Sabtu, 12/9/26 | 12:14 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Mesin Pengolah Sampah Pirolisis di Bukittinggi Diduga Tak Berfungsi Optimal

Jumat, 18/7/25 | 22:20 WIB

Bukittinggi, Scientia.id – Setelah dinyatakan resmi beroperasinya mesin pengolahan sampah sistem pirolisis di DLH Bukittinggi sejak 1 Mei 2025, namun berapa besaran biaya operasional angkut sampah ditekan ke TPA Kota Padang tak diketahui.

“Saya tidak tahu pengurangan biaya membawa sampah ke TPA dengan telah dioperasikan alat itu,” kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi, Emilia Gusti ditemui di kantornya, Kamis (17/7/2025).

Selain mengaku tidak tahu biaya angkut sampah berhasil dihemat atas berkurangnya sampah Bukittinggi dibawa ke TPA Kota Padang, ia juga mengatakan, tidak mengetahui anggaran dana dihabiskan untuk biaya operasional mesin.

BACAJUGA

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Jumat, 11/9/26 | 20:49 WIB
KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Bawaslu Padang Awasi Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Bungus Teluk Kabung

Kamis, 10/9/26 | 14:50 WIB

“Maaf saya tidak tahu, bagusnya langsung saja tanya ke Pak Kadis. Lebih detail semuanya, sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup, ya,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Bukittinggi, Aldiasnur terkesan sulit untuk ditemui. Ketika wartawan media ini telah berada di kantornya, yang bersangkutan tampak buru-buru pergi dengan mobil dinasnya.

Sekedar mengingatkan, negara berpotensi alami kerugian sekitar Rp10,4 miliar, jika mesin pengolahan sampah sistem pirolisis yang berada di DLH Bukittinggi, tak berfungsi dengan maksimal.

Asumsi ini terkait pasca resmi dioperasikan mesin pengolahan sampah sistem pirolisis sejak 1 Mei 2025, dimana ternyata kerja mesin belum sesuai yang diharapkan.

Kabid Pengolahan Sampah DLH Bukittinggi, Asrar Fernando saat ditemui di lokasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Kamis tanggal 17 Juni 2025, berucap, mesin sudah sekitar dua bulan ini resmi beroperasi.

“Sudah dua bulan lamanya resmi beroperasi. Sejak tanggal 1 Mei 2025 diresmikan beroperasinya,” ujar Asrar.

Mesin yang digadang-gadang dapat mengolah sampah sekitar 40 ton per hari dari total sampah yang dihasilkan Bukittinggi berkisaran 100 sampai 120 ton per hari itu, Asrar berucap, kinerja mesin belum optimal.

“Operasional belum optimal yang disebabkan kustomisasi peralatan menyesuaikan karakteristik sampah kota Bukittinggi,” tegas Asrar.

Dengan belum optimal itu, artinya target sampah apakah telah mampu mengolah 40 ton sampah per hari, Asrar belum bisa memberikan penjelasan, termasuk berapa efisiensi dana berhasil ditekan dalam pembiayaan operasional sampah dibawa ke TPA.

Asrar berpendapat mesin sudah beroperasi sejak 1 Mei 2025, dan pascaberoperasi secara resmi itu baru ketemu permasalahan di mesin.

Kata Asrar lagi, karena masih masa pemeliharaan, pihak rekanan bisa diminta untuk mengkustomisasi (masa pemeliharaan dalam proyek bisa dinegosiasikan dan disesuaikan-red).

Sebut Asrar lagi, salah satu contoh rekanan telah memperbaiki pada speed (kecepatan dalam pegerakan sampah,red), termasuk juga telah mengganti outosorter (mesin pemisah sampah,red).

Mesin pengolahan sampah sistem pirolisis telah dioperasikan baru diketahui adanya permasalahan di mesin, Asrar berkata bukan berarti dipertanyakan perencanaan yang tidak betul.

“Jangan dipertanyakan perencanaannya yang tidak betul. Karena ketika PU membeli tentu sesuai spesifikasi yang ada. Spek yang ada itu ya memang itu,” katanya.

Disampaikan Asrar juga bahwa pada alat screw conveyor (alat berfungsi memindahkan material dari satu tempat ke tempat lain,red) diperlukan perputaran dua arah, yang saat ini screw conveyor hanya satu arah.

Untuk diketahui, pengadaan alat tersebut berasal dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebesar Rp11 miliar.

Penggunaan dana di antaranya untuk pengadaan lahan sekitar Rp123 juta, pembangunan gedung pengolah sampah Rp2,8 miliar, untuk alat/mesin pengolah sampah Rp7,4 miliar dan Rp99 juta untuk pengawasan.

Baca Juga: Pemko Bukittinggi Salurkan Zakat Pendidikan bagi Pelajar SD/MI dan SMP/MTs

Pihak vendor telah memberikan jaminan atau surat garansi mesin selama 1 tahun dari PT Indopower International. Namun, jika mesin tak berfungsi bakal berpotensi merugikan negara. (*)

Tags: Bukittinggi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kadis Damkar Bukittinggi Masuk “Banda” Batang Agam

Berita Sesudah

Tarif 0% untuk Produk AS, Alex Ingatkan Pemerintah: Jangan Korbankan Petani dan Peternak Lokal!

Berita Terkait

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

Jumat, 11/9/26 | 20:49 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif meminta Pemerintah Kota Padang tidak setengah hati menata Pasar Bandar Buat,...

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Bawaslu Padang Awasi Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Bungus Teluk Kabung

Kamis, 10/9/26 | 14:50 WIB

Padang, Scientia — Akurasi data pemilih di Kota Padang masih menghadapi persoalan di tingkat kelurahan. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)...

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

KPU Padang Verifikasi Data Pemilih di Bungus

Kamis, 10/9/26 | 14:00 WIB

Padang, Scientia — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026 di enam...

Yusri Latif Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Pembangunan Masjid Quba

Yusri Latif Salurkan Hibah Rp100 Juta untuk Pembangunan Masjid Quba

Rabu, 09/9/26 | 22:26 WIB

Padang, Scientia — Pembangunan Masjid Quba di Kampuang Pinang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapat dukungan hibah sebesar...

Pulihkan Ekonomi, Yusri Latif Prioritaskan Penguatan 50 UMKM Lambung Bukit di Tahun 2027

Pulihkan Ekonomi, Yusri Latif Prioritaskan Penguatan 50 UMKM Lambung Bukit di Tahun 2027

Rabu, 09/9/26 | 22:15 WIB

Padang, Scientia — Pemulihan pascabencana di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, tidak cukup hanya dengan memperbaiki jalan, fasilitas...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, menemui Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang Hanif, untuk membahas sejumlah persoalan pertanahan yang dihadapi masyarakat dan sejumlah instansi di Kota Padang. Pertemuan berlangsung di Kantor Pertanahan Kota Padang, Senin (7/9).

Wawako  Padang Maigus Nasir Bahas Soal Pertanahan di Kota Padang Bersama Kepala Kantor Pertanahan   Hanif.

Rabu, 09/9/26 | 11:25 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, menemui Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang Hanif, untuk membahas sejumlah persoalan pertanahan yang dihadapi...

Berita Sesudah
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]

Tarif 0% untuk Produk AS, Alex Ingatkan Pemerintah: Jangan Korbankan Petani dan Peternak Lokal!

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sastra koran dan Eksistensinya di Masa Kini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Pintar, Cerdas, Pandai, Cakap, Cerdik, dan Mahir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbar Bangun Ekosistem Penanganan Pasien Terlantar, Mahyeldi: Tidak Ada Lagi yang Terlantar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusri Latif Tantang Pemko Padang, Penataan Pasar Bandar Buat Harus Dikawal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026