriksaan terhadap pemenuhan kewajiban yang tercantum dalam dokumen itu akan dilakukan sesuai kewenangan DLH Provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, karena lokasi kegiatan berada di wilayah Kabupaten Dharmasraya, Pemkab melalui DLH tetap melakukan pengawasan, menindaklanjuti pengaduan masyarakat, dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi.

“Pemkab tetap melakukan pengawasan di wilayah kita. Apabila ditemukan indikasi atau dugaan pencemaran, tentu kami tindak lanjuti, berkoordinasi, serta melaporkannya kepada instansi yang memiliki kewenangan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Novandri menegaskan, verifikasi tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan bahwa pencemaran telah terjadi, melainkan untuk memperoleh fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Apakah benar terjadi pencemaran atau tidak, tentu harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengujian sesuai prosedur,” katanya.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat bahwa kondisi lapangan telah berubah sehingga dugaan pencemaran sulit dibuktikan, Novandri meminta warga tidak khawatir. Petugas memiliki mekanisme pemeriksaan, termasuk pengambilan sampel dan analisis laboratorium, untuk memperoleh fakta secara objektif.

Ia meminta masyarakat mempercayakan penanganan pengaduan tersebut kepada pemerintah. Pemkab Dharmasraya bersama Pemprov Sumatera Barat akan bekerja sesuai SOP dan ketentuan yang berlaku.

Novandri menambahkan, hasil pengawasan dan verifikasi lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya apabila ditemukan ketidaksesuaian atau pelanggaran.

“Semua akan kita lihat berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lapangan,” tutup Novandri. (*)

Tags: DharmasrayaLimbahPemkab Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Berita Sesudah

Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Berita Terkait

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Menimbang Sekda Kabupaten Solok: Mengapa Vivi Fortuna Layak Diperhitungkan

Senin, 31/8/26 | 10:00 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemilihan Sekretaris Daerah Kabupaten Solok bukan semata-mata tentang siapa yang paling tinggi pangkatnya, paling panjang pengalaman...

Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Nagari Banai Tetapkan Lubuak Larangan, Warga Sepakat Jaga Kelestarian Sungai

Minggu, 30/8/26 | 19:06 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, menyepakati pembentukan Lubuak Larangan di aliran Muaro Batang Banai hingga...

Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Sabtu, 29/8/26 | 21:17 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Dugaan pencemaran Sungai Koto Balai oleh limbah pabrik kelapa sawit kembali terungkap. Kali ini, limbah yang diduga...

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Agung Dharmasraya

Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Agung Dharmasraya

Jumat, 28/8/26 | 10:31 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Ribuan jemaah mengikuti tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus memperingati HUT...

Berita Sesudah
Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

Air Sungai Koto Balai Menghitam, Warga Duga Tercemar Limbah Pabrik Sawit

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu Kota Nusantara (IKN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026