Senin, 19/10/26 | 23:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Pemprov Sumbar Bergerak Cepat Tangani Bancana Banjir Lahar Dingin

Sabtu, 06/4/24 | 14:32 WIB

pemprov sumbar

PADANG, SCIENTIA – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) ambil langkah cepat tangani banjir lahar dingin Gunung Marapi.

Untuk informasi, bencana banjir lahar dingin menerjang permukiman warga sekitar Gunung Marapi, Jumat sore 5 April 2024.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengumpulkan seluruh kepala dinas dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait, di Ruang Rapat Istana Gubernur, Sabtu (6/4/2024).

BACAJUGA

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Senin, 19/10/26 | 15:40 WIB
Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.[foto:sci/yrp]

Bupati Padang Pariaman Buka Soundbar Fest II

Senin, 19/10/26 | 02:18 WIB

Bupati Tanah Datar dan Bupati Agam sebagai kepala daerah yang wilayahnya terdampak juga turut hadir secara daring.

Mahyeldi mengatakan, seluruh jajaran harus fokus terhadap langkah penanganan jangka pendek.

Di antaranya memastikan keselamatan setiap warga, agar tidak ada korban jiwa jika sewaktu-waktu banjir kembali terjadi.

“Semua warga yang mesti di evakuasi, harus kita evakuasi. Sediakan pos pengungsian yang layak,” tegas Gubernur.

Selanjutnya terkait penyediaan kebutuhan konsumsi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Gubernur menginstruksikan itu dilaksanakan oleh Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

“Sudah saya instruksikan Kadis Kesehatan dan Kadis Sosial untuk bergerak hari ini. Dapur umum dan posko kesehatan harus berdiri,” ujar Mahyeldi.

Kemudian, sebut Mahyeldi, pengerukan sedimen banjir lahar dingin yang menutup akses jalan sudah dibersihkan dinas terkait.

Selanjutnya penanganan jangka menengah yakni pemgerukan sedimen material erupsi yang masih ada di hulu sungai akan dikeruk juga.

Tujuannya, agar aliran sungai tidak meluber keluar saat intensitas hujan tinggi.

“Melalui Dinas BMCKTR, kita akan melakukan pengerukan badan sungai. Dari total 23 sungai yang berhulu dari Gunung Marapi, ada 5 yang terdampak. Itulah nanti yang akan kita keruk,” ujar Mahyeldi.

Sedangkan untuk rehap rekon atau penanganan jangka panjang, Mahyeldi mengaku, pihaknya masih menunggu laporan dan hasil pendataan tuntas dari kabupaten/kota terdampak.

Sebab, data itu lah nantinya yang akan menjadi dasar untuk pengambilan kebijakan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar, Rudi Rinaldy mengatakan, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa akibat banjir lahar dingin yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Agam dan Tanah Datar tersebut.

Risiko bencana dapat diminimalisir berkat adanya sinergi seluruh pihak.

Contohnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan peta dan simulasi potensi dampak bencana erupsi Gunung Marapi.

Kemudian BMKG juga terus mengirimkan laporan prediksi cuaca seluruh wilayah Sumbar secara periodik.

“Output kedua lembaga tersebut sangat membantu kita dalam menyiapkan langkah antisipasi. Jadi ketika prediksi itu benar, kita menjadi lebih siap dan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan terutama keselamatan jiwa,” ucap Rudy Rinaldy.

Rudi mengimbau masyarakat agar sementara tidak beraktivitas di radius 4,5 KM dari kawah Gunung serta di bantaran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi.

Sebab intensitas hujan di sekitar kawasan tersebut masih tinggi dan aktivitas Gunung Marapi masih sangat fluktuatif. (adpsb/busan)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bencana Banjir Lahar Dingin Marapi Butuh Respons Cepat dan Koordinasi Antar Pemda

Berita Sesudah

Perbedaan Preposisi “dari kamu”, “daripada kamu”, “padamu”, “kepadamu”, “ke kamu”, dan “di kamu”;

Berita Terkait

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Firdaus Sosialisasikan Perda Koperasi dan Usaha Kecil

Senin, 19/10/26 | 15:40 WIB

Padang Pariaman, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat, Firdaus, menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan...

Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.[foto:sci/yrp]

Bupati Padang Pariaman Buka Soundbar Fest II

Senin, 19/10/26 | 02:18 WIB

Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.Padang Pariaman, Scientia — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz, secara resmi membuka...

Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Minggu, 18/10/26 | 22:02 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Hujan yang mengguyur kawasan Korong Kabun Baru, Nagari Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman,...

Wabup Candra Ajak BKMT Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat

Wabup Candra Ajak BKMT Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat

Minggu, 18/10/26 | 19:54 WIB

Sumani, Scientia.id — Wakil Bupati Solok, Candra, mengajak seluruh pengurus dan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Solok untuk...

Ketika Cuaca Berubah, Hama Ikut Berubah

Ketika Cuaca Berubah, Hama Ikut Berubah

Minggu, 18/10/26 | 16:21 WIB

Oleh: Lili Herlina (Mahasiswa Prodi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas) Ketika membicarakan masalah pertanian, perhatian sering kali tertuju pada...

Membedah Luka Anak Rantau dalam Lagu “Sesi Potret”

Membedah Luka Anak Rantau dalam Lagu “Sesi Potret”

Minggu, 18/10/26 | 15:52 WIB

Oleh: Puspandhari Ilsa Pinasty (Mahasiswa Prodi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas)   Bayangkan seorang anak rantau yang akhirnya mampu...

Berita Sesudah
Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

Perbedaan Preposisi "dari kamu", "daripada kamu", "padamu", "kepadamu", "ke kamu", dan "di kamu";

Discussion about this post

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membedah Luka Anak Rantau dalam Lagu “Sesi Potret”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026