
Padang Panjang, Scientia.id – Pemerintah Kota Padang Panjang memperkuat komitmennya membangun lingkungan yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Langkah tersebut ditandai dengan peresmian Graha dan Galeri Disabilitas di Kompleks Islamic Centre, Rabu (28/5/2025).
Peresmian dilakukan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra. Fasilitas tersebut menjadi salah satu Program Unggulan 100 Hari Kerja pasangan kepala daerah itu sekaligus diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan dan beraktivitas secara mandiri.
Hendri mengatakan, Graha Disabilitas dirancang tidak hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi pusat berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan kapasitas penyandang disabilitas.
Menurutnya, fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk layanan rehabilitasi, pelatihan keterampilan kerja, hingga kegiatan kreatif. Dengan dukungan fasilitas tersebut, penyandang disabilitas diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kemampuan dan berperan aktif dalam kehidupan sosial.
“Graha ini kita hadirkan agar penyandang disabilitas memiliki ruang untuk mendapatkan rehabilitasi, mengikuti pelatihan kerja, sekaligus mengembangkan kreativitas. Harapannya, mereka dapat berpartisipasi lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Hendri.
Ia menambahkan, keberadaan Graha Disabilitas juga diarahkan menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan potensi. Berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kemandirian, kreativitas, serta semangat kewirausahaan di kalangan penyandang disabilitas.
Selain Graha, Pemko Padang Panjang juga menyediakan Galeri Disabilitas yang berada di kawasan Islamic Centre. Galeri tersebut menjadi ruang bagi penyandang disabilitas untuk menampilkan sekaligus memasarkan berbagai produk hasil kreativitas mereka.
Hendri berharap fasilitas tersebut tidak berhenti sebagai tempat memamerkan karya, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi penyandang disabilitas.
“Kita juga menyediakan Galeri Disabilitas sebagai tempat untuk memamerkan dan mempromosikan hasil kreativitas mereka. Mudah-mudahan fasilitas ini ikut membuka peluang ekonomi dan membantu meningkatkan pendapatan penyandang disabilitas,” ujarnya.
Galeri Disabilitas juga dilengkapi area yang dapat dimanfaatkan untuk berjualan makanan. Fasilitas tersebut diharapkan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mengembangkan aktivitas produktif sekaligus memperoleh pengalaman dalam menjalankan usaha.
Pemerintah Kota Padang Panjang berharap keberadaan Graha dan Galeri Disabilitas dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan kota yang semakin terbuka, setara, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas. (ram)

![Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/05/FB_IMG_1748444940817-120x86.jpg)

![Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/05/FB_IMG_1748444940817-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261014-WA0017-350x250.jpg)




