Minggu, 30/8/26 | 16:00 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Pemkab Solok Siapkan Langkah Darurat Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 19/7/25 | 18:33 WIB
Wabup Solok, H. Candra, dalam rapat koordinasi soal karhutla yang digelar di Rumah Dinas (Foto: Ist)
Wabup Solok, H. Candra, dalam rapat koordinasi soal karhutla yang digelar di Rumah Dinas (Foto: Ist)

Kabupetan Solok, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Solok bersiap menetapkan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) setelah lonjakan signifikan jumlah kebakaran dalam dua bulan terakhir. Langkah ini diungkapkan Wakil Bupati Solok, H. Candra, dalam rapat koordinasi yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati, Sabtu (19/07/25).

Wabup Candra mengungkapkan bahwa sejak Mei hingga Juni 2025, telah terdeteksi lebih dari 100 titik kebakaran di berbagai wilayah, termasuk Bukit Junjung Sirih dan Hiliran Gumanti yang nyaris mengancam permukiman warga.

“Alhamdulillah sebagian besar berhasil kita atasi cepat. Tapi keterbatasan personel dan armada masih menjadi tantangan besar di lapangan,” ujar Wabup.

Dalam rapat tersebut, Wabup Candra menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati untuk segera menetapkan status darurat Karhutla, guna mempercepat mobilisasi sumber daya dan bantuan lintas sektor.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Ia juga meminta seluruh camat dan wali nagari untuk gencar mengedukasi masyarakat terkait bahaya membuka lahan dengan membakar.

“Kami minta seluruh elemen masyarakat untuk turut andil. Ini bukan kerja satu atau dua institusi saja. Bahaya Karhutla ini nyata dan kita harus mencegah sebelum terlambat,” tegasnya.

Kondisi Kemarau Ekstrem Perbesar Risiko Karhutla

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Ferdinal Asmin, menegaskan bahwa berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau tahun ini akan berlangsung hingga September 2025. Ini berpotensi meningkatkan jumlah kebakaran jika tidak segera diantisipasi.

“Setiap hari kami menerima laporan titik api di Kabupaten Solok. Operasional kami pun terbatas akibat efisiensi anggaran,” ujarnya.

Ferdinal menambahkan bahwa mayoritas penyebab kebakaran berasal dari pembukaan lahan dengan cara membakar, yang merupakan tindakan melanggar hukum.

Kepala Satpol-PP dan Damkar Solok, Elafki, mengungkapkan bahwa armada pemadam tidak ideal untuk menangani medan sulit seperti lahan perbukitan dan area terpencil. Selain akses yang sulit, sumber air di lokasi kebakaran juga terbatas.

“Lokasi jauh, air susah, dan bantuan dari luar biasanya hanya sekali jalan. Kami minta masyarakat tidak lagi membakar lahan, itu bisa kena pidana,” ujarnya.

Satpol-PP dan Damkar kini telah membuka saluran laporan cepat bagi masyarakat yang melihat titik api.

4 Indikator Penetapan Status Darurat Karhutla Sudah Terpenuhi

Kepala UPTD KPHL Bukit Barisan, Hendrio Fadly, menyatakan bahwa secara teknis dan regulatif, Kabupaten Solok telah memenuhi empat indikator penting penetapan status darurat Karhutla, yakni:

• Meningkatnya intensitas kebakaran,
• Titik api konsisten di sejumlah wilayah,
• Hari tanpa hujan tinggi,
• Prediksi kemarau ekstrem oleh BMKG.

“Dengan status darurat, logistik dan SDM bisa segera dikerahkan. Ini langkah penting agar kita tidak kalah lebih awal dalam menghadapi bencana,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Solok Matangkan Persiapan KBSS 2025 di Alahan Panjang

Pemerintah Serukan Sinergi Seluruh Pihak Tangani Karhutla

Menutup rapat koordinasi, Wabup Candra menegaskan bahwa Pemkab Solok terus memantau kondisi lapangan dan memperkuat kolaborasi dengan TNI, Polri, perangkat nagari, serta masyarakat sipil.

“Jangan tunggu sampai api besar dan meluas. Pencegahan adalah kunci, dan itu dimulai dari kesadaran kita bersama,” pungkasnya. (*)

Tags: Kabupaten SolokKarhutlaPemkab SolokWabup Solok
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tarif 0% untuk Produk AS, Alex Ingatkan Pemerintah: Jangan Korbankan Petani dan Peternak Lokal!

Berita Sesudah

Kabupaten Solok Terima Rp 11 Miliar Lebih untuk Program Optimalisasi Lahan Non Rawa 2025

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Kabupaten Solok Terima Rp 11 Miliar Lebih untuk Program Optimalisasi Lahan Non Rawa 2025

Kabupaten Solok Terima Rp 11 Miliar Lebih untuk Program Optimalisasi Lahan Non Rawa 2025

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026