Senin, 01/12/25 | 01:03 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home POLITIK

Tarif 0% untuk Produk AS, Alex Ingatkan Pemerintah: Jangan Korbankan Petani dan Peternak Lokal!

Sabtu, 19/7/25 | 11:23 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]
Jakarta, Scientia — Kebijakan dagang baru antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) mendapat sorotan tajam dari Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. Ia menilai, kesepakatan yang memungkinkan produk pertanian dan peternakan asal AS masuk ke pasar Indonesia dengan tarif 0% adalah ancaman nyata bagi kedaulatan pangan nasional.

Alex menyebut, di balik janji peningkatan ekspor Indonesia ke pasar AS, kebijakan ini justru membuka keran impor barang-barang murah dari luar negeri. Imbasnya, pasar domestik terancam dibanjiri produk asing, mulai dari unggas, jagung, kedelai, hingga daging sapi, yang bisa menghancurkan harga produk lokal dan mematikan pelaku usaha kecil.

“Jangan sampai kita kembali menjadi pasar pasif yang hanya menampung limpahan barang murah dari luar negeri, sementara petani dan peternak kita justru menjadi korban,” tegas legislator asal Sumatera Barat I itu, Jumat (17/7/2025).

Kesepakatan dagang tersebut diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, yang mengklaim telah mencapai titik temu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam perjanjian itu, Indonesia dikenakan tarif ekspor sebesar 19 persen untuk produk yang masuk ke pasar AS, sementara produk dari AS justru bebas bea masuk ke Indonesia.

BACAJUGA

Hadapi Laos, Timnas Bidik Kemenangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Timnas Indonesia Melorot di Ranking FIFA, Disalip Malaysia dan Korea Utara

Jumat, 17/10/25 | 20:06 WIB
Wakil ketua komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]

Alex Indra Lukman: Swasembada Beras Jadi Kunci Swasembada Pangan Nasional

Jumat, 22/8/25 | 22:12 WIB

Alex menilai, kebijakan sepihak semacam ini tak hanya merugikan neraca perdagangan, tapi juga menyimpan potensi bencana sosial. Menurutnya, peternak unggas mandiri yang menopang lebih dari 5 juta lapangan kerja di Indonesia akan paling terdampak.

“Jika ayam beku asal AS dijual lebih murah dari biaya produksi peternak lokal, bagaimana mereka bisa bertahan? Ini bukan sekadar dagang, ini pengabaian terhadap keberlangsungan hidup rakyat kecil,” tandasnya.

Alex juga memperingatkan, langkah ini bisa mempercepat deindustrialisasi sektor pangan. Di saat pemerintah menggaungkan ketahanan pangan, kebijakan ini justru melemahkan fondasi utamanya: petani dan peternak lokal.

Atas dasar itu, Alex mendesak Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan untuk segera mengkaji ulang kebijakan tersebut. Ia juga menuntut pemerintah menyiapkan mekanisme pengamanan pasar dalam negeri, seperti safeguard, kuota impor, hingga perlindungan harga dasar bagi pelaku usaha lokal.

“Kebijakan sebesar ini tak bisa didasarkan pada euforia kesepakatan politik semata. Harus ada hitung-hitungan ekonomi yang jernih, transparan, dan berpihak pada rakyat,” ucapnya.

Ia menekankan agar pemerintah membuka data analisis dampak jangka panjang, terutama terhadap ketahanan pangan, daya beli masyarakat, dan keberlangsungan UMKM sektor pertanian dan peternakan.

“Jangan ulangi kesalahan lama. Kedaulatan pangan bukan barang tawar-menawar di meja diplomasi dagang,” pungkas Alex.(yrp)

Tags: 0 persenAlex Indra LukmanASIndonesia
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mesin Pengolah Sampah Pirolisis di Bukittinggi Diduga Tak Berfungsi Optimal

Berita Sesudah

Pemkab Solok Siapkan Langkah Darurat Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Berita Terkait

Penguatan Internalisasi Lembaga, Bawaslu Agam Sampaikan Hasil Pengawasan Coktas ke Bawaslu Provinsi

Selasa, 30/9/25 | 17:55 WIB

AGAM, Scientia.id – Penguatan internalisasi kelembagaan, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Muhamad Khadafi kunjungi Bawaslu Kabupaten Agam. Dalam kegiatan yang...

Rakor Pengawasan PDPB, Bawaslu Agam Tekankan Permasalahan Krusial Data Pemilih

Senin, 29/9/25 | 15:51 WIB

AGAM, Scientia.id – Bawaslu Agam adakan kegiatan Rakor Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada Senin (29/09) di Kantor Bawaslu...

Bawaslu Agam Bahas Kajian Hukum, Rendi: Jaga Relevansi dan Integritas Pengawas Pemilu

Selasa, 23/9/25 | 16:13 WIB

AGAM, Scientia.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam adakan kegiatan RDK dengan tema Kajian Hukum pada Selasa (23/09)....

Pengawasan Coklit Terbatas, Bawaslu Agam Temukan Orang Meninggal Masuk Dalam Daftar Pemilih

Jumat, 19/9/25 | 08:57 WIB

AGAM, Scientia.id - Bawaslu Kabupaten Agam melakukan pengawasan melekat terhadap proses Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) yang dilakukan oleh KPU...

Konsisten Jalin Kerjasama, Bawaslu Agam Hidupkan Kembali Saka Adhyasta Pemilu

Jumat, 12/9/25 | 16:20 WIB

Agam, Scientia.id - Menjadi salah satu kabupaten pertama di Sumatera Barat yang membangun kerjasama dengan pramuka melalui pembentukan Saka Adhyasta...

Efisiensi di Negeri Petro Dolar: Jalan Penuh Lubang, Jembatan Reyot Vs Mobil Dinas Baru yang Lukai Rasa Keadilan

Disinformasi, Diskominfo, dan Wajah Pemerintahan Kepala Daerah Kabupaten Dharmasraya

Senin, 08/9/25 | 20:14 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Belum redam kehebohan tentang isu perseteruan legislatif dan eksekutif yang diduga disebabkan oleh satu rilis resmi dari...

Berita Sesudah
Pemkab Solok Siapkan Langkah Darurat Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemkab Solok Siapkan Langkah Darurat Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sastra Melayu Klasik dalam Kehidupan Masyarakat Lampau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024