Senin, 13/4/26 | 09:42 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Modifikasi Cuaca Dinilai Efektif Tangani Karhutla di Sumbar

Senin, 28/7/25 | 17:29 WIB
Kondisi bekas Karhutla di Kabupaten Solok yang berhasil dipadamkan. (SCIENTIA/Istimewa)

Padang, SCIENTIA – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan BNPB bersama BMKG selama tiga hari berturut-turut sejak Jumat, (25/7) dinilai efektif dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumatera Barat (Sumbar).

Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab mengatakan, daerah yang dilakukan OMC seperti Kabupaten Solok dan Limapuluh Kota sudah diguyur hujan, dari ringan hingga lebat. Hujan ini tidak hanya memadamkan api Karhutla, tapi juga melembabkan tanah yang sudah lama kekeringan.

“Hujan ini tidak hanya memadamkan api, juga membuat tanah di bawahnya lembab atau basah, tentu kondisi ini potensi kebakaran bisa diminimalisir di samping juga memadamkan api,” kata Ilham, Senin (28/7) pagi.

Menurutnya, OMC ini juga memberikan harapan kepada petani yang sudah lama mengalami  kekeringan dan berdampak pada hasil pertanian. Pasalnya, setelah tiga hari berturut-turut OMC dilaksanakan, beberapa daerah di Sumbar telah diguyur hujan.

BACAJUGA

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Sabtu, 11/4/26 | 21:27 WIB
Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Kamis, 09/4/26 | 21:21 WIB

Dikatakan Ilham, dengan terjadinya hujan, Karhutla di daerah Kabupaten Solok bisa ditangani lebih cepat. Semua api Karhutla di daerah Kabupaten Solok dan sekitarnya sudah padam semua, sebab hingga saat ini tidak ada lagi informasi adanya titik api.

Sementara di Limapuluh Kota, sejumlah daerahnya juga diguyur hujan, mulai dari ringgan hingga lebat. Hal ini sangat membantu memadamkan api dan meminimalisir meluasnya Karhutla. Kendati demikian, pada Minggu (27/7) di daerah ini masih ditemukan titik api dan terjadinya Karhutla di Kecamatan Kapur IX.

“Sesuai informasi memang masih ada terjadi kebakaran, yaitu di Kapur IX, karena sejak dilakukan modifikasi cuaca di daerah itu gak turun hujan, karena mungkin awan pemicu tidak ada, jadi kalau tidak ada awan pemicu OMC tidak bisa dilaksanakan di sana,” jelasnya.

Ilham juga mengimbau, agar semua masyarakat di daerah mana pun agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Selain itu, juga diimbau lebih hati-hati dan waspada terhadap aktivitas yang bisa memicu terjadinya Karhutla.

“Kita berharap kepada masyarakat jangan melakukan aktivitas yang bisa memicu terjadinya kabakaran hutan dan lahan, karena daerah kita masih berpotensi musim kemarau hingga September nanti,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi BMKG hasil pemetaan distribusi curah hujan dari 85 pos hujan dan aloptama, secara umum terjadi hujan di wilayah Sumatera Barat dengan kategori ringan hingga lebat.

Beberapa wilayah yang mengalami hujan dengan kategori Ringan yaitu Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Agam, sebagian besar Solok Selatan, Dharmasraya, Solok, Kota Padang, Sijunjung, Tanah Datar, sebagian kecil Limapuluh Kota, Pasaman dan  Pasaman Barat.

Hujan dengan kategori sedang yaitu terjadi pada sebagian kecil wilayah di Kabupaten Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, Kota Padang, Padang pariaman, sebagian besar Limapuluh Kota, Pasaman dan Pasaman Barat.

Hujan dengan kategori lebat terjadi di wilayah Lembang Jaya (Kabupaten Solok), Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan (Kota Solok), Bonjol (Kabupaten Pasaman) dan Luhak (Limapuluh Kota). Lalu, curah hujan tertinggi atau sangat lebat terdapat di pos hujan Luhak, Kabupten Limapuluh Kota yaitu sebesar 99 mm. (hyu)

Tags: BPBD SumbarKarhutla Limapuluh KotaKarhutla SolokKarhutla SumbarOperasi Modifikasi Cuaca
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

12 Rumah di Limapuluh Kota Rusak Diterjang Angin Kencang

Berita Sesudah

PSSI dan I League Sepakati Regulasi Baru Pemain Asing di Super League Musim Depan

Berita Terkait

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Komisi V DPRD Sumbar Turun Lapangan, Pastikan Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran di Pessel

Sabtu, 11/4/26 | 21:27 WIB

PESSEL — Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat turun langsung ke lapangan untuk memastikan penggunaan anggaran pendidikan tahun 2026 berjalan...

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Muhidi Serap Aspirasi Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027.

Kamis, 09/4/26 | 21:21 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, berdiskusi dengan perwakilan penyandang disabilitas usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana...

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Muhidi Dorong Kepala SMK Aktif Gaet APBN, DPRD Sumbar Siapkan Dukungan

Kamis, 09/4/26 | 21:18 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong kepala sekolah SMK agar aktif mengakses anggaran pendidikan dari APBN untuk...

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Tekanan Fiskal dan Beban Pascabencana, DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027

Rabu, 08/4/26 | 21:13 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mengawal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di tengah tekanan keuangan...

Akses Permodalan Masih Jadi Kendala, DPRD Sumbar Dorong Penguatan UMKM

Akses Permodalan Masih Jadi Kendala, DPRD Sumbar Dorong Penguatan UMKM

Senin, 06/4/26 | 21:11 WIB

PADANG — Persoalan akses permodalan masih menjadi tantangan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat....

Komisi III DPRD Sumbar Kawal Pemprov Optimalkan PAD 

Komisi III DPRD Sumbar Kawal Pemprov Optimalkan PAD 

Minggu, 05/4/26 | 21:09 WIB

PADANG,— Komisi III DPRD Sumbar terus mengawal Pemprov dalam mengoptimalkan PAD. Berbagai terobosan didorong untuk dilaksanakan guna memperkuat struktur APBD...

Berita Sesudah
PSSI dan I League Sepakati Regulasi Baru Pemain Asing di Super League Musim Depan

PSSI dan I League Sepakati Regulasi Baru Pemain Asing di Super League Musim Depan

POPULER

  • Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

    Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BK DPRD Sumbar Perkuat Disiplin Anggota, Kehadiran dan Etika Berpakaian Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membongkar Rahasia Kalimat Menurut Para Ahli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Maigus Nasir Resmi Lepas Peserta Grand Launching BOM Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Sumbar Minta Kepala Daerah Inovatif di Tengah Tekanan Fiskal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026