Minggu, 08/11/26 | 19:27 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Nevi Zuairina Berharap Bali International Hospital Geser Tren Berobat Dari Luar Negeri ke Dalam Negeri

Minggu, 28/1/24 | 08:39 WIB

Jakarta, Scientia – Anggota DPR RI Komisi VI, Hj. Nevi Zuairina menyoroti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur di Bali tengah menyongsong fase baru dalam perkembangan sektor kesehatan dan pariwisata Indonesia.

Menurutnya, proyek besar ini dipimpin oleh PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC), Holding RS BUMN.

Yakni yang menggagas pembangunan Bali International Hospital (BIH).

Menurutnya sebuah rumah sakit bertaraf internasional mesti dapat mengakomodir kepentingan rakyat secara menyeluruh.

BACAJUGA

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Setelah Video Selesai

Minggu, 08/11/26 | 18:04 WIB
Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Membongkar Teror “The Doll Ghawiah” melalui Kajian Folklor

Minggu, 08/11/26 | 16:00 WIB

Anggota FPKS ini meminta agar kolaborasi strategis dengan Mayo Clinic, lembaga kesehatan ternama dari Amerika, menjadikan BIH sebagai titik fokus dalam pemberian pelayanan kesehatan berkualitas tinggi.

Tujuan utamanya adalah untuk melayani kebutuhan medis turis domestik dan asing yang berlibur di Bali.

Ia menekankan pentingnya proyek ini dalam memajukan industri kesehatan Indonesia.

“Kami di komisi VI mendorong agar kementerian BUMN melalui IHC berkomitmen untuk menghadirkan standar layanan kesehatan kelas dunia di Indonesia, khususnya di Bali, yang merupakan destinasi pariwisata global,” ujarnya dalam kesempatan rapat dengan Kementerian BUMN.

Anggota Badan Anggaran ini menyampaikan, bahwa BIH mesti dirancang dengan teknologi medis tercanggih dan memiliki pusat keunggulan di berbagai bidang.

Termasuk Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterology, dan Orthopedics.

Fasilitas ini juga dilengkapi dengan pusat Medical Check Up dan diagnostic center yang lengkap.

“Proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan rumah sakit, tetapi juga pengembangan area sekitar. Kawasan Ekonomi Khusus Sanur akan dikembangkan menjadi destinasi kesehatan dan pariwisata kelas dunia, dilengkapi dengan hotel, resort, ethnobotanical garden, dan convention center,” jelas Hj. Nevi Zuairina.

Tidak Berobat ke Luar Negeri

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat ini menambahkan, bahwa dengan pembangunan KEK Kesehatan Sanur, diharapkan terjadi pergeseran tren kunjungan warga Indonesia untuk berobat ke luar negeri menjadi lebih memilih Bali.

Ini tidak hanya akan menghemat devisa, tetapi juga meningkatkan daya tarik Bali sebagai destinasi turis.

Namun, lanjut Nevi, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi.

Salah satunya adalah persiapan sumber daya manusia yang berkualitas.

iBaik tenaga medis maupun non-medis, untuk mengoperasikan fasilitas ini.

Kerja sama dengan institusi kesehatan internasional menuntut standar yang tinggi dalam pelayanan dan operasional.

Pertanyaan juga muncul dari politisi perempuan PKS ini mengenai infrastruktur pendukung lainnya.

Seperti tempat peribadatan dan sistem pengamanan, terutama dari bencana alam seperti tsunami, mengingat lokasi KEK yang berdekatan dengan pantai.

Selain itu, lanjutnya, terdapat tantangan dalam memastikan ketersediaan listrik yang stabil.

Mengingat kebutuhan listrik di Bali yang selama ini bergantung pada suplai dari Pulau Jawa.

Ini menjadi aspek kritis dalam kelancaran operasional KEK Sanur.

“Pekerjaan yang menjadi tantangan akhir yakni, terdapat usaha promosi intensif oleh PT IHC untuk memperkenalkan RS BIH ke pasar internasional, khususnya negara-negara yang warganya banyak berlibur ke Bali. Strategi promosi ini diharapkan akan memaksimalkan penggunaan fasilitas saat peresmian RS BIH pada April 2024,” ungkap Nevi mengharapkan.

Proyek ini, secara keseluruhan, tidak hanya diharapkan menjadi tonggak baru dalam sektor kesehatan Indonesia.

Tetapi juga sebagai magnet baru dalam industri pariwisata Bali dan Indonesia pada umumnya.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Bambang Kariyawan Ys dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Berita Sesudah

Pengaruh Baik dalam Perteman

Berita Terkait

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Setelah Video Selesai

Minggu, 08/11/26 | 18:04 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya masih ingat buku panduan yang terselip di kotak...

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Membongkar Teror “The Doll Ghawiah” melalui Kajian Folklor

Minggu, 08/11/26 | 16:00 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Pernahkah kamu mendengar sebuah cerita menyeramkan yang konon...

Batu dan Zaman

Perempuan, Hasrat, dan Female Gaze dalam Budaya Populer

Minggu, 08/11/26 | 15:51 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Jagat media sosial belakangan diramaikan oleh potongan video...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Analisis Wacana Kritis Perang Kata-Kata Trump dan El Sayed

Minggu, 08/11/26 | 15:39 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Para linguis memandang bahasa bukan hanya sebagai...

APHTN-HAN Sumbar Dorong Reformasi UU Pemilu, Empat Isu Strategis Jadi Sorotan

APHTN-HAN Sumbar Dorong Reformasi UU Pemilu, Empat Isu Strategis Jadi Sorotan

Minggu, 08/11/26 | 15:00 WIB

Ketua APHTN-HAN Sumbar, Khairul Fahmi saat diwawancara, Minggu (8/11). (SCIENTIA/Wahyu Saputra) Padang, SCIENTIA – Penataan sistem pemilihan umum (pemilu) dan...

Yesi Endriani Sosialisasikan Perda 2 Tahun 2003 Tentang Ekonomi Kreatif, Dorong UMKM Bukittinggi dan Agam Naik Kelas

Yesi Endriani Sosialisasikan Perda 2 Tahun 2003 Tentang Ekonomi Kreatif, Dorong UMKM Bukittinggi dan Agam Naik Kelas

Minggu, 08/11/26 | 12:25 WIB

BUKITTINGGI – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hj. Yesi Endriani, SM, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera...

Berita Sesudah
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Pengaruh Baik dalam Perteman

Discussion about this post

POPULER

  • Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

    Membongkar Teror “The Doll Ghawiah” melalui Kajian Folklor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isma Yatun Kembali Pimpin BPK, Rangkap Plt Anggota VI Usai Fathan Subchi Wafat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Depan “dari” dan “daripada” yang Tidak Tepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Wacana Kritis Perang Kata-Kata Trump dan El Sayed

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Smartfren dan Nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited Dua Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelabuhan Teluk Tapang Ditargetkan Beroperasi 2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026