Selasa, 14/7/26 | 02:27 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Di Balik Tertawa yang Renyah

Minggu, 17/11/24 | 18:13 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Kenapa kita harus tertawa? Tanya seorang teman. Awalnya, saya mengira dia sedang bercanda atau sekadar melempar gurauan untuk mencairkan suasana. Namun, raut wajahnya yang serius membuat saya sadar ada sesuatu yang berbeda. Ternyata, dia sedang bersedih—hatinya tengah terluka karena patah hati. Dengan nada lirih, dia mengaku bahwa tertawa adalah hal yang sulit dilakukan saat ini, meski ia tahu itu mungkin bisa membantunya merasa lebih baik.

Kami pun menjadi bingung. Teman yang biasanya periang, gemar melontarkan gurauan, dan kerap tertawa cekikikan, tiba-tiba bertanya soal makna tertawa. Pertanyaannya sederhana, tapi ternyata tidak sepele. Di balik kelucuannya, ada nuansa filosofis yang dalam. Setelah tawa kami mereda, pertanyaan itu justru membuat kami terdiam sejenak, merenungkan arti di balik sebuah tawa.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

Bagi kami, tertawa selalu menjadi momen yang menyenangkan. Tawa mampu mencairkan suasana, mendekatkan yang jauh, dan menghapus penat di kepala. Namun, tak jarang tawa juga membawa rasa sakit—seperti perut yang terasa nyeri karena terlalu banyak tertawa. Ironis, tetapi begitulah kekuatan tawa: sederhana, namun penuh kejutan.

Tertawa, bagi sebagian orang, adalah obat mujarab untuk melupakan sejenak beban hidup. Sebuah senyum yang berkembang menjadi tawa lepas sering kali lebih ampuh daripada kata-kata penyemangat. Tapi siapa sangka, di balik tawa yang renyah, ada filosofi mendalam yang mengingatkan kita untuk terus menghargai kebahagiaan, sekecil apa pun bentuknya.

Tidak berlebihan jika ada yang berpendapat bahwa tertawa adalah anugerah sederhana yang mudah dimiliki. Tawa bukan hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi tubuh dan pikiran. Dalam setiap tawa terkandung kekuatan luar biasa—mampu menghapus kesedihan, meredakan stres, dan bahkan mempererat hubungan dengan orang di sekitar kita. Tawa, meski tampak sepele, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan emosi dan menciptakan kehangatan dalam interaksi sehari-hari.

Saya kira tidak ada salahnya kita tertawa bukan hanya untuk menghibur diri, tetapi juga sebagai cara merayakan hidup yang kadang penuh kejutan. Lagipula, siapa tahu, tawa kecil hari ini bisa menjadi alasan bahagia seseorang besok. Ingatlah, meskipun tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan tawa, setidaknya kita bisa menghadapinya dengan senyum yang tulus.

Jadi, mari tertawa bukan hanya karena lelucon, tetapi karena kita berhak menikmati hidup, meski sesekali hidup terasa seperti stand-up comedy yang kurang lucu. Tertawalah, sebab tawa bukan hanya soal kebahagiaan, melainkan juga cara kita berkata kepada dunia, “Aku masih di sini, dan aku masih punya energi untuk tersenyum”.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

KI Sumbar Lakukan Visitasi Keterbukaan Informasi di Padang Panjang

Berita Sesudah

Grib Jaya Kawal Erman Safar-Heldo Aura Saat Debat Pilkada Bukittinggi

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Makan Dulu, Baca Kemudian

Minggu, 12/7/26 | 20:03 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Setelah beberapa kali memperhatikan slogan-slogan di rumah makan, saya mulai menyadari bahwa tulisan-tulisan itu...

Tentang Kipas Angin dan Perbedaan yang Sederhana

Minggu, 28/6/26 | 20:08 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Tinggal bersama orang lain dalam satu ruang yang sama sering kali memperlihatkan hal-hal...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Berita Sesudah
Grib Jaya Kawal Erman Safar-Heldo Aura Saat Debat Pilkada Bukittinggi

Grib Jaya Kawal Erman Safar-Heldo Aura Saat Debat Pilkada Bukittinggi

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat pertemuan lanjutan dengan Foshan Polytechnic, Selasa (7/7).

    Wali Kota Padang Kunjungi Fosan Polytechnic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantra Dunia Bocah, Analisis Stilistika Cerita “Ciku Si Penyihir Cilik”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teknologi Digital Mengubah Cara Berbelanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dominasi Penggunaan Frasa Berdasarkan Tujuan Berbahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026