Kamis, 05/11/26 | 11:04 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Tentang Kipas Angin yang “Ideal”

Minggu, 21/1/24 | 13:21 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Dalam kehidupan sehari-hari, kipas angin tak hanya berperan sebagai alat pendingin udara, melainkan juga menawarkan solusi yang elegan untuk mengatasi berbagai tantangan yang muncul akibat cuaca panas. Setidaknya, dalam menjalani rutinitas harian yang penuh tantangan, kipas angin berperan sebagai pendamping setia, memberikan relaksasi sekaligus meningkatkan tingkat kenyamanan di sekitarnya.

Kipas angin juga memiliki berbagai macam jenis dan bentuk, sesuai dengan kegunaan, fitur, ukuran, dan harganya. Beberapa kipas angin yang sering digunakan kebanyakan orang adalah kipas yang di lantai, dinding, dan meja. Bagi saya semuanya memiliki fungsinya masing-masing, ok di dinding, mantap pula di lantai.

Melihat kegunaan kipas angin, terdapat sejumlah inovasi unik dan kreatif. Misalnya, beberapa desainer menciptakan kipas angin dengan desain yang estetis dan inovatif, menjadi elemen dekoratif yang mempercantik ruangan. Bahkan, ada juga kipas angin yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Selain itu, kipas angin didesain tidak sekadar alat pendingin saja, malainkan juga menjadi bagian unsur dekoratif dalam mempercantik ruangan.

Setiap orang tampaknya juga memiliki tipe ideal kipas angin. Sebagian orang lebih suka kipas angin yang menghembuskan angin dengan kuat atau kencang. Sebagian lainnya justru menyukai kipas angin yang dapat menghasilkan angin sepoi-sepoi sehingga suasana di dalam ruangan terasa lebih adem. Hal ini diketahui sepanjang perjalanan penulis menjadi anak indekos atau kontrakan yang biasanya menyewa suatu unit secara bersama-sama.

BACAJUGA

Syafni Nola Putri Sambut Wali Nagari Definitif Aie Dingin, Harapkan Perubahan Setelah Lima Tahun Dipimpin Pj

Syafni Nola Putri Sambut Wali Nagari Definitif Aie Dingin, Harapkan Perubahan Setelah Lima Tahun Dipimpin Pj

Rabu, 04/11/26 | 22:19 WIB
PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

Rabu, 04/11/26 | 22:16 WIB

Berbagai jenis dan bentuk kipas angin menawarkan solusi elegan untuk mengatasi tantangan cuaca panas, memenuhi kebutuhan dan preferensi pengguna. Meskipun preferensi terhadap jenis kipas angin bisa bervariasi, penting untuk menghargai perbedaan tersebut, terutama dalam situasi di mana orang harus berbagi ruangan. Meskipun demikian, perbedaan preferensi ini juga dapat menjadi bagian dari dinamika hubungan interpersonal.

Di sisi lain ada pula tipikal orang yang baru bisa tidur bila ada kipas angin. Sebagian lainnya justru bertolak belakang. Mereka tidak bisa tidur bila mendengar suara kipas yang kadang agak bising sekaligus tersentuh tiupan angin. Kedua orang yang memeiliki tipikal berbeda ini tentu akan sulit bila harus berbagi kamar.

Akan tetapi, bagaima bila yang memiliki tipikal berbeda ini adalah pasangan suami istri? Waduh, semoga mereka dapat mendiskusikan hal ini dengan baik dan mendapat solusi yang terbaik. Bisa jadi pula mereka mendapat rezeki berlebih untuk memasang pendingin udara (AC) agar keduanya bisa tidur lebih nyenyak. Semoga.

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Tentang Kipas Angin yang “Ideal”

Berita Sesudah

Kalender Event Pariwisata Sumbar 2024 Diluncurkan di Pantai Purus Padang

Berita Terkait

Syafni Nola Putri Sambut Wali Nagari Definitif Aie Dingin, Harapkan Perubahan Setelah Lima Tahun Dipimpin Pj

Syafni Nola Putri Sambut Wali Nagari Definitif Aie Dingin, Harapkan Perubahan Setelah Lima Tahun Dipimpin Pj

Rabu, 04/11/26 | 22:19 WIB

Kabupaetn Solok, Scientia.id - Pelantikan Endra Putra Gunawan (EPG) sebagai Wali Nagari Aie Dingin periode 2026–2034 bukan sekadar pergantian kepemimpinan....

PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

Rabu, 04/11/26 | 22:16 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan menjadi fokus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya....

Perkara Tanah Ulayat 5.000 Hektare Masuk Sidang Ketiga, Penggugat Gugat PT Diteq hingga Pemda

Perkara Tanah Ulayat 5.000 Hektare Masuk Sidang Ketiga, Penggugat Gugat PT Diteq hingga Pemda

Rabu, 04/11/26 | 21:14 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Penguasaan tanah ulayat seluas sekitar 5.000 hektare di Jao, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, terus bergulir di meja...

Cegah Penyimpangan Dana Nagari, Kejari Dharmasraya Hadirkan Inovasi PERISAI

Cegah Penyimpangan Dana Nagari, Kejari Dharmasraya Hadirkan Inovasi PERISAI

Rabu, 04/11/26 | 21:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Potensi penyimpangan pengelolaan dana nagari hingga persoalan aset yang belum bersertifikat kini menjadi perhatian serius Kejaksaan Negeri...

Sengketa Tanah Ulayat Koto Padang, Termasuk Kawasan Sport Center Dharmasraya, Masuk Tahap Mediasi

Sengketa Tanah Ulayat Koto Padang, Termasuk Kawasan Sport Center Dharmasraya, Masuk Tahap Mediasi

Rabu, 04/11/26 | 19:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Sengketa lahan yang diklaim sebagai tanah ulayat masyarakat Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, memasuki...

Bupati Jon Pandu Bawa Paskibraka Kabupaten Solok Masuk ke Istana Negara RI

Bupati Jon Pandu Bawa Paskibraka Kabupaten Solok Masuk ke Istana Negara RI

Rabu, 04/11/26 | 16:20 WIB

Jakarta, Scientia.id – Meski belum berkesempatan mengibarkan Bendera Merah Putih di Istana Negara Republik Indonesia, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka...

Berita Sesudah

Kalender Event Pariwisata Sumbar 2024 Diluncurkan di Pantai Purus Padang

Discussion about this post

POPULER

  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Modalitas dalam Teks atau Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relasi Kohesi dan Fungsinya dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syafni Nola Putri Sambut Wali Nagari Definitif Aie Dingin, Harapkan Perubahan Setelah Lima Tahun Dipimpin Pj

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Dharmasraya Matangkan Program Kerja 2027, Jurnalis Masuk Sekolah Jadi Agenda Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026