Sabtu, 11/4/26 | 15:04 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Pemprov Sumbar Bergerak Cepat Tangani Bancana Banjir Lahar Dingin

Sabtu, 06/4/24 | 14:32 WIB

pemprov sumbar

PADANG, SCIENTIA – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) ambil langkah cepat tangani banjir lahar dingin Gunung Marapi.

Untuk informasi, bencana banjir lahar dingin menerjang permukiman warga sekitar Gunung Marapi, Jumat sore 5 April 2024.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengumpulkan seluruh kepala dinas dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait, di Ruang Rapat Istana Gubernur, Sabtu (6/4/2024).

BACAJUGA

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Sabtu, 11/4/26 | 14:42 WIB
Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Sabtu, 11/4/26 | 14:16 WIB

Bupati Tanah Datar dan Bupati Agam sebagai kepala daerah yang wilayahnya terdampak juga turut hadir secara daring.

Mahyeldi mengatakan, seluruh jajaran harus fokus terhadap langkah penanganan jangka pendek.

Di antaranya memastikan keselamatan setiap warga, agar tidak ada korban jiwa jika sewaktu-waktu banjir kembali terjadi.

“Semua warga yang mesti di evakuasi, harus kita evakuasi. Sediakan pos pengungsian yang layak,” tegas Gubernur.

Selanjutnya terkait penyediaan kebutuhan konsumsi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Gubernur menginstruksikan itu dilaksanakan oleh Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

“Sudah saya instruksikan Kadis Kesehatan dan Kadis Sosial untuk bergerak hari ini. Dapur umum dan posko kesehatan harus berdiri,” ujar Mahyeldi.

Kemudian, sebut Mahyeldi, pengerukan sedimen banjir lahar dingin yang menutup akses jalan sudah dibersihkan dinas terkait.

Selanjutnya penanganan jangka menengah yakni pemgerukan sedimen material erupsi yang masih ada di hulu sungai akan dikeruk juga.

Tujuannya, agar aliran sungai tidak meluber keluar saat intensitas hujan tinggi.

“Melalui Dinas BMCKTR, kita akan melakukan pengerukan badan sungai. Dari total 23 sungai yang berhulu dari Gunung Marapi, ada 5 yang terdampak. Itulah nanti yang akan kita keruk,” ujar Mahyeldi.

Sedangkan untuk rehap rekon atau penanganan jangka panjang, Mahyeldi mengaku, pihaknya masih menunggu laporan dan hasil pendataan tuntas dari kabupaten/kota terdampak.

Sebab, data itu lah nantinya yang akan menjadi dasar untuk pengambilan kebijakan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar, Rudi Rinaldy mengatakan, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa akibat banjir lahar dingin yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Agam dan Tanah Datar tersebut.

Risiko bencana dapat diminimalisir berkat adanya sinergi seluruh pihak.

Contohnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan peta dan simulasi potensi dampak bencana erupsi Gunung Marapi.

Kemudian BMKG juga terus mengirimkan laporan prediksi cuaca seluruh wilayah Sumbar secara periodik.

“Output kedua lembaga tersebut sangat membantu kita dalam menyiapkan langkah antisipasi. Jadi ketika prediksi itu benar, kita menjadi lebih siap dan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan terutama keselamatan jiwa,” ucap Rudy Rinaldy.

Rudi mengimbau masyarakat agar sementara tidak beraktivitas di radius 4,5 KM dari kawah Gunung serta di bantaran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi.

Sebab intensitas hujan di sekitar kawasan tersebut masih tinggi dan aktivitas Gunung Marapi masih sangat fluktuatif. (adpsb/busan)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bencana Banjir Lahar Dingin Marapi Butuh Respons Cepat dan Koordinasi Antar Pemda

Berita Sesudah

Perbedaan Preposisi “dari kamu”, “daripada kamu”, “padamu”, “kepadamu”, “ke kamu”, dan “di kamu”;

Berita Terkait

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Damai di Alahan Panjang: Dari Luka Menuju Badunsanak

Sabtu, 11/4/26 | 14:42 WIB

Alahan Panjang, Scientia.id - Udara sejuk Alahan Panjang, Jumat (10/4/2026), menjadi saksi sebuah momentum penting perdamaian atas peristiwa yang sempat...

Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Pemerintah Perkuat Diplomasi Terkait Travel Warning Korea Selatan untuk Bali

Sabtu, 11/4/26 | 14:16 WIB

Jakarta, Scientia.id - Pemerintah Indonesia merespons serius peringatan perjalanan yang dikeluarkan Korea Selatan bagi warganya yang hendak berlibur ke Bali....

- Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA Negeri 3 (Ikasmantri) Padang bersama berbagai stakeholder termasuk ASITA.

Pemko Padang Dukung Pelaksanaan BOM Run 2026

Sabtu, 11/4/26 | 13:46 WIB

Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA...

Pemerintah Kota Padang menerima kunjungan audiensi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Pemko Padang Apresiasi KKN LPPM UIN Imam Bonjol Padang

Sabtu, 11/4/26 | 13:37 WIB

  Pemerintah Kota Padang menerima kunjungan audiensi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam...

Bebas Titipan! 114 Calon Paskibraka Dharmasraya Lolos Seleksi Sistem CAT

Bebas Titipan! 114 Calon Paskibraka Dharmasraya Lolos Seleksi Sistem CAT

Jumat, 10/4/26 | 07:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebanyak 114 pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Dharmasraya berhasil melewati tahapan krusial dalam seleksi calon Pasukan Pengibar...

Pemko Bukittinggi dan PPI Adakan Paskibraka Competition 2024

Sistem CAT Jamin Seleksi Paskibraka Dharmasraya 2026 Bebas Titip-Menitip

Kamis, 09/4/26 | 21:36 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Sebanyak 154 pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Dharmasraya akan mengikuti tahap Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes...

Berita Sesudah
Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

Perbedaan Preposisi "dari kamu", "daripada kamu", "padamu", "kepadamu", "ke kamu", dan "di kamu";

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama “Orang-Orang di Tikungan Jalan” Karya Rendra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026