Jumat, 23/10/26 | 07:37 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Mesin Pengolah Sampah Pirolisis di Bukittinggi Diduga Tak Berfungsi Optimal

Jumat, 18/7/25 | 22:20 WIB

Bukittinggi, Scientia.id – Setelah dinyatakan resmi beroperasinya mesin pengolahan sampah sistem pirolisis di DLH Bukittinggi sejak 1 Mei 2025, namun berapa besaran biaya operasional angkut sampah ditekan ke TPA Kota Padang tak diketahui.

“Saya tidak tahu pengurangan biaya membawa sampah ke TPA dengan telah dioperasikan alat itu,” kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi, Emilia Gusti ditemui di kantornya, Kamis (17/7/2025).

Selain mengaku tidak tahu biaya angkut sampah berhasil dihemat atas berkurangnya sampah Bukittinggi dibawa ke TPA Kota Padang, ia juga mengatakan, tidak mengetahui anggaran dana dihabiskan untuk biaya operasional mesin.

BACAJUGA

Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

Jumat, 23/10/26 | 05:41 WIB
Hari Santri Nasional, PKB Sumbar Bagikan Masker

Hari Santri Nasional, PKB Sumbar Bagikan Masker

Kamis, 22/10/26 | 20:49 WIB

“Maaf saya tidak tahu, bagusnya langsung saja tanya ke Pak Kadis. Lebih detail semuanya, sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup, ya,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Bukittinggi, Aldiasnur terkesan sulit untuk ditemui. Ketika wartawan media ini telah berada di kantornya, yang bersangkutan tampak buru-buru pergi dengan mobil dinasnya.

Sekedar mengingatkan, negara berpotensi alami kerugian sekitar Rp10,4 miliar, jika mesin pengolahan sampah sistem pirolisis yang berada di DLH Bukittinggi, tak berfungsi dengan maksimal.

Asumsi ini terkait pasca resmi dioperasikan mesin pengolahan sampah sistem pirolisis sejak 1 Mei 2025, dimana ternyata kerja mesin belum sesuai yang diharapkan.

Kabid Pengolahan Sampah DLH Bukittinggi, Asrar Fernando saat ditemui di lokasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Kamis tanggal 17 Juni 2025, berucap, mesin sudah sekitar dua bulan ini resmi beroperasi.

“Sudah dua bulan lamanya resmi beroperasi. Sejak tanggal 1 Mei 2025 diresmikan beroperasinya,” ujar Asrar.

Mesin yang digadang-gadang dapat mengolah sampah sekitar 40 ton per hari dari total sampah yang dihasilkan Bukittinggi berkisaran 100 sampai 120 ton per hari itu, Asrar berucap, kinerja mesin belum optimal.

“Operasional belum optimal yang disebabkan kustomisasi peralatan menyesuaikan karakteristik sampah kota Bukittinggi,” tegas Asrar.

Dengan belum optimal itu, artinya target sampah apakah telah mampu mengolah 40 ton sampah per hari, Asrar belum bisa memberikan penjelasan, termasuk berapa efisiensi dana berhasil ditekan dalam pembiayaan operasional sampah dibawa ke TPA.

Asrar berpendapat mesin sudah beroperasi sejak 1 Mei 2025, dan pascaberoperasi secara resmi itu baru ketemu permasalahan di mesin.

Kata Asrar lagi, karena masih masa pemeliharaan, pihak rekanan bisa diminta untuk mengkustomisasi (masa pemeliharaan dalam proyek bisa dinegosiasikan dan disesuaikan-red).

Sebut Asrar lagi, salah satu contoh rekanan telah memperbaiki pada speed (kecepatan dalam pegerakan sampah,red), termasuk juga telah mengganti outosorter (mesin pemisah sampah,red).

Mesin pengolahan sampah sistem pirolisis telah dioperasikan baru diketahui adanya permasalahan di mesin, Asrar berkata bukan berarti dipertanyakan perencanaan yang tidak betul.

“Jangan dipertanyakan perencanaannya yang tidak betul. Karena ketika PU membeli tentu sesuai spesifikasi yang ada. Spek yang ada itu ya memang itu,” katanya.

Disampaikan Asrar juga bahwa pada alat screw conveyor (alat berfungsi memindahkan material dari satu tempat ke tempat lain,red) diperlukan perputaran dua arah, yang saat ini screw conveyor hanya satu arah.

Untuk diketahui, pengadaan alat tersebut berasal dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebesar Rp11 miliar.

Penggunaan dana di antaranya untuk pengadaan lahan sekitar Rp123 juta, pembangunan gedung pengolah sampah Rp2,8 miliar, untuk alat/mesin pengolah sampah Rp7,4 miliar dan Rp99 juta untuk pengawasan.

Baca Juga: Pemko Bukittinggi Salurkan Zakat Pendidikan bagi Pelajar SD/MI dan SMP/MTs

Pihak vendor telah memberikan jaminan atau surat garansi mesin selama 1 tahun dari PT Indopower International. Namun, jika mesin tak berfungsi bakal berpotensi merugikan negara. (*)

Tags: Bukittinggi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kadis Damkar Bukittinggi Masuk “Banda” Batang Agam

Berita Sesudah

Tarif 0% untuk Produk AS, Alex Ingatkan Pemerintah: Jangan Korbankan Petani dan Peternak Lokal!

Berita Terkait

Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

Jumat, 23/10/26 | 05:41 WIB

SIJUNJUNG, Scientia.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sijunjung mengungkap dua kasus dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM)...

Hari Santri Nasional, PKB Sumbar Bagikan Masker

Hari Santri Nasional, PKB Sumbar Bagikan Masker

Kamis, 22/10/26 | 20:49 WIB

Padang, Scientia – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat membagikan masker kepada masyarakat di Kota Padang dalam momentum Hari...

Perbaiki Akses Warga, Pemkab Dharmasraya Ganti Lantai Dua Jembatan Bailey dengan Baja

Perbaiki Akses Warga, Pemkab Dharmasraya Ganti Lantai Dua Jembatan Bailey dengan Baja

Kamis, 22/10/26 | 16:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Respons cepat Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam mendorong perbaikan infrastruktur daerah kembali dirasakan masyarakat Kecamatan Timpeh,...

Sengketa 5.000 Hektare Tanah Ulayat di Dharmasraya Digugat, Penggugat Tuntut Ganti Rugi Rp1,3 Triliun

Sengketa 5.000 Hektare Tanah Ulayat di Dharmasraya Digugat, Penggugat Tuntut Ganti Rugi Rp1,3 Triliun

Kamis, 22/10/26 | 15:58 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Sengketa penguasaan tanah ulayat seluas sekitar 5.000 hektare di Jao, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, bergulir ke Pengadilan...

Perluasan Area Perkebunan, Kabupaten Solok Siap jadi Lumbung Kopi dan Kakao Nasional

Perluasan Area Perkebunan, Kabupaten Solok Siap jadi Lumbung Kopi dan Kakao Nasional

Kamis, 22/10/26 | 15:45 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, menargetkan perluasan areal perkebunan kopi arabika seluas 1.450 hektare pada 2026...

Hari Santri, Firdaus: Momentum Perkuat Peran Santri Membangun Peradaban

Hari Santri, Firdaus: Momentum Perkuat Peran Santri Membangun Peradaban

Kamis, 22/10/26 | 15:26 WIB

Padang, Scientia – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mengatakan peringatan Hari Santri merupakan momentum untuk memperkuat...

Berita Sesudah
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]

Tarif 0% untuk Produk AS, Alex Ingatkan Pemerintah: Jangan Korbankan Petani dan Peternak Lokal!

POPULER

  • Pelantikan DPD KNPI, Bupati Dharmasraya Ajak Pemuda Bersinergi dengan Pemerintah

    Pelantikan DPD KNPI, Bupati Dharmasraya Ajak Pemuda Bersinergi dengan Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bias Pengetahuan Bahasa AI tentang Perempuan dan Krisis Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Lewatkan! DPP Iluni UNP Bakal Gelar Temu Akbar Lintas Angkatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Sumbar Bagikan Masker di Lubuk Alung, Firdaus: Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Regulasi Saja Tidak Cukup: Menangkal Gangguan Informasi di Ruang Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026