Selasa, 19/5/26 | 06:02 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Tentang Kipas Angin yang “Ideal”

Minggu, 21/1/24 | 13:21 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Dalam kehidupan sehari-hari, kipas angin tak hanya berperan sebagai alat pendingin udara, melainkan juga menawarkan solusi yang elegan untuk mengatasi berbagai tantangan yang muncul akibat cuaca panas. Setidaknya, dalam menjalani rutinitas harian yang penuh tantangan, kipas angin berperan sebagai pendamping setia, memberikan relaksasi sekaligus meningkatkan tingkat kenyamanan di sekitarnya.

Kipas angin juga memiliki berbagai macam jenis dan bentuk, sesuai dengan kegunaan, fitur, ukuran, dan harganya. Beberapa kipas angin yang sering digunakan kebanyakan orang adalah kipas yang di lantai, dinding, dan meja. Bagi saya semuanya memiliki fungsinya masing-masing, ok di dinding, mantap pula di lantai.

Melihat kegunaan kipas angin, terdapat sejumlah inovasi unik dan kreatif. Misalnya, beberapa desainer menciptakan kipas angin dengan desain yang estetis dan inovatif, menjadi elemen dekoratif yang mempercantik ruangan. Bahkan, ada juga kipas angin yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Selain itu, kipas angin didesain tidak sekadar alat pendingin saja, malainkan juga menjadi bagian unsur dekoratif dalam mempercantik ruangan.

BACAJUGA

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB
Batu dan Zaman

Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

Minggu, 17/5/26 | 15:01 WIB

Setiap orang tampaknya juga memiliki tipe ideal kipas angin. Sebagian orang lebih suka kipas angin yang menghembuskan angin dengan kuat atau kencang. Sebagian lainnya justru menyukai kipas angin yang dapat menghasilkan angin sepoi-sepoi sehingga suasana di dalam ruangan terasa lebih adem. Hal ini diketahui sepanjang perjalanan penulis menjadi anak indekos atau kontrakan yang biasanya menyewa suatu unit secara bersama-sama.

Berbagai jenis dan bentuk kipas angin menawarkan solusi elegan untuk mengatasi tantangan cuaca panas, memenuhi kebutuhan dan preferensi pengguna. Meskipun preferensi terhadap jenis kipas angin bisa bervariasi, penting untuk menghargai perbedaan tersebut, terutama dalam situasi di mana orang harus berbagi ruangan. Meskipun demikian, perbedaan preferensi ini juga dapat menjadi bagian dari dinamika hubungan interpersonal.

Di sisi lain ada pula tipikal orang yang baru bisa tidur bila ada kipas angin. Sebagian lainnya justru bertolak belakang. Mereka tidak bisa tidur bila mendengar suara kipas yang kadang agak bising sekaligus tersentuh tiupan angin. Kedua orang yang memeiliki tipikal berbeda ini tentu akan sulit bila harus berbagi kamar.

Akan tetapi, bagaima bila yang memiliki tipikal berbeda ini adalah pasangan suami istri? Waduh, semoga mereka dapat mendiskusikan hal ini dengan baik dan mendapat solusi yang terbaik. Bisa jadi pula mereka mendapat rezeki berlebih untuk memasang pendingin udara (AC) agar keduanya bisa tidur lebih nyenyak. Semoga.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tentang Kipas Angin yang “Ideal”

Berita Sesudah

Kalender Event Pariwisata Sumbar 2024 Diluncurkan di Pantai Purus Padang

Berita Terkait

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Batu dan Zaman

Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

Minggu, 17/5/26 | 15:01 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Seksisme dalam media dan komunikasi massa berasal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Minggu, 17/5/26 | 14:34 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Keterlibatan TNI dalam Program MBG: Kebijakan Tepat atau Alasan Politik?

Razia Tambang Timah Ilegal Hutan Lindung Belitung

Minggu, 17/5/26 | 14:11 WIB

Oleh: Derry Sanjaya (Mahasiswa Departemen Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas)   Ada yang aneh ketika sebuah kawasan hutan lindung bisa...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Konteks Kata “Kali” dalam Bahasa Indonesia

Minggu, 17/5/26 | 13:37 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata kali dikenal...

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD melalui...

Berita Sesudah

Kalender Event Pariwisata Sumbar 2024 Diluncurkan di Pantai Purus Padang

Discussion about this post

POPULER

  • Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur Utama Perumda AM Hendra Pebrizal bersama Kajari Padang Koswara, dan disaksikan Wali Kota Padang Fadly Amran, di ZHM Premiere Hotel, Selasa (12/5/2026).

    Wali Kota Padang Tegaskan Dirut PDAM Bekerja Secara Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konteks Kata “Kali” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TRADISI LAGHOUK DAN BAHASA PERJODOHAN MASYARAKAT TRADISIONAL PADANG PARIAMAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026