Kamis, 16/7/26 | 13:41 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Kota Layak Anak Diuji, Ketua IMAPAR UIN IB Padang Soroti Kasus Penganiayaan di Marunggi

Minggu, 08/12/24 | 20:16 WIB

Pariaman, Scientia.id – Tragedi penganiayaan yang terjadi di Marunggi, Kota Pariaman menjadi sorotan publik, termasuk ketua Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Piaman Raya (IMAPAR) UIN IB Padang, Faril Irvanda. Dalam pandangannya, kasus ini tidak hanya mencerminkan persoalan individu, tetapi juga menjadi gambaran kompleksnya masalah sosial, budaya dan hukum di Pariaman, yang selama ini dikenal dengan julikan Kota Layak Anak.

Faril menyoroti bahwa julukan Kota Layak Anak seharusnya menjadi pengingat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi generasi muda.

“Pariaman dikenal sebagai Kota Layak Anak, yang seharusnya menjadi tempat dimana anak-anak dan remaja bisa tumbuh dalam suasana yang positif, dampak kekerasan atau ancaman bullying. Kasus ini mencerminkan bahwa kita telah gagal menjaga esensi dari julukan tersebut,” tegas Faril saat pada Scientia.id, Minggu (8/12).

BACAJUGA

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB
Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Minggu, 07/6/26 | 09:42 WIB

Menurutnya, kasus penganiayaan ini bermula dari perundungan (bullying) yang dilakukan oleh korban terhadap pelaku.

“Bullying adalah akar dari banyak tragedi. Korban memang salah karena memicu sakit hati pelaku, tetapi tindakan balas dendam berupa penganiayaan juga tidak dapat dibenarkan dari sisi hukum maupun agama,” ujarnya.

Dari sudut pandang budaya dan agama, Faril mengkritisi degradasi nilai-nilai moral di tengah masyarakat Pariaman.

“Sebagai daerah yang berpegang pada falsafah Adat Basandi Syara’- Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK), Kota Pariaman seharusnya menjadi contoh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan agama. Tingginya kasus kriminalitas termasuk penganiayaan ini, menunjukkan bahwa ada yang perlu diperbaiki, terutama dalam mendidik generasi muda,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peran penting keluarga dalam membentuk karakter anak.

“Keluarga adalah pondasi utama. Jika pendidikan moral, agama dan kasih sayang ditanamkan sejak dini, kita bisa mencegah generasi muda terjerumus ke dalam konflik seperti ini,” katanya.

Faril menekankan bahwa sebagai Kota Layak Anak, Pariaman harus memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi korban perundungan serta mengedukasi masyarakat tentang bahaya bullying.

“Lingkungan sosial yang suportif dan kesadaran masyarakat terhadap Pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan harus menjadi prioritas. Hanya dengan itu kita dapat mengembalikan Pariaman sebagai Kota Layak Anak yang sebenarnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemuda Padang Pariaman Diberdayakan Melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas

Tragedi ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk bersama-sama mencegah perundungan, menguatkan nilai-nilai agama dan budaya. (tmi)

Tags: IMAPARPariaman
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kripik Balado Salsabila, Sukses Menebar Manfaat Modal Nekad dengan Mudahnya Transaksi BRI

Berita Sesudah

Belajar Memilih Diksi Positif dari Kasus Gus Miftah

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan pungutan karcis retribusi pelayanan parkir oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dharmasraya...

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Minggu, 07/6/26 | 09:42 WIB

BUKITTINGGI — Peringatan satu abad berdirinya Jam Gadang tidak hanya menjadi perayaan sejarah bagi masyarakat Bukittinggi, tetapi juga momentum strategis...

280 Personil Amankan Laga Pembuka DCL 2026

280 Personil Amankan Laga Pembuka DCL 2026

Jumat, 05/6/26 | 21:48 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebanyak 280 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan laga pembuka Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 yang dipusatkan di...

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Padati One Day With BTPN Syariah, Ratusan Pencaker di Padang Antusias Jadi Pemberdaya

Kamis, 21/5/26 | 19:39 WIB

Ratusan lulusan dari berbagai kampus mengikuti One Day With BTPN Syariah di UIN IB Padang, Kamis (21/5). (Foto/Scientia: Wahyu Amuk)....

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD melalui...

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

PADANG, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria mendukung langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menembus jejaring UNESCO Creative Cities...

Berita Sesudah
Kisah Gembok Cinta di Negeri Para Oppa

Belajar Memilih Diksi Positif dari Kasus Gus Miftah

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat pertemuan lanjutan dengan Foshan Polytechnic, Selasa (7/7).

    Wali Kota Padang Kunjungi Fosan Polytechnic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pembiaran Bangunan di Lahan PT KAI, Reza Shahab: Telah Diberi Surat Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Pengprov ORADO Sumbar Helmi Moesim ORADO Prospek di Pertandingkan pada Porprov Sumbar 2028.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026