Rabu, 17/6/26 | 21:39 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Lebih dari Kafein: Cerita dari Kopi Pergaulan

Minggu, 23/6/24 | 12:21 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Kata teman saya, kopi pergaulan sudah menjelma menjadi ritual harian yang tak terelakkan. Ini bukan sekadar tentang sebuah minuman, tapi lebih tentang ajang sosialisasi modern yang penuh dengan mini drama. Mulai dari obrolan krisis global hingga menakar politik ideal, semua seolah serius dibahas.

Kalau dulu mungkin dikenal istilah “kopi darat” sekarang “kopi pergaulan”, di mana secangkir kopi jadi tiket masuk sirkel pertemanan. Kopi pergaulan bisa saja membuat si introvert dan si ekstrovert berbagi meja. Mungkin saja mereka bisa membicarakan teori konspirasi sambil tertawa kecil melihat harga kopi.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB
Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Tempat menikmati kopi pergaulan seakan berevolusi mengikuti perkembangan zaman, dan memiliki agenda tersendiri. Dulu sebatas tempat menikmati secangkir kopi, sekarang jadi ruang diskusi, begitu adanya sekarang. Mungkin saja di setiap ruang, ada yang sibuk dengan laptopnya, mengejar deadline sambil menghirup aroma kopi segar yang menguar.

Di sisi lain, sekelompok anak muda asyik berdiskusi tentang startup impian mereka, menuliskan rencana besar di atas kertas serbet. Jangan heran kalau tiba-tiba mendengar gelak tawa dan tepuk tangan meriah, bukan karena stand-up comedy dadakan, tapi karena seorang barista berhasil membuat latte art rumit.

Tak hanya itu, kopi pergaulan membawa tren-tren unik. Ada yang mencoba kopi dengan campuran buah-buahan, sampai kopi dengan sentuhan rasa rempah. Meski begitu, banyak yang penasaran dan berbondong mencobanya. Kopi pergaulan bukan sekadar minuman, tapi sebuah budaya yang terus berinovasi dan beradaptasi dengan selera zaman. Menjadikan setiap tegukan sebagai pengalaman baru.

Namun, tak semua orang bisa dengan bebas menikmatinya. Bagi mereka yang menderita asam lambung, menyeruput secangkir kopi bisa jadi tantangan. Alih-alih menikmati, mereka malah harus berhadapan dengan rasa perih di lambung. Namun, hal ini tak menyurutkan semangat untuk tetap bergabung dalam gemerlap kopi pergaulan.

Kedai kopi modern juga semakin menyadari kebutuhan ini, dengan menyediakan berbagai pilihan minuman selain kopi. Dari smoothie sehat hingga infused water yang segar, semua disajikan dengan penuh gaya. Hal ini untuk memastikan semua orang bisa merasakan kehangatan dan kebersamaan. Karena esensi dari kopi pergaulan bukanlah pada minumannya, melainkan pada cerita, tawa, dan kebersamaan yang tercipta di setiap pertemuan.

Jadi, kalau suatu hari melihat seseorang duduk di kedai kopi dengan sebotol air mineral dan sepiring roti bakar, jangan heran, mungkin mereka sedang menikmati “kopi pergaulan” dengan cara yang berbeda. Siapa tahu, obrolan seru bisa jadi awal mula pertemanan yang lebih manis daripada gula pasir di dasar cangkir. Kopi pergaulan, lebih dari sekadar kopi, tapi cerita dan tawa yang tak pernah basi. Selamat ngopi, atau mungkin, selamat menyesap cerita!

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tradisi Hoyak Tabuik di Kota Pariaman

Berita Sesudah

Gen-Z yang Dianggap Lemah Ternyata Juga Tangguh

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Berita Sesudah
Gen-Z yang Dianggap Lemah Ternyata Juga Tangguh

Gen-Z yang Dianggap Lemah Ternyata Juga Tangguh

Discussion about this post

POPULER

  • PKB Umumkan Susunan KSB DPC se-Sumbar

    PKB Umumkan Susunan KSB DPC se-Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Istilah-istilah Khusus dalam Mazhab Syafi’i

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Minta SPPG se Kota Padang Persiapkan Diri Hadapi Sistem Penilaian atau Grading dari Badan Gizi Nasional (BGN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026