Rabu, 14/10/26 | 15:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Modifikasi Cuaca Dinilai Efektif Tangani Karhutla di Sumbar

Senin, 28/7/25 | 17:29 WIB
Kondisi bekas Karhutla di Kabupaten Solok yang berhasil dipadamkan. (SCIENTIA/Istimewa)

Padang, SCIENTIA – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan BNPB bersama BMKG selama tiga hari berturut-turut sejak Jumat, (25/7) dinilai efektif dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumatera Barat (Sumbar).

Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab mengatakan, daerah yang dilakukan OMC seperti Kabupaten Solok dan Limapuluh Kota sudah diguyur hujan, dari ringan hingga lebat. Hujan ini tidak hanya memadamkan api Karhutla, tapi juga melembabkan tanah yang sudah lama kekeringan.

“Hujan ini tidak hanya memadamkan api, juga membuat tanah di bawahnya lembab atau basah, tentu kondisi ini potensi kebakaran bisa diminimalisir di samping juga memadamkan api,” kata Ilham, Senin (28/7) pagi.

Menurutnya, OMC ini juga memberikan harapan kepada petani yang sudah lama mengalami  kekeringan dan berdampak pada hasil pertanian. Pasalnya, setelah tiga hari berturut-turut OMC dilaksanakan, beberapa daerah di Sumbar telah diguyur hujan.

BACAJUGA

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Rabu, 14/10/26 | 01:33 WIB
Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB

Dikatakan Ilham, dengan terjadinya hujan, Karhutla di daerah Kabupaten Solok bisa ditangani lebih cepat. Semua api Karhutla di daerah Kabupaten Solok dan sekitarnya sudah padam semua, sebab hingga saat ini tidak ada lagi informasi adanya titik api.

Sementara di Limapuluh Kota, sejumlah daerahnya juga diguyur hujan, mulai dari ringgan hingga lebat. Hal ini sangat membantu memadamkan api dan meminimalisir meluasnya Karhutla. Kendati demikian, pada Minggu (27/7) di daerah ini masih ditemukan titik api dan terjadinya Karhutla di Kecamatan Kapur IX.

“Sesuai informasi memang masih ada terjadi kebakaran, yaitu di Kapur IX, karena sejak dilakukan modifikasi cuaca di daerah itu gak turun hujan, karena mungkin awan pemicu tidak ada, jadi kalau tidak ada awan pemicu OMC tidak bisa dilaksanakan di sana,” jelasnya.

Ilham juga mengimbau, agar semua masyarakat di daerah mana pun agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Selain itu, juga diimbau lebih hati-hati dan waspada terhadap aktivitas yang bisa memicu terjadinya Karhutla.

“Kita berharap kepada masyarakat jangan melakukan aktivitas yang bisa memicu terjadinya kabakaran hutan dan lahan, karena daerah kita masih berpotensi musim kemarau hingga September nanti,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi BMKG hasil pemetaan distribusi curah hujan dari 85 pos hujan dan aloptama, secara umum terjadi hujan di wilayah Sumatera Barat dengan kategori ringan hingga lebat.

Beberapa wilayah yang mengalami hujan dengan kategori Ringan yaitu Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Agam, sebagian besar Solok Selatan, Dharmasraya, Solok, Kota Padang, Sijunjung, Tanah Datar, sebagian kecil Limapuluh Kota, Pasaman dan  Pasaman Barat.

Hujan dengan kategori sedang yaitu terjadi pada sebagian kecil wilayah di Kabupaten Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, Kota Padang, Padang pariaman, sebagian besar Limapuluh Kota, Pasaman dan Pasaman Barat.

Hujan dengan kategori lebat terjadi di wilayah Lembang Jaya (Kabupaten Solok), Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan (Kota Solok), Bonjol (Kabupaten Pasaman) dan Luhak (Limapuluh Kota). Lalu, curah hujan tertinggi atau sangat lebat terdapat di pos hujan Luhak, Kabupten Limapuluh Kota yaitu sebesar 99 mm. (hyu)

Tags: BPBD SumbarKarhutla Limapuluh KotaKarhutla SolokKarhutla SumbarOperasi Modifikasi Cuaca
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

12 Rumah di Limapuluh Kota Rusak Diterjang Angin Kencang

Berita Sesudah

PSSI dan I League Sepakati Regulasi Baru Pemain Asing di Super League Musim Depan

Berita Terkait

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Usai Pengukuhan, DPC PKB se-Sumbar Dituntut Terjemahkan Struktur Menjadi Kerja Nyata

Rabu, 14/10/26 | 01:33 WIB

Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendesak Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan...

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Muzli Perjuangkan Kelompok Tani Pasaman, Perjuangkan Infrastruktur Jalan

Selasa, 13/10/26 | 18:06 WIB

PASAMAN,— Anggota DPRD Sumatera Barat, Muzli M. Nur, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di...

Pascabanjir Bandang, Irman Gusman Dorong Pemkab Solok Susun Ulang Arah Pembangunan

Pascabanjir Bandang, Irman Gusman Dorong Pemkab Solok Susun Ulang Arah Pembangunan

Senin, 12/10/26 | 10:16 WIB

Arosuka, Scientia.id — Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok pada 21 September 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi...

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Anak Berkebutuhan Khusus Berhak Fasilitas Layak, Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang

Minggu, 11/10/26 | 18:11 WIB

PADANG, - Di balik semangat anak-anak berkebutuhan khusus menuntut ilmu, terdapat kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan nyaman....

Oknum RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Cabuli Pasien

Oknum RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Cabuli Pasien

Minggu, 11/10/26 | 16:42 WIB

Dharmasraya Scientia.id — Seorang oknum pegawai RSUD Sungai Dareh berinisial RIP (33) diamankan polisi setelah diduga melakukan pelecehan terhadap pasien...

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Bukan Hanya Urusan Suami Istri, Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Sabtu, 10/10/26 | 18:06 WIB

PADANG, – Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun dari komitmen suami dan istri, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan, nilai-nilai adat, serta...

Berita Sesudah
PSSI dan I League Sepakati Regulasi Baru Pemain Asing di Super League Musim Depan

PSSI dan I League Sepakati Regulasi Baru Pemain Asing di Super League Musim Depan

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nurfirmanwansyah Apresiasi Gerakan Literasi Digital bagi Pelajar di Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026