Kamis, 23/4/26 | 09:33 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Kementerian Agama RI Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Pada Selasa Mendatang

Minggu, 10/3/24 | 20:42 WIB
Menteri Agara RI, Yaqut Cholis Qoumas saat menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1445 H. Minggu, (10/03/2024) [foto : screnshoot]
Menteri Agara RI, Yaqut Cholis Qoumas saat menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1445 H. Minggu, (10/03/2024) [foto : screnshoot]

Jakarta, Scientia – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Ramadhan(awal puasa) jatuh pada hari Selasa, (12/03/2024). Hal itu diasampaikan oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas usai sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1445 H pada Minggu, (10/03/2024).

Dia mengatakan, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia saat ini berada pada posisi minus 0 derajat 20,2 menit sampai dengan 0 derajat 52,09 menit dan sudut elongasi 2 derajat 14,78 menit hingga 2 derajat 41,84 menit. Perhitungan itu berdasarkan metode Hisab terkait posisi ketinggian hilal.

“Kementerian agama dalam menetapkan awal bulan qomariah, khususnya bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzuhijah menggunakan mekanisme sidang isbat. Mekanisme ini dilakukan untuk bermusyawarah dengan para pakar falaq, astronomi, wakil rakyat, MUI dan perwakilan ormas islam seluruh Indonesia,” ujar Yaqut.

Kata Yaqut, hasil musyawarah tersebut berdasarkan hasil Hisab dan Rukyat yang telah dilaksanakan oleh tim Hisab dan Rukyat Kementerian agama RI. Proses itu juga melalui konfirmasi kepada sejumlah petugas kementerian agama di daerah yang di tempatkan pada 134 titik lokasi di seluruh Indonesia.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Uji Kelayakan Digelar Besok, PKB Saring 65 Calon Ketua DPC se-Sumbar

Rabu, 22/4/26 | 14:19 WIB
Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB

Kemudian Indonesia dan beberapa negara di Asean yang tergabung dalam MABIMS, yaitu Menteri Agama Brunei Darrussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada tahun 1021 lalu bersepakat bahwa kriteria dan visibilas hilal atau imkanur rukyat 1 Ramadhan berada pada ketinggian hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat. Kesepakatan tersebut menjadi pedoman 4 negara Mabims dalam menetapkan awal bulan qomariah.

“Berdasarkan Hisab di beberapa daerah di Indonesia sudah berada di atas ufuk dan tidak memenuhi kriteria MABIMS serta ketiadaan laporan melihat hilal. Oleh karena itu secara mufakat 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada hari Selasa (12/03/2024).

Yaqut berharap, dengan hasil sidang isbat teraebut, seluruh masyarakat Indonesia dapat melakukan ibadah puasa dengan kehusyukan meskipun terdapat perbedaan dalam waktu memulai pelaksanaannya. Namun, dalam perbedaan itu mesti tetap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai – nilai toleransi, sehingga tercipta susasa yang kondusif.

“Meskipun ada perbedaan, itu lumrah saja. Marila kita saling menghormati atas perbedaan itu,” tutup Yaqut.(YRP)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kata Maaf: Tidak Sesederhana Hurufnya

Berita Sesudah

Masjid Jami’ Tarok Dapat Hibah Rp5 Miliar Dari Pemko Bukittinggi

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Uji Kelayakan Digelar Besok, PKB Saring 65 Calon Ketua DPC se-Sumbar

Rabu, 22/4/26 | 14:19 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai memanaskan mesin organisasinya di Sumatera Barat. Sebanyak 65...

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB

Jakarta, Scientia — Peringatan Hari Kartini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran perempuan dalam aksi...

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Perputaran ekonomi selama pelaksanaan Dharmasraya Bazaar, live music, dan Car Free Day dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat...

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Minggu, 19/4/26 | 22:40 WIB

Oleh: M. Subarkah dan Maharani Syifa Ramadhan (Mahasiswa Program Magister Linguistik Universitas Andalas dan Mahasiswi Program Magister Sastra Universitas Padjajaran)...

Batu dan Zaman

Memaknai Ulang Sukses dalam Film “Tunggu Aku Sukses Nanti”

Minggu, 19/4/26 | 22:16 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)    Idulfitri merupakan frasa  bahasa Arab, terdiri...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Persoalan “ini” dan “itu” di dalam Berbagai Konteks

Minggu, 19/4/26 | 21:49 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata ini dan...

Berita Sesudah

Masjid Jami' Tarok Dapat Hibah Rp5 Miliar Dari Pemko Bukittinggi

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Penghubung “tetapi” dan “sedangkan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026