Selasa, 21/7/26 | 18:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Kata Maaf: Tidak Sesederhana Hurufnya

Minggu, 10/3/24 | 15:49 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Teman saya pernah berseloroh tentang satu kata yang berat untuk diucapkan. Walau terdiri dari empat kata, tapi sulit terucap dari mulut kita. “Karena kata maaf itu berat, maka ia jarang kita dengar”, begitu yang ia ucapkan sambil cengengesan. Walau kami respon dengan candaan, pernyataan itu patut direnungkan.

Dalam rutinitas keseharian banyak sikap dan tindakan yang kita perbuat. Tidak jarang pula bertindak salah dan menyakiti seseorang, entah itu disengaja atau tidak. Mungkin saja, di antaranya ada membekas di hati seseorang, berlarut hingga menjadi dendam.

BACAJUGA

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi bencana.

Wali Kota Padang Menerima Tim Monitoring Kemendagri Tinjau Proses Rehab Rekon Pasca Bencana

Selasa, 21/7/26 | 11:59 WIB
Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

Minggu, 19/7/26 | 22:26 WIB

Dendam adalah beban yang berat untuk dipikul, dan itu bisa merusak hubungan baik. Meskipun kita mungkin tidak menyadari dampaknya, dendam dapat mengganggu rutinitas keseharian. Bahkan, mungkin juga membuat kita merasa tertekan.

Dalam rutinitas keseharian, kita sering kali terjebak dalam siklus rutinitas yang padat. Namun, di tengah kesibukan tersebut, kita mungkin melupakan betapa pentingnya sikap maaf dalam menjaga keharmonisan hubungan dengan orang-orang di sekitar kita. Kata-kata sederhana maaf menjadi kunci untuk membuka pintu perdamaian dan memperbaiki keretakan.

Meminta maaf bukanlah tanda kelemahan, namun bentuk keberanian mengakui kesalahan. Hal ini tentu menjadi bentuk tanggung jawab kita atas sikap yang diperbuat. Begitu pula dengan memberikan maaf, merupakan tindakan besar yang menunjukkan kedalaman hati dan kemurahan jiwa.

Meminta maaf dan memaafkan memiliki dampak besar dalam hubungan. Ini menunjukkan rasa hormat dan tanggung jawab atas kesalahan, serta membuka jalan untuk perbaikan hubungan. Meski sederhana, kata maaf memiliki kekuatan untuk memperbaiki keretakan. Bahkan kata yang sederhana itu mampu membawa kedamaian dalam hidup keseharian.

Dalam setiap interaksi, baik meminta maaf maupun memaafkan, menunjukkan keberanian, integritas, dan kemurahan hati yang memperkaya kualitas hubungan. Dengan menerapkan sikap maaf dalam rutinitas keseharian, kita membuka jalan menuju kedamaian batin dan harmoni dalam kehidupan sosial.

Dalam momentum menyambut bulan suci Ramadan, sebagai seorang muslim hendaklah kita saling memaafkan. Di mulai dari lingkungan keluarga, anak, orang tua, suami, istri, hingga tetangga, teman kerja, dan sanak-saudara saling memaafkan. Tentu saja, dalam menyambutkan bulan yang baik dan penuh berkah harus dimulai pula dengan kebaikan, keikhlasan, dan ketulusan. Begitu yang saya ingat dari beberapa ceramah agama. Sudahkan kita saling memaafkan?

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kata Maaf: Tidak Sesederhana Hurufnya

Berita Sesudah

Kementerian Agama RI Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Pada Selasa Mendatang

Berita Terkait

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi bencana.

Wali Kota Padang Menerima Tim Monitoring Kemendagri Tinjau Proses Rehab Rekon Pasca Bencana

Selasa, 21/7/26 | 11:59 WIB

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi...

Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

Minggu, 19/7/26 | 22:26 WIB

Oleh: Nikicha Myomi Chairanti  (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Pada awal Juni 2026, jagat media sosial Indonesia bergolak akibat...

Batu dan Zaman

Mencari Kehangatan di Era AI Melalui Boyfriend on Demand dan Esok Tanpa Ibu

Minggu, 19/7/26 | 21:31 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Beberapa tahun ke belakang, kemunculan kecerdasan buatan (Artificial...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Kata “sudah” dan “telah” Bentuk Lampau dalam Bahasa Asing Lainnya

Minggu, 19/7/26 | 21:01 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Bahasa didefinisikan sebagai...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan harus terus dihidupkan meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya mantan Wali Kota Padang tersebut.

Wawako Padang Maigus Nasir Hadiri Upacara Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 Tahun.

Minggu, 19/7/26 | 15:10 WIB

Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan harus terus dihidupkan meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya mantan Wali Kota...

Berita Sesudah

Kementerian Agama RI Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Pada Selasa Mendatang

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Padang Sahkan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 Menjadi Perda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026