Rabu, 22/4/26 | 00:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Kursi PKB Naik 100 Persen di Sumbar, Ini Daerah Sebarannya

Jumat, 01/3/24 | 19:55 WIB

Padang, Scientia – Perolehan kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam pemilu 2024 naik signifikan di Sumbar.

Kenaikan perolehan kursi legislatif itu terjadi di 15 kabupaten/kota, dari 24 kursi menjadi 48 kursi artinya terjadi kenaikan 100 persen.

Sebaran kursi tersebut adalah kota Padang empat kursi dan dapat membentuk satu fraksi di DPRD.

BACAJUGA

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB
Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Padang Pariaman yang sebelumnya empat kursi sekarang menjadi lima kursi.

Kabupaten Agam memperoleh satu kursi namun sebelumnya tidak ikut pemilu.

Sementara itu Pasaman dan Pasbar sama-sama memperoleh empat kursi.

Hal yang sama juga terjadi di Payakumbuh dan kabupaten Limapuluh kota, yakni sama-sama memperoleh tiga kursi.

Kota Bukittinggi yang sebelumnya satu kursi, pada pemilu 2024 menjadi dua kursi.

Kabupaten Tanah Datar juga menunjukkan hasil yang baik, dari tidak ada kursi memperoleh tiga kursi.

Kota Sawahlunto kebagian dua kursi dan Sijunjung tiga kursi.

Sedangkan kabupaten Dharmasraya meraih empat kursi dan berkemungkinan besar memperoleh posisi pimpinan di DPRD.

Sementara itu di kota Solok dan kabupaten Solok PKB terpaksa berpuasa.

Solok Selatan diperoleh kursi sebanyak dua dan Padang Panjang satu kursi.

Hal luar biasa terjadi di Pesisir Selatan PKB bakal menempati posisi ketua di daerah itu karena mendapat enam kursi.

Mentawai dan kota Pariaman mengalami nasib naas alias tidak mendapatkan kursi.

Ketua PKB Sumbar Firdaus, mengungkapkan rasa bahagia atas target yang tercapai.

Apalagi di pemilihan DPR RI dapil satu Sumbar bakal mendapat satu kursi di senayan.

Sementara di DPRD Sumbar, PKB bertahan tiga kursi.

“Ini keberhasilan bersama atas kerja keras yang dilakukan oleh seluruh pengurus di semua tingkatan. Baik pengurus provinsi maupun kabupaten kota serta kecamatan dan nagari,” ujar Firdaus.

Ia mengingatkan, kader yang terpilih untuk tetap bersama masyarakat dan memperhatikan daerah pemilihan masing-masing. (BIS)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ermaneli Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Sumbar, Ini Harapan Gubernur Mahyeldi 

Berita Sesudah

Perjalanan ke Surga Pantai Barat Sumatera

Berita Terkait

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Aksi Sosial Jana Sandra Refleksi Semangat Kartini

Selasa, 21/4/26 | 10:11 WIB

Jakarta, Scientia — Peringatan Hari Kartini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran perempuan dalam aksi...

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Bazaar dan Car Free Day Dharmasraya Dongkrak Omset UMKM

Senin, 20/4/26 | 14:59 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Perputaran ekonomi selama pelaksanaan Dharmasraya Bazaar, live music, dan Car Free Day dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat...

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Minggu, 19/4/26 | 22:40 WIB

Oleh: M. Subarkah dan Maharani Syifa Ramadhan (Mahasiswa Program Magister Linguistik Universitas Andalas dan Mahasiswi Program Magister Sastra Universitas Padjajaran)...

Batu dan Zaman

Memaknai Ulang Sukses dalam Film “Tunggu Aku Sukses Nanti”

Minggu, 19/4/26 | 22:16 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)    Idulfitri merupakan frasa  bahasa Arab, terdiri...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Persoalan “ini” dan “itu” di dalam Berbagai Konteks

Minggu, 19/4/26 | 21:49 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata ini dan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Berita Sesudah

Perjalanan ke Surga Pantai Barat Sumatera

Discussion about this post

POPULER

  • Memahami Kembali Imbuhan memper-

    Persoalan “ini” dan “itu” di dalam Berbagai Konteks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Penghubung “tetapi” dan “sedangkan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-Puisi Elly Delfia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026