Kamis, 22/10/26 | 04:25 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Jalan Pagi atau Jajan Pagi

Minggu, 15/6/25 | 17:57 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Beberapa minggu terkahir ini, di akhir pekannya saya suka jalan-jalan pagi. Niat awalnya olah raga agar bisa hidup sehat. Tapi, realisasnya bukan semata-mata olahraga. Soalnya, di sepanjang rute jalan pagi itu, berjejer penjual makanan yang menggoda selera. Mulai dari aneka kue dan gorengan, hingga sate yang menggugah selera.

Suasana jalan pagi itu selalu meriah. Di sisi kanan dan kiri jalan, terlihat orang-orang dari berbagai usia dan latar belakang sedang berolahraga. Ada yang lari kecil sendirian sambil mendengarkan musik lewat earphone, ada pula yang berjalan santai bersama keluarga, bahkan tak sedikit rombongan teman yang bercanda sambil jogging ringan.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Di sela-sela keramaian itu, aneka lapak dagangan turut meramaikan suasana. Tidak hanya kuliner yang menggoda, tapi juga ada pedagang aksesoris lucu, pakaian olahraga, hingga tanaman hias kecil dalam pot. Rasanya seperti pasar mini yang hidup hanya di pagi hari, dengan udara segar dan senyum ramah dari sesama pejalan kaki.

Pagi itu saya sempat bimbang. Di satu sisi, saya ngiler melihat gerobak sate yang mengepul wangi, dan es jeruk segar di meja plastik yang tampak menggoda. Tapi di sisi lain, ada satu lapak yang menjual jersey bola favorit saya, desainnya keren, warnanya pas, dan harganya lumayan bersahabat. Sayangnya, isi dompet saya sedang pas-pasan.

Akhirnya, saya memilih makan. Jersey bisa dipesan online, tapi aroma sate hangat dan segarnya es jeruk pagi itu tak bisa diklik ulang. Duduk di bangku plastik sambil menikmati sarapan sederhana, saya merasa lebih dari cukup. Kadang, membahagiakan perut adalah cara paling elegan untuk menunda keinginan yang lain.

Dari pilihan itu, saya sadar bahwa tidak semua keinginan harus didahulukan. Menyantap sarapan hangat di pagi yang hidup memberi rasa cukup yang tak bisa ditunda. Jersey bisa menunggu, tapi momen sederhana yang membahagiakan, itulah yang seharusnya dirayakan lebih dulu.

Dan begitulah, dari sekadar niat jalan pagi yang sederhana, saya justru belajar tentang cara menikmati hidup dengan lebih tenang. Hidup ini, rupanya, bukan soal berlari paling cepat mengejar semua yang diinginkan, melainkan tentang tahu kapan harus berhenti sejenak, mencicipi kebahagiaan yang ada di depan mata, dan mensyukurinya tanpa banyak drama. Sebab sering kali, kebahagiaan tak datang dari hal-hal besar, melainkan dari sate hangat, es jeruk segar, dan keputusan kecil yang membuat hati lega.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Salah Kaprah Penggunaan In dan Out di Ruang Publik

Berita Sesudah

Anggota DPRD Sumbar Hanapi Lubis Hadiri Tabligh Akbar di Nagari Binjai Pasaman

Berita Terkait

Suatu Hari di Sekolah

Ikut Mendengar, Ikut Menyukai

Minggu, 11/10/26 | 16:10 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau/Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir-akhir ini, lagu anak-anak semakin akrab di telinga saya. Lagu-lagu yang...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Halaman-Halaman yang Dibaca dengan Cara Berbeda

Minggu, 13/9/26 | 11:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang pengalaman memilih buku...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Buku Baru untuk Pembaca Kecil

Minggu, 30/8/26 | 18:49 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa hari belakangan, saya membeli beberapa buku cerita bergambar...

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Satu Detik, Sebuah Cerita

Minggu, 16/8/26 | 20:50 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah) Belajar sesuatu yang baru ternyata bukan hanya soal seberapa...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Belajar Lagi dari Tombol Undo

Minggu, 02/8/26 | 18:43 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Beberapa minggu terakhir ini, ada satu kegiatan baru yang...

Berita Sesudah
Anggota DPRD Sumbar Hanapi Lubis Hadiri Tabligh Akbar di Nagari Binjai Pasaman

Anggota DPRD Sumbar Hanapi Lubis Hadiri Tabligh Akbar di Nagari Binjai Pasaman

POPULER

  • Jangan Lewatkan! DPP Iluni UNP Bakal Gelar Temu Akbar Lintas Angkatan

    Jangan Lewatkan! DPP Iluni UNP Bakal Gelar Temu Akbar Lintas Angkatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Asap Karhutla, Nakes di Dharmasraya Diminta Jemput Bola Tangani Pasien ISPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Sumbar Bagikan Masker di Lubuk Alung, Firdaus: Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evaluasi Kinerja Perumda Tirta Solok Nan Indah, Bupati Solok Bidik 30.000 Pelanggan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bias Pengetahuan Bahasa AI tentang Perempuan dan Krisis Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan DPD KNPI, Bupati Dharmasraya Ajak Pemuda Bersinergi dengan Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026