Minggu, 21/6/26 | 20:47 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Nevi Zuairina Berharap Bali International Hospital Geser Tren Berobat Dari Luar Negeri ke Dalam Negeri

Minggu, 28/1/24 | 08:39 WIB

Jakarta, Scientia – Anggota DPR RI Komisi VI, Hj. Nevi Zuairina menyoroti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur di Bali tengah menyongsong fase baru dalam perkembangan sektor kesehatan dan pariwisata Indonesia.

Menurutnya, proyek besar ini dipimpin oleh PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC), Holding RS BUMN.

Yakni yang menggagas pembangunan Bali International Hospital (BIH).

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB
Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

Menurutnya sebuah rumah sakit bertaraf internasional mesti dapat mengakomodir kepentingan rakyat secara menyeluruh.

Anggota FPKS ini meminta agar kolaborasi strategis dengan Mayo Clinic, lembaga kesehatan ternama dari Amerika, menjadikan BIH sebagai titik fokus dalam pemberian pelayanan kesehatan berkualitas tinggi.

Tujuan utamanya adalah untuk melayani kebutuhan medis turis domestik dan asing yang berlibur di Bali.

Ia menekankan pentingnya proyek ini dalam memajukan industri kesehatan Indonesia.

“Kami di komisi VI mendorong agar kementerian BUMN melalui IHC berkomitmen untuk menghadirkan standar layanan kesehatan kelas dunia di Indonesia, khususnya di Bali, yang merupakan destinasi pariwisata global,” ujarnya dalam kesempatan rapat dengan Kementerian BUMN.

Anggota Badan Anggaran ini menyampaikan, bahwa BIH mesti dirancang dengan teknologi medis tercanggih dan memiliki pusat keunggulan di berbagai bidang.

Termasuk Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterology, dan Orthopedics.

Fasilitas ini juga dilengkapi dengan pusat Medical Check Up dan diagnostic center yang lengkap.

“Proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan rumah sakit, tetapi juga pengembangan area sekitar. Kawasan Ekonomi Khusus Sanur akan dikembangkan menjadi destinasi kesehatan dan pariwisata kelas dunia, dilengkapi dengan hotel, resort, ethnobotanical garden, dan convention center,” jelas Hj. Nevi Zuairina.

Tidak Berobat ke Luar Negeri

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat ini menambahkan, bahwa dengan pembangunan KEK Kesehatan Sanur, diharapkan terjadi pergeseran tren kunjungan warga Indonesia untuk berobat ke luar negeri menjadi lebih memilih Bali.

Ini tidak hanya akan menghemat devisa, tetapi juga meningkatkan daya tarik Bali sebagai destinasi turis.

Namun, lanjut Nevi, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi.

Salah satunya adalah persiapan sumber daya manusia yang berkualitas.

iBaik tenaga medis maupun non-medis, untuk mengoperasikan fasilitas ini.

Kerja sama dengan institusi kesehatan internasional menuntut standar yang tinggi dalam pelayanan dan operasional.

Pertanyaan juga muncul dari politisi perempuan PKS ini mengenai infrastruktur pendukung lainnya.

Seperti tempat peribadatan dan sistem pengamanan, terutama dari bencana alam seperti tsunami, mengingat lokasi KEK yang berdekatan dengan pantai.

Selain itu, lanjutnya, terdapat tantangan dalam memastikan ketersediaan listrik yang stabil.

Mengingat kebutuhan listrik di Bali yang selama ini bergantung pada suplai dari Pulau Jawa.

Ini menjadi aspek kritis dalam kelancaran operasional KEK Sanur.

“Pekerjaan yang menjadi tantangan akhir yakni, terdapat usaha promosi intensif oleh PT IHC untuk memperkenalkan RS BIH ke pasar internasional, khususnya negara-negara yang warganya banyak berlibur ke Bali. Strategi promosi ini diharapkan akan memaksimalkan penggunaan fasilitas saat peresmian RS BIH pada April 2024,” ungkap Nevi mengharapkan.

Proyek ini, secara keseluruhan, tidak hanya diharapkan menjadi tonggak baru dalam sektor kesehatan Indonesia.

Tetapi juga sebagai magnet baru dalam industri pariwisata Bali dan Indonesia pada umumnya.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Bambang Kariyawan Ys dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

Berita Sesudah

Pengaruh Baik dalam Perteman

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

Minggu, 21/6/26 | 14:59 WIB

Oleh: Puty Mahira Zahrani (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Andalas)   Hidup di abad ke-21 rasanya...

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

Minggu, 21/6/26 | 14:42 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif FIB Universitas Andalas)           "Kata yang...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

Minggu, 21/6/26 | 14:31 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Di era digital, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan tidak pernah semudah...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

Minggu, 21/6/26 | 13:50 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata bantu dan tolong...

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Objek Wisata Batu Malin Kundang Berubah Jadi Kolam Saat Hujan

Sabtu, 20/6/26 | 15:57 WIB

Padang, Scientia – Kondisi objek wisata Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Kota Padang, sangat memprihatinkan. Setiap kali hujan...

Berita Sesudah
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Pengaruh Baik dalam Perteman

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Wulan Darma Putri

    Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaya Bahasa dalam Cerpen “Beki Bebek” Karya Vanda Parengkuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan kata “bantu” dan “tolong”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paylater, Kemudahan di Ujung Jari atau Jebakan Keuangan di Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pentingnya Teknik Roguing pada Produksi Benih Padi Bersertifikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026